ANALISIS FAKTOR RISIKO MATERNAL TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD PROF. DR. W.Z JOHANNES KUPANG
PDF

Keywords

preeklampsia, usia, status gravida, kehamilan ganda, riwayat Preeklampsia, obesitas

How to Cite

Manafe, W., Lalandos, J., & Setianingrum, E. (2019). ANALISIS FAKTOR RISIKO MATERNAL TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD PROF. DR. W.Z JOHANNES KUPANG. Cendana Medical Journal (CMJ), 7(2), 236-242. Retrieved from http://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/1795

Abstract

Preeklampsia merupakan hipertensi, edema dan proteinuri setelah 20 minggu kehamilan. Menurut WHO salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas ibu dan janin adalah preeklampsia. Tujuan penelitian ini  menganalisis faktor risiko maternal terhadap kejadian preeclampsia. Metode yang digunakan adalah desain cross sectional dengan jumlah sampel 94 orang menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil dari penelitian ini   nilai signifikansi hubungan usia, status gravida dan riwayat preeklampsia <alpha (0,05) dan nilai signifikansi kehamilan ganda dan obesitas >alpha (0,05). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara usia, status gravida dan riwayat preeklampsia terhadap kejadian preeklampsia dan tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara kehamilan ganda dan obesitas dengan preklampsia

PDF

References

1. Osungbade KO, Ige OK. Public Health Perspectives of Preeclampsia in Developing Countries : Implication for Health System Strengthening. 2011;2011.
2. Guidotti R JDG. WHO, 2005. Detect pre-eclampsia a partical Guid. 2005;
3. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. Badan Pus Stat (2013). 2013;
4. Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. p. 2.
5. Dinkes kota kupang. Profil Kesehatan Kota Kupang Tahun 2016. 2016;6–133.
6. Asia M. Angka Kematian Ibu (AKI) Melonjak, Indonesia Mundur 15 Tahun. 2013;
7. Depkes RI. Profil Kesehatan Indonesia. 2007.
8. Kotakupang P. Profil Kesehatan Di Kota Kupang. 2011;1–189.
9. Data Kasus Preeklamsia RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang. Kupang; 2018.
10. Yusrawati. Faktor Resiko Individual Pada Preeklampsia. Obgin Emas. 2014;1(15).
11. Djamil RM, Tahun P, Denantika O, Serudji J, Revilla G. Artikel Penelitian Hubungan Status Gravida dan Usia Ibu terhadap Kejadian. 2015;4(1):212–7.
12. Situmorang TH, Damantalm Y, Januarista A, Sukri. Faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian RSU Anutapura Palu pendahuluan preeklampsia merupakan kumpulan gejala yang timbul pada ibu hamil , bersalin dan dalam masa nifas yang terdiri dari trias : hipertensi , proteinuri , dan edema , yang kadang-k. Univ tadulako. 2016;2(1):34–44.
13. Alexander januarius keraf. Hubungan status gravida dan usia ibu terhadap kejadian preeklampsia di rsud prof. W.z johannes kupang tahun 2016. 2016;10.
14. Nur S, Juminten A, Sulastrianah S, Bahteramas U, Sulawesi P, Bahteramas U, et al. Analisis faktor risiko kejadian preeklampsia. 2012;31–5.

15. Penelitian A. Artikel Penelitian Hubungan Usia dan Paritas dengan Kejadian Preeklampsia Berat di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun. 2013;5(3):640–6.
16. Dharma R, Wibowo N, Ratana H. Disfungsi endotel pada preeklampsia. Makara Kesehat. 2005;9(2):63–9.
17. Apriyanti,W.Hubungan gemeli dan paritas dengan kejadian preeklampsia. 2014;18:57–65.
18. Lusiana N. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Bersalin di Ruangan Camar II RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Tahun 2014 Factors Associated with Incidence of Maternal Preeclampsia in Camar II ward Arifin Achmad Hospital in Riau Province Year 2014. 2015;3(1):29–33.
19. Apri Rahmadani, Herlambang Noerjasin az. Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya preeklampsia-eklampsia di RSUD Raden Mattaher Jambi tahun 2012.
20. Iswanti TR. Perbedaan Kejadian Preeklampsia Berat Antara Kehamilan Gemelli Dan Kehamilan Tunggal Di Rsd Dr. Soebandi Kabupaten Jember. Koleks Skripsi Fak Kedokt [Internet]. 2017.
21. Sartika D. Gambaran angka kejadian kehamilan kembar di RSIA Sitti Fatimah Makassar. 2010;
22. Indonesia KK. Buku saku pelayanan kesehatan ibu difasilitas kesehatan dasar dan rujukan ed.I. 2013;
23. Pada P, Hamil IBU, Kasus S, Rsud DI, Brebes K, April D. Unnes Journal of Public Health Berdasarkan data World Health Organization Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan. 2016;5(2).
24. Fatmawati L, Sulistyono A, Notobroto HB. Pengaruh Status Kesehatan Ibu Terhadap Derajat Preeklampsia / Eklampsia Di Kabupaten Gresik In fl uence of Maternal Health to Degree of Preeclampsia / Eclampsia in Gresik District. 2017;52–8.
25. Quan LM, Xu QL, Zhang GQ, Wu LL, Xu H. An analysis of the risk factors of preeclampsia and prediction based on combined biochemical indexes. Kaohsiung J Med Sci [Internet]. 2018;34(2):109–12.
26. Rsup DI, Padang MD. Faktor risiko kejadian preeklampsia pada ibu hamil di rsup dr. m. djamil padang tahun 2014. 2015;2014:38–44.
27. Setiati.dkk S, editor. Ilmu Penyakit Dalam. 6th ed. Jakarta pusat: InternaPublishing; 2014. 3989 p.
28. Wafiyatunisa. Hubungan Obesitas dengan Terjadinya Preeklampsia Obesity Relationship with the Occurrence of Preeclampsia. Majority [Internet]. 2016;5(5):184–90.
29. Sudirtayasa W. Obesitas dalam kehamilan. 2015;1–66.
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.