https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/issue/feed Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya 2026-10-28T14:26:00+00:00 Jehunias L. Tanesib jurnalfisika@undana.ac.id Open Journal Systems <p><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">p-ISSN :&nbsp; </span></span><a href="http://u.lipi.go.id/1461570616" target="_blank" rel="noopener"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">2503-5274</span></span></a><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> (Cetak) e-ISSN : </span></span><a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1554973637&amp;1&amp;&amp;2019" target="_blank" rel="noopener"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">2657-1900</span></span></a><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> (Online) </span></span></strong><br><strong><a href="https://doi.org/10.35508/fisa" target="_blank" rel="noopener"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">doi : https://doi.org/10.35508/fisa</span></span></a></strong><br><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya diterbitkan oleh Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknk - Universitas Nusa Cendana secara berkala (setiap 6 bulan) yaitu setiap bulan April dan Oktober, dengan tujuan untuk menyebarkan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang Fisika beserta terapan ilmu fisika. </span><span style="vertical-align: inherit;">Artikel yang dipublikasikan dalam Jurnal FiSA dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian). </span></span><br> <strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">JFISA DIINDEKSKAN OLEH :</span></span></strong></p> <p><a title="Dimensions" href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;and_facet_source_title=jour.1367093" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks1/site/images/jehunias/Dimensions.png.jpg" width="320" height="87"></a><br><a title="Jurnal Fisika Sains dan Aplikasinya" href="https://ejurnal.undana.ac.id/FISA" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks/site/images/clouk/LogoIndeks.png" width="1082" height="117">&nbsp;</a></p> <p><a title="SINTA S4" href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/5417" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks1/site/images/clouk/sinta41.png" width="175" height="105"></a></p> https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/30804 ANALISIS SEBARAN AIR LINDI MENGGUNAKAN GEOLISTRIK RESISTIVITAS WENNER-SCHLUMBERGER di TPA TALUMELITO 2026-10-28T14:26:00+00:00 Firman A. Buya firmancentauri@gmail.com Dewa Gede Eka Setiawan dewaeka@ung.ac.id Muh. Fachrul Latief muh.fachrul@ung.ac.id Raghel Yunginger raghel@ung.ac.id Icha Untari Meidji ichauntarimeiji10@ung.ac.id <p><em>TPA Regional Talumelito merupakan fasilitas pengelolaan sampah yang menerima timbunan sampah dalam jumlah besar dan berpotensi menghasilkan air lindi yang dapat meresap ke bawah permukaan. Identifikasi zona rembesan air lindi diperlukan untuk mengetahui pola penyebaran dan arah migrasinya di sekitar TPA. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi nilai resistivitas bawah permukaan untuk mengidentifikasi keberadaan, sebaran, dan arah rembesan air lindi di sekitar TPA Talumelito, Gorontalo. Penelitian menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner–Schlumberger pada dua lintasan pengukuran, yaitu Lintasan 1 dan Lintasan 2, dengan panjang masing-masing 100 m dan jarak antar-elektroda 5 m. Data hasil pengukuran diolah menggunakan Microsoft Excel dan perangkat lunak Res2DInv untuk menghasilkan penampang resistivitas dua dimensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi nilai resistivitas bawah permukaan pada kedua lintasan. Pada Lintasan 1 ditemukan zona resistivitas rendah sebesar 24,5–94,1 Ωm yang diduga berkaitan dengan rembesan air lindi, terutama pada bagian dekat area kolam lindi, dengan nilai RMS Error sebesar 25,2%. Pada Lintasan 2 ditemukan anomali resistivitas rendah pada beberapa bagian lintasan yang berada di antara Cell 3 dan Cell 4, dengan nilai RMS Error sebesar 15,8%. Hasil tersebut menunjukkan adanya indikasi rembesan air lindi yang dipengaruhi oleh kondisi bawah permukaan dan jalur aliran air.</em></p> 2026-10-27T15:09:24+00:00 ##submission.copyrightStatement##