Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA <p><strong>p-ISSN :&nbsp;<a href="http://u.lipi.go.id/1461570616" target="_blank" rel="noopener">2503-5274</a> (Printed)&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;e-ISSN : <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1554973637&amp;1&amp;&amp;2019" target="_blank" rel="noopener">2657-1900</a> (Online)</strong><br><strong><a href="https://doi.org/10.35508/fisa" target="_blank" rel="noopener">doi : https://doi.org/10.35508/fisa</a></strong><br>Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya diterbitkan oleh Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknk - Universitas Nusa Cendana secara berkala (setiap 6 bulan) yaitu setiap bulan April dan Oktober, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang Fisika beserta dengan terapan ilmu fisika. Artikel yang dipublikasi dalam Jurnal FiSA dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian). <br> <strong>JFISA INDEXED BY :</strong> <br><a title="Jurnal Fisika Sains dan Aplikasinya" href="https://ejurnal.undana.ac.id/FISA" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks/site/images/clouk/LogoIndeks.png">&nbsp;</a></p> <p><a title="JFISA in SINTA" href="http://sinta2.ristekdikti.go.id/journals/detail?id=5417" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks/site/images/clouk/sinta_51-small.jpg"></a></p> Universitas Nusa Cendana en-US Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya 2503-5274 <p><strong>Published By</strong>&nbsp;<a title="Universitas Nusa Cendana" href="http://undana.ac.id/" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks/site/images/clouk/undana.png"></a></p> <p>Jl. Adisucipto, Penfui-Kupang, Lasiana, Klp. Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur., Indonesia</p> <p><a title="CC-BY-NC-ND 4.0" href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks/site/images/clouk/Attrib1.png"></a></p> <p>This work is licensed under <a title="CC-BY-NC-SA 4.0" href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0" target="_blank" rel="noopener">Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0)</a></p> Front Matter Vol 6, No. 1 - Oktober 2021 http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/4968 <p>Front Matter Vol 6, No. 1 - Oktober 2021<br>Cover<br>Editorial<br>Table of Content</p> Minsyahril Bukit ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-04-22 2021-04-22 6 1 i iiv 10.35508/fisa.v6i1.4968 SISTESIS MATERIAL KARBON NANODOTS DARI BUAH SIRSAK DENGAN LOGAM BESI DAN KAJIAN SPEKTRUM SERAPANNYA http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/3930 <p>Dalam penelitian ini, kami mendemonstrasikan proses fabrikasi, sintesis dan analisis spektrum serapan material karbon nanodots (K-dots) dari buah sirsak asal Kabupaten Kupag, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Proses fabrikasi material K-dots ini menggunakan metode microwave. Jus sirsak (0,5 gram, 5 mL aquades) dipanskan dengan microwave selama satu jam pada daya 900 watt. Warna sampel setelah pemanasan pada kondisi ini adalah hitam kecoklatan yang mengindikasikan telah terbentuknya material K-dots. Selanjutnya 60 mL aquades ditambahkan ke dalam sampel ini dan disonikasi selama 30 menit dan disentrifugasi pada 1500 rpm selama 20 menit. Sampel ini disaring dan dimurnikan dengan aquades. Dengan iradiasi lampu UV 365 nm, material K-dots ini memancarkan warna biru keabuan yang menunjukkan bahwa material K-dots berfluoresens biru keabuan. Berdasarkan spektrum serapannya, jangkauan spektrum serapan material K-dots ini adalah 200 – 450 nm dengan puncak serapan terjadi pada 241-300 nm yang merupakan karakteristik material K-dots.&nbsp; Setelah disintesis dengan logam besi, jangkauan spektrum serapannya adalah 200 sampai 450 nm tetapi intensitas serapannya menurun yang menunjukkan adanya ikatan antara material K-dots dengan ion logam besi. Hasil ini mengindikasikan bahwa&nbsp; material K-dots ini berpotensi untuk diaplikasikan sebagai material sensing ion logam besi.&nbsp; Dengan demikian, hasil-hasil penelitian ini dapat membuka peluang yang besar tentang pemanfaatan material K-dots sebagai sensor logam Fe dan ion-ion logam lainnya.</p> Zakarias Seba Ngara Bartolomeus Pasangka Frederika Rambu Ngana Avelin Elin ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-20 2021-06-20 6 1 1 6 10.35508/fisa.v6i1.3930 IDENTIFICATION OF THE KINDS AND COMPOSITIONS OF RADIOISOTOPE AND OTHER ELEMENTS WITHIN THE MINERAL SAMPLES WITH USING MULTICHANNEL ANALYZER (DIGITAL SPECTRUM ANALYSIS) AND NEUTRON ACTIVATION ANALYSIS AT SUBDISTRICT OF AMARASI, KUPANG WEST TIMOR ISLAND http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/4486 <p><em>The problems analyzed in this research are the kinds and compositions of radioisotope and other elements within the mineral samples in the West Timor Island. The purposes of the research: 1) to investigate and determine the kinds of radioisotope in the mineral sample, 2) to determine radiation energy, counts, half-life, and percentage of radioisotope content in the mineral sample, 3) to investigate other elements in mineral sample. The methods of the research include observation, survey, sampling, spectrometry, analysis, and interpretation. On the observation, survey, and sampling steps, the 50 samples taken are distributed at the survey location. Those samples are analyzed with the several steps including: drying samples, refining, burning until temperature 800<sup>o</sup> C, stabilization and drying again. All samples are analyzed with spectrometry system on the multichannel analyzer (MCA) which can separate element of the samples. The other elements (only non- radioactive samples) are analyzed by neutron activation analysis with steps comprise of: 1) the dust&nbsp; and standard samples are balanced 0.50 grams up to 1.00 grams and put into the poliethilene capsule and irradiated during three hours in research reactor (Hoger Onderwijs Reactor with MTR-fuel assemblies and low enriched U-235: &lt;20%) with the same time. After irradiation finished, the field and standard samples are refrigerated during one week, so the all samples with short half life decay finished. Furthermore, the samples are analyzed by gamma spectrometry for determining the other elements in mineral samples.The results obtained are the kinds of radioisotope content within the mineral samples consist of Actinium series 50%, Uranium 25%, and Thorium 25% component and other association elements, also energy radiation, counts, half life, and percentage of radioisotope content within the mini sample respectively revolved between 26.6 keV up to 1562.3 keV,1 cps up to&nbsp; 24867cps, 3.16 minutes up to 1.405 x 10<sup>10</sup> years, and 0.19% up to 99.00%. The main elements on Actinium series within the samples of mine comprise of U-235, Th-231, Pa-231, Th-227, Bi-211, and Rn-219, and other isotopes Bi-212, Th-232, Pb-212, Pa-234, Ac-228, Ra-226, and Pb-214, with energy radiation, counts, half life, and percentage of radioisotope element deposit respectively revolved between 26.6 keV up to 426.9 keV, 1 cps up to 24867 cps, 7.038 x 10<sup>8</sup> years up to 1.405 x 10<sup>10</sup> years, and 1.0% up to 18.7 %.The association elements consist of Am-241, Cs-134, Cs-136, Cs-138, Ce-141, Ce-144, Ba-133, Ba-140, Cd-109, Se-75, Te-132, Co-57, Mo-99, Kr-85, Kr-88, Kr-89, Sb-122, Sb-124, Sb-125, Xe-125,&nbsp; Xe-135,&nbsp; Xe-138, I-124, I-125, I-130, I-131, I-132, I-134, I135, Br-82,&nbsp; Y-92, Y-93, Y-94, W-187, Sr-91, Sr-92, Sr-93, Rb-89, Rh-105, Sn-133, Nb-94, Nb-96, Nb-97, Cr-51, Eu-152, and Tc-96.&nbsp; The other elements are detected by neutron activation analysis consist of: Fe-59, Xe-133m, Xe-135m, Y-91m, Zr-97, Ni-65, Be-7, Ag-110m, As-76, Cr-52, Au-198, and Ca-21.</em></p> Bartholomeus Pasangka Suari Suari Irvandi Gorby Pasangka ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-20 2021-06-20 6 1 7 16 10.35508/fisa.v6i1.4486 KAJIAN KOMPUTASI NUMERIK ENERGI ELEKTRON DALAM SUMUR POTENSIAL BERHINGGA http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/3819 <p>Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan 2 energi eigen terendah elektron dalam sumur potensial berhingga menggunakan metode Newton-Raphson yang dibandingkan dengan solusi menggunakan metode Grafik. Selain itu penelitian ini juga bertujuan menginvestigasi hubungan tinggi potensial dan lebar potensial terhadap nilai eigen energi serta membandingkan hasil yang diperoleh dengan hasil untuk sumur potensial tak hingga. Hasil menunjukan bahwa akar-akar persamaan x yang didapat menggunakan metode Newton-Raphson dan metode Grafik sama serta metode Newton-Raphson memiliki konvergensi yang sangat baik dalam menentukan akar persamaan x baik untuk paritas ganjil maupun untuk paritas genap. Dari akar x yang telah diperoleh menggunakan metode Newton-Raphson diperoleh energi elektron pada 2 keadaan terendah pada tinggi potensial 10 eV dan lebar sumur 3 Å diperoleh energi 0,71526926 eV untuk n=1 dan 2,8206863 eV untuk n=2. Tinggi potensial memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap energi yakni ketika tinggi potensial sumur semakin besar energi elektron yang didapat semakin besar baik untuk paritas ganjil maupun untuk paritas genap. Lebar sumur juga sangat berpengaruh terhadap energi yang diperoleh yakni semakin lebar sumur energi yang diperoleh semakin besar baik untuk paritas ganjil maupun untuk paritas genap. Perbandingan energi sumur potensial berhinnga dengan potensial tak hingga menunjukan bahwa semakin tinggi sumur potensial, energi elektron dalam sumur potensial berhingga semakin mendekati nilai energi untuk sumur potensial tak hingga.<br><strong>Kata kunci</strong>: Potensial Berhingga, Metode Newton-Raphson, Metode Grafik, Paritas Ganjil, Paritas Genap, Persamaan Schrödinger.</p> Candra Satrio Umbu Luba Ali Warsito Redi Kristian Pingak ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-20 2021-06-20 6 1 17 23 10.35508/fisa.v6i1.3819 ANALISIS POLA SEBARAN AIR LINDI SEKITAR TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) NOENBILA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN MENGGUNAKAN METODE ELEKTROMAGNETIK KONDUTIVITAS http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/2489 <p><em>Telah dilakukan penelitian tentang analisis pola sebaran air lindi sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Noenbila Kabupaten Timor Tengah Selatan menggunakan metode elektromagnetik konduktivitas. Tujuan penelitian adalah menentukan nilai konduktivitas dan suseptibilitas, keterkaitan antara keduanya serta pola sebaran lindi bawah permukaan pada TPA Noenbila. Akuisisi data menggunakan&nbsp; GF Instrument CMD-4 dan GPS (Global Positioning System) di lima lokasi yaitu A/1, B/2, C/3, D/4 dan E/5. Hasil pengukurannya berupa konduktivitas, suseptibilitas serta titik koordinat dalam lintang dan bujur. Data tersebut kemudian diinterpretasikan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil interpretasi kuantitatif menunjukkan bahwa lokasi yang tercemar lindi hanya di C/3 dan E/5 yang memiliki konduktivitas dan suseptibilitas yaitu 3,11-137,37 mS/m dan 4,02-44,27 ppt serta 3,86-110,11 mS/m dan 3,93-12,02 ppt. Interpretasi kualitatif menunjukkan pola sebaran lindi yang berada di lokasi C/3 dan E/5 berpotensi mengalir atau merembes dari arah utara TPA menuju sungai yang berada di bagian selatan. Potensi ini, akan lebih besar terjadi karena geologi bawah permukaan TPA Noenbila berupa batugamping koral yang relatif mudah dialiri air karena memiliki ukuran porous yang besar dan adanya faktor luar seperti turunnya air hujan serta meningkatnya tumpukan sampah penyebab terbentuknya lindi.</em></p> Harison Nubatonis Hadi Imam Sutaji Ali Warsito Jehunias L. Tanesib ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-21 2021-06-21 6 1 24 31 10.35508/fisa.v6i1.2489 RANCANG BANGUN PROTOTYPE SISTEM AKUISISI CITRA DIGITAL UNTUK PROSES TOMOGRAFI http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/4500 <p><strong>Abstrak<br></strong>Telah dirancang sebuah Prototype Sistem Akuisisi Citra Digital Untuk Proses Tomografi dengan menggunakan Arduino Uno. Arduino Uno berfungsi untuk mengontrol putaran pada motor dc saat diberikan nilai kecepatan tertentu. Tampilan hasil dari rekontruksi sistem ini berupa pola lingkaran sebuah citra gambar yang akan ditampilkan pada komputer. Sistem ini telah diuji dan dapat bekerja dengan baik, sehingga dapat melakukan perekaman data citra objek menggunakan kamera usb. Dalam proses perekaman membutuhkan waktu 20 detik, dengan sampel yang diuji yaitu cairan kasumba berwarna biru dengan kekentalan 0.1 ml yang dicampur dengan aquades 10 ml. Dalam perekaman sampel objek menggunakan resolusi 320×240 dan <em>frame rate</em> 30.5 fps. Proses pengujian alat berlangsung di laboratorium Fisika FST Undana. Hasil perhitungan dari data citra gambar, didapatkan nilai radian sebesar 6.28, sudutnya 359.8&nbsp;dan rotasi/frame 1.25. Dari data yang didapatkan untuk mencapai satu putaran penuh diperoleh gambar sebanyak 286 frame/detik. Dari hasil pengolahan data diperoleh nilai data pusat intensitas yang bervariasi yaitu 148, 149, 150, 151, 152, 153, 154, 155, 156, 157, 158 dan 159, dengan banyaknya data pusat intensitas 286.</p> <p><strong>Kata kunci</strong><em>: Kamera USB, Motor DC, Arduino UNO, frame, tomografi, kontinyu</em></p> <p><strong>Abstra</strong><strong>ct</strong></p> <p>A Prototype Digital Image Acquisition System for Tomography Process using Arduino Uno has been designed. Arduino Uno functions to control the rotation of the dc motor when given a certain speed value. Display the results of the reconstruction of this system in the form of a circle pattern of an image that will be displayed on the computer. This system has been tested and can work properly, so it can record object image data using a USB Camera. In the recording process it took 20 seconds, with the sample tested, namely the blue Kasumba liquid with a thickness of 0.1 ml mixed with 10 ml of distilled water. In recording object samples using a resolution of 320 × 240 and a frame rate of 30.5 fps. The process of testing the tools took place at the Undana FST Physics laboratory.The results of the calculation of image data showed that the radian value was 6.28, the angle was 359.8 ° and the rotation / frame was 1.25 °. From the data obtained, to achieve one full rotation, 286 frames / second are obtained. From the results of data processing, it was obtained that the value of the intensity center data varied, namely 148, 149, 150, 151, 152, 153, 154, 155, 156, 157, 158 and 159, with the number of intensity data centers being 286.</p> <p><strong>&nbsp;</strong><strong>Keywords</strong>: <em>USB Camera</em><em>,</em><em> M</em><em>otor</em><em> DC</em><em>, Arduino UNO, frame, tomography, continuous</em><em>.</em></p> Juan Y. Mandala Ali Warsito Laura A. S. Lapono Andreas Christian Louk ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-21 2021-06-21 6 1 32 43 10.35508/fisa.v6i1.4500 KAJIAN SIFAT FISIS BIOPLASTIK PATI JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN GRAPHENE OXIDE BERBAHAN DASAR TONGKOL JAGUNG ASAL KABUPATEN KUPANG http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/3795 <p><em>Bioplastik </em><em>masih </em><em>memiliki kekurangan dibandingkan dengan plastik </em><em>kemasan </em><em>konvensional</em><em>. Salah satunya adalah</em> <em>bioplastik tidak sekuat plastik</em><em> kemasan</em><em> konvensional. Salah satu cara dalam meningkatkan </em><em>kekuatan </em><em>mekanis bioplastik </em><em>adalah dengan </em><em>menambahkan pengisi dalam</em><em> pembuatannya</em><em>. Graphene oxide (GO) me</em><em>r</em><em>up</em><em>a</em><em>kan</em><em> material</em> <em>pengisi yang</em><em> mempunyai</em> <em>potensi</em><em> menambah kekuatan mekanis dari bioplastik. </em><em>Penelitian ini dilakukan untuk </em><em>mengetahui pengaruh penambahan </em><em>larutan </em><em>GO</em><em> yang disintesis dari tongkol jagung</em><em> terhadap</em><em> perubahan</em> <em>sifat</em><em> fisis</em><em> bioplastik berbahan dasar pati jagung. Pengujian bioplastik dilakukan dengan uji kuat tarik, uji </em><em>daya serap air</em><em> dan uji biodegras</em><em>i</em><em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan </em><em>larutan </em><em>GO mempengaruhi</em><em> kekuatan mekanik</em><em>, </em><em>&nbsp;</em><em>daya serap air</em> <em>dan waktu biodegrasi</em><em> bioplastik</em><em>.</em><em> Yaitu</em> <em>dengan nilai </em><em>uji </em><em>kuat tarik sebesar 1,20 MPa,</em><em> sedangkan</em> <em>daya serap air</em> <em>40% </em><em>&nbsp;</em><em>dan waktu degradasi sempurna 11 hari.</em></p> <p><strong>Kata kunci</strong><em>: </em><em>Bioplastik</em><em>; </em><em>Graphene Oxide</em><em>; Kuat Tarik, daya serap air, Biodegradasi</em><em>.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Abstra</strong><strong>ct</strong></p> <p><em>Bioplastics still have disadvantages compared to conventional plastic packaging. One of them is that bioplastics are not as strong as conventional plastic packaging. One way to increase the mechanical strength of bioplastics is to add fillers in the manufacturing process. Graphene oxide (GO) is a filler that has the potential to increase the mechanical strength of bioplastics. This study was conducted to determine the effect of adding GO solution synthesized from corn cobs to changes in the physical properties of bioplastics based on corn starch. Bioplastic testing is carried out by tensile strength test, water absorption test and biodegradation test. The results showed that the addition of the GO solution affected the mechanical strength, water absorption capacity and the time of biodegradation of bioplastics. Namely, the tensile strength test value is 1.20 MPa, while the water absorption capacity is 40% and the complete degradation time is 11 days.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Bioplastics; Graphene Oxide; Tensile Strength; water absorption capacity; Biodegration.</em></p> <p>&nbsp;</p> Anggi Arni Biha Albert Zicko Johannes Minsyahril Bukit Redi K. Pingak Hadi I Sutaji ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-21 2021-06-21 6 1 44 48 10.35508/fisa.v6i1.3795 PERANCANGAN ALAT PENCACAH SAMPAH PLASTIK SEBAGAI BAHAN BAKU ASPAL http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/4239 <p><strong>Abstrak<br></strong><em>Alat pencacah sampah plastik merupakan sebuah alat yang berguna untuk mengurangi jumlah sampah dengan cara mendaur ulang menjadi bahan bahan yang memiliki nilai jual untuk masyarakat khususnya </em><em>di</em><em> Kota Kupang dan secara tidak langsung membantu perekonomian</em><em>. </em><em>Pencacahan sampah plastik sebenarnya sudah dilakukan namun menggunakan cara manual dengan pisau atau benda lainnya. Waktu yang dibutuhkan lebih lama dan produktivitas pengolahan sampah plastik belum maksimal. perancangan Mesin Pencacah sampah plastik bertujuan untuk membantu para pengumpul plastik mengolah sampah plastik menjadi serpihan-serpihan kecil sehingga memudahkan dalam pengepakan dan pengiriman plastik keluar daerah untuk diolah kembali sebagai bahan baku pembuatan aspal. Prinsip kerja dari mesin pencacah secara umum adalah melakukan proses pomotongan </em><em>r</em><em>otary dengan pisau sebagai alat potongnya. Kapasitas mesin yang dit</em><em>e</em><em>ntukan 750-watt dengan putaran 2800 rpm, perancangan ini dilakukan dengan metode VDI 2221. Metode VDI 2221 merupakan salah satu metode untuk menyelesaikan permasalahan dan mengoptimalkan penggunaan material, teknologi dan keadaan ekonomi.<br></em><strong>Kata kunci<em>: </em></strong><em>Alat pencacah sampah plastik</em><em>; </em><em>proses pomotongan </em><em>r</em><em>otary</em><em>; </em><em>Metode VDI 2221</em></p> <p><strong>Abstra</strong><strong>ct<br></strong><em>A Plastic waste chopper is a tool that is useful for reducing the amount of waste by recycling it into materials that have sale value for the community, especially in Kupang City, and indirectly help the economy. Plastic waste shredding has been done but using the manual method with a knife or other object. The time needed is longer and the productivity of plastic waste processing is not maximized. The design of the plastic waste chopping machine aims to help plastic collectors process plastic waste into small pieces so that it makes it easier to pack and send plastic out of the area to be reprocessed as raw material for making asphalt. The working principle of a chopping machine, in general, is to carry out the rotary cutting process with a knife as a cutting tool. The specified engine capacity is 750 watts with a rotation of 2800 rpm, this design is carried out using the VDI 2221 method. The VDI 2221 method is a method to solve problems and optimize the use of materials, technology, and economic conditions.<br></em><strong>Keywords<em>:</em></strong><em>A Plastic waste chopper; the rotary cutting process; the VDI 2221 method</em></p> Rima Nindia Selan Erich U. K. Maliwemu Gaspar P. M. Pinto ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-21 2021-06-21 6 1 49 55 10.35508/fisa.v6i1.4239 PENGARUH UKURAN TABUNG UDARA DENGAN TINGGI PIPA KELUARAN 7 METER TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM DOUBLE KATUP LIMBAH http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/2724 <p><strong>Abstrak<br></strong><em>Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ukuran tabung udara terhadap efisiensi pompa hidram PVC double katup limbah. Pompa hidram yang digunakan dalam penelitian ini memiliki diameter pipa masukan 2 inchi dan diameter pipa keluaran ½ inchi. Variasi tinggi tabung udara yang dilakukan adalah 100 cm, 120 cm dan 140 cm. Sedangkan tinggi pipa keluaran yang dilakukan adalah 7 m. Hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi tertinggi yang diperoleh terdapat pada tinggi tabung udara 140 cm dengan tinggi pipa keluaran 7 m yaitu 81,9 % dan efisiensi terendah yang diperoleh terdapat pada tinggi tabung udara 100 cm yaitu 70,24 %. Pernambahan tinggi ukuran tabung udara dapat meningkatkan efisiensi pompa hidram. Hal ini terjadi karena rongga udara yang besar menambah tekanan air melalui pipa keluaran.<br></em><strong>Kata kunci </strong><em>Pompa Hidram PVC Double Katup limbah; Tinggi Tabung Udara;&nbsp; Efisiensi</em><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Abstract<br></em></strong><em>Tthe purpose of this study was carried out toknow the effect of air tube sizeon the efficiency of PVC hydram pumps double waste valve.The hydram pumpused in this study has a 2 inch diameter input pipe and½ inch diameter output pipe. The height variation of the air tube is carried out100 cm, 120 cm and 140 cm. While the height of the output pipe made is 7 m.The results of this study showed the highest efficiency obtained in the height of the air tube 140 cm with a high output pipe 7m that is 81,9% and the lowest efficiency obtained is in the height of the tubeair 100 cm&nbsp; is 70,24%. Increasing the height of the air tube size can increase the efficiency of the hydram pump. This happened because the large air cavity increases the water pressure through the outlet pipe.<br></em><strong>Key word<em> :</em></strong><em>PVC hydram pump double waste valve; height of the air tub; efficiency</em></p> Robin Diyener Takain Defmit B. N. Riwu Adi Y. Tobe Dominggus G. H. Adoe ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-06-21 2021-06-21 6 1 56 61 10.35508/fisa.v6i1.2724 PENGARUH UKURAN KATUP LIMBAH TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/2986 <p><strong>PENGARUH UKURAN KATUP LIMBAH TERHADAP EFISIENSI POMPA HIDRAM</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Dominggus G.H. Adoe, Defmit B.N. Riwu, Matheos M.T. Penu</em></strong></p> <p><em>Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, UNDANA Jl. Adisucipto, Penfui-Kupang NTT</em></p> <p><em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Email :</em><a href="mailto:marktukapenu@gmail.com"><em>marktukapenu@gmail.com</em></a></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abst</strong><strong>r</strong><strong>ak</strong></p> <p><em>Air selalu menjadi bagian terutama dalam kehidupan makhluk hidup di belahan bumi manapun. Bagian yang membentuk permukaan bumi berupa gunung, bukit, dataran tinggi, dataran rendah, lembah, sungai, maupun laut. Jika permukaan bumi tersebut terisi dengan air, gerakan air akan menuju ketempat yang lebih rendah dari tempat awal kedudukannya. Teknologi sederhana dan hemat energi dan dapat menaikkan air dari tempat yang rendah ketempat yang tinggi adalah “Pompa Hidram”&nbsp; Pompa hidram atau singkatan dari hidraulik ram berasal dari kata hidro sma dengan air (cairan), ram sama dengan hantaman, pukulan atau tekanan, sehingga terjemahan bebasnya menjadi hantaman air atau tekanan air. Jadi, pompa hidram adalah pompa yang energi penggeraknya berasal dari hantaman air yang masuk ke dalam pompa melalui pipa pengantar. Berdasarkan hasil eksprimen dan analisa data dapat disimpulkan bahwa efisiensi tertinggi terdapat pada variasi diameter katup limbah 3 dim sebesar 78,56 % untuk efisiensi D’Aubuisson, dan 78,58 % untuk efisiensi Rankine. Sedangkan efisiensi terendah, terdapat pada variasi diameter katup limbah 2 dim sebesar 63,80 % untuk efisiensi D’Aubuisson, dan 51,39 % untuk efisiensi Rankine.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Kata Kunci :</em></strong><em> pompa hidram, debit, diameter katup, efisiensi pompa hidram, pipa</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>A</em></strong><strong><em>bs</em></strong><strong><em>t</em></strong><strong><em>ra</em></strong><strong><em>c</em></strong><strong><em>t</em></strong></p> <p><em>Water has always been a part especially in the life of living things in any hemisphere. The parts that make up the earth's surface are mountains, hills, highlands, lowlands, valleys, rivers, and seas. If the surface of the earth is filled with water, the movement of the water will go to a place that is lower than the place where it started. The technology is simple and energy efficient and can raise water from a low place to a high place is "Hydram Pump" Hydram pump or an abbreviation of hydraulic ram comes from the word hydro sma with water (liquid), ram is equal to impact, punch or pressure, so the translation release of water impact or water pressure. So, a hydram pump is a pump whose driving energy comes from the impact of water entering the pump through the delivery pipe. Based on the results of experimentation and data analysis, it can be concluded that the highest efficiency is found in the variation of the diameter of the 3 dim waste valve, which is 78.56% for D'Aubuisson's efficiency, and 78.58% for Rankine efficiency. While the lowest efficiency, there is a variation of the diameter of the 2 dim waste valve of 63.80% for D'Aubuisson's efficiency, and 51.39% for Rankine efficiency.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords</strong>&nbsp;<em>: hydraulic ram, debit, valve diameter, the efficiency of hydraulic ram</em></p> <p>&nbsp;</p> Dominggus G. H. Adoe Defmit B. N. Riwu Matheos Marc Tuka Penu ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2021-07-03 2021-07-03 6 1 62 67 10.35508/fisa.v6i1.2986