Karakteristik Kolektor Surya Plat Datar Dengan Variasi Jarak

Muhamad Jafri

Abstract


Panas yang diterima suatu kolektor surya plat datar berasal dari energi elektromagnetik matahari, maka kaca penutup yang digunakan sangat berpengaruh terhadap panas yang diterima. Jarak antara kaca penutup dan plat kolektor menentukan lebar celah dan sekaligus banyaknya udara di antara plat dan kaca penutup, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh jarak kaca ke plat terhadap temperatur plat yang menyatakan besar panas yang diterima. Pada penelitian pertama (Burhanuddin A., (2005) kaca yang digunakan adalah kaca bening dan kaca es dengan ketebalan masing-masing 3 mm dan 5 mm. Hasil penelitian didapat bahwa temperatur plat tertinggi dicapai saat kaca yang digunakan kaca bening 3 mm dengan jarak kaca ke plat 20 mm. Sedangkan pada penelitian ke dua Ekadewi A. Handoyo, (2001) dilakukan untuk menentukan efisiensi kolektor panas surya plat datar. Pengujian kolektor dilakukan pada tanggal 30 November 2005, 1, 3, 5, 6, 7 Desember 2005 dengan variasi jarak satu kaca penutup 3 cm, 6 cm, dan 9 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan temperatur output-input lebih besar pada jarak 3 cm. Efisiensi kolektor panas surya bukanlah suatu konstanta. Efisiensi kolektor surya bergantung pada intensitas radiasi matahari, perbedaan temperatur input-output, dan aliran udara. Pada sudut kemiringan kolektor surya yang terkecil, radiasi yang terserap yang adalah yang radiasi terbesar. Jika sudut kemiringan kolektor surya sama dengan sudut zenit maka radiasi yang terserap akan maksimal.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.