Studi Kasus: Penanganan Ankilostomiasis Pada Kucing Lokal
PDF

Keywords

hookworm
ancylostoma
kucing
feline

How to Cite

Mogi, D., & Simarmata, y. (2021). Studi Kasus: Penanganan Ankilostomiasis Pada Kucing Lokal. Jurnal Veteriner Nusantara, 4(Supl. 2), 4. Retrieved from http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/jvn/article/view/6009

Abstract

Kucing merupakan salah satu hewan kesayangan yang perlu mendapat perhatian untuk dipelihara dan dikembangbiakkan dengan berbagai tujuan dan dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi manusia. Salah satu faktor penunjang dalam pemeliharaan kucing adalah memperhatikan kesehatannya. Banyak penyakit yang dapat menginfeksi kucing mulai dari penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur dan parasit. Salah satu jenis parasit yang sering ditemukan pada saluran pencernaan kucing adalah Ancylostoma spp. Infeksi parasit sering diabaikan karena tidak menimbulkan gejala klinis yang serius, kecuali pada infeksi berat dan kronis. Pada studi kasus ini kucing lokal mengalami diare selama satu minggu dan anoreksia. Setelah dilakukan pemeriksaan feses, kucing didiagnosa mengalami infeksi cacing Ancylostoma spp dengan derajat infeksi ringan sehingga setelah pemberian terapi kucing dinyatakan sembuh dengan hasil pemeriksaan feses menunjukan hasil negatif.

PDF

References

Abu-Madi MA, DA Al-Ahbabi, MM Al- Mashadani, R Al-Ibrahim, P Pal, JW Lewis 2008. Patterns of parasitic infections in faecal samples from stray cat populations in Qatar. J. Helminth., 81: 281-286.
Adams, PJ. 2003. Parasites of Feral Cats and Native Fauna from Western Australia: The Application of Molecular Techniques for The Study of Parasitic Infections in Australian Wildlife. Murdoch University, Australia.
Borthakur SK. 2011. Gastrointestinal Helminthes in Stray Cats (Felis catus) from Aizawl, Mizoram, India. Department of Parasitology, College of Veterinary Sciences and Animal Husbandry, Central Agrilcultural University, Selesih, Aizawl, Mizoram, India
Haryono, B. (1978). Hematologi Klinik. Bagian Kimia Medik Veteriner. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Hotez, P. and DI Pritchard, 1995. Hookworm Infection. Scientific American. 272: 42-48.
Kusumanihardja S, 1992. Parasit dan Parasitosis pada Hewan Ternak dan Hewan Piara di Indonesia. Pusat Antar Universitas. Bioteknologi. IPB. Bogor.
Mariandayani, H. N. (2012). Keragaman kucing domestik (felis domesticus) berdasarkan morfogenetik. Jurnal Peternakan Sriwijaya, 1(1), 10-19.
Monteleone, G., Fina, D., Caruso, R., & Pallone, F. (2006). New mediators of immunity and infla.
Monti, JR, NB Chilton, Q Bao–Zhen and RB Gasser, 1998 Spesific amplification of Necator americanus or Ancylostoma duodenale DNA by PCR using makers in ITS-1 rDNA and it’s implications. Molecular and Cellular Probes. 12: 71-78.mmation in inflammatory bowel disease. Current opinion in gastroenterology, 22(4), 361-364.
Morgan, B., & Hawkins, P. (1953). Helminths of the Horse. Chapter 3. Burguess Publishing Co., Minneapolis, Estados Unidos, 400pp.
Soulsby, E.J.L., 1982: Helminths, Arthropods and Protozoa of Domesticated animals. 7th Ed. ELBS and Bailliere Tindall, London.