HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSUD PROF. Dr. W.Z JOHANNES KUPANG

Keywords

Tekanan darah, hipertensi, kualitas tidur

How to Cite

korbafo, redemptus, Zacharias, A., Kareri, D., & Legoh, D. (2018). HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSUD PROF. Dr. W.Z JOHANNES KUPANG. Cendana Medical Journal (CMJ), 6(2), 172-177. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/406

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit multifaktorial yang timbul terutama karena interaksi antara faktor-faktor risiko tertentu, seperti diet dan asupan garam, stress, ras, obesitas, merokok, dan genetis. Hipertensi sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat dan akan menjadi masalah yang lebih besar jika tidak ditanggulangi sejak dini. Gangguan tidur adalah gangguan yang berhubungan dengan tidur, yaitu sulit untuk tidur, sulit untuk tetap tertidur, tertidur pada saat yang tidak tepat, terlalu banyak tidur, atau adanya kebiasaan buruk saat tidur. Journal of Clinical Hypertension tahun 2008 menunjukkan bahwa 30,2% dari pasien yang ditelitinya menderita hipertensi dan hampir seluruhnya mengalami gangguan kualitas tidur. Tujuan Untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang. Metode Penelitian ini merupakan analitik bivariat komparatif kategori tidak berpasangan dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 97 orang. Cara pengambilan sampel adalah teknik consecutive sampling. Data sampel diambil di Poliklinik Penyakit Dalam dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran tekanan darah secara langsung. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian ini dari 45 orang responden yang memiliki kualitas tidur baik terdapat 35 orang dengan tekanan darah normal dan 10 orang dengan tekanan darah tinggi sedangkan dari 52 orang responden yang memiliki kualitas tidur buruk terdapat 11 orang dengan tekanan darah normal dan 41 orang dengan tekanan darah tinggi. Dari peneltian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat  hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang (P=0,000).

References

1. Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiasi S. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II Edisi V. Jakarta: Interna Publishing; 2009.
2. Gangwisch. E. et al., 2006. Short Sleep Duration as a Risk Factors for Hypertension : analyses of The First national Health an Nutrition Examination Survey. Amercan Heart Association. 47 : 883-839.
3. World Health Organization, 2013. World Health Day – 7 april 2013. www.who.int. (1 maret 2017).
4. Departemen Kesehatan Republik
Indonesia, 2012. Masalah Hipertensi di Indonesia. www.depkes.go.id. ( 3 Maret 2017).
5. Badan Penilitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen RI, 2009. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar
Provinsi NTT Tahun 2008. www.litbang.depkes.go.id (7 maret 2017).
6. Dinas Kesehatan Kupang, 2013. Profil Kesehatan Kota Kupang 2013. Avalaible from www.depkes.go.id (31 Maret
2017).
7. Angkat, Deshinta NS. 2009. Hubungan antara Kualitas Tidur dengan Tekanan darah pada Remaja Usia 15-17 Tahun di
SMAN 1 Tanjung Morawa. Medan: Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara.
8. Pooja Bansil, Elena V, Kukina, Robert K, Paula W, Yoon. Association between sleep disorder, duration an quality of sleep. NHANES.2008.

9. Javaheri, Amy S et al. Sleep Quality and elevated blood pressure in adolescence. Circulation AHA Journal. 2008:
doi:10.1161/CIRCULATIONAHA.

10. Magrifah, Inun. 2016. Hubungan Kualitas Tidur dengan Tekanan Darah pada Mahasiswi Program Studi S1 Fisioterapi Angkatan 2013 dan 2014 di Universitas Hasanuddin. Makassar: Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.