HUBUNGAN TINGKAT KEPOSITIFAN SPUTUM BTA SEBELUM PENGOBATAN DENGAN HASIL PENGOBATAN TUBERKULOSIS PARU

Keywords

Tuberkulosis, Tingkat kepositifan Sputum BTA, Hasil pengobatan Relationship Between Sputum Smear Grading Before Treatment With Pulmonary Tuberculosis Treatment

How to Cite

korbafo, redemptus, Nababan, R., Lidia, K., & Pakan, P. (2018). HUBUNGAN TINGKAT KEPOSITIFAN SPUTUM BTA SEBELUM PENGOBATAN DENGAN HASIL PENGOBATAN TUBERKULOSIS PARU. Cendana Medical Journal (CMJ), 6(2), 226-229. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/414

Abstract

Tuberkulosis (TB) disebabkan oleh bakteri yang disebut Mycobacterium tuberculosis. Bakteri bakteri biasanya menyerang paru-paru, tapi bakteri TB bisa menyerang bagian tubuh manapun seperti ginjal tulang belakang, dan otak. Dalam penegakkan diagnosis untuk TB paru yang paling utama adalah pemeriksaan sputum atau dahak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepositifan sputum BTA sebelum pengobatan dengan hasil pengobatan TB paru di Kota Kupang (periode 2015 – 2017). Metodologi penelitian ini merupakan penelitian  kohort retrospekstif. Semua data diuji secara statistik menggunakan uji parametrik Chi Square. Subjek penelitian ini menggunakan data rekam medik dari pasien TB yang terdapat di dalam kartu pengobatan tuberkulosis. Hasil  pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,106. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan tingkat kepositifan sputum BTA sebelum pengobatan dengan hasil pengobatan TB paru di Kota Kupang (periode 2015 – 2017)

References

1. CDC. Tuberculosis (TB)
[Internet]. Basic TB Facts. 2016 [cited 2017 Aug 8]. p. 1.
Available from: https://www.cdc.gov/tb/topic/basi cs/default.htm
2. Mukherjee A, Sarkar A, Saha I, Biswas B, Bhattacharyya PS. Outcomes of different subgroups of smear- positive retreatment patients under RNTCP in rural West Bengal , India. 2009;1–8.
3. WHO. Global Tuberculosis
Report [Internet]. Switzerland; 2016. Available from:
http://www.who.int/tb/publication s/global_report/gtbr2016_executiv e_summary.pdf?ua=1
4. Budijanto D, editor. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI; 2016. 164-166 p.
5. Klemens Kesule Hala, SH MH. Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kupang; 2015.
6. Dewi I. Putu. Hubungan Efek Samping Obat dan Motivasi
Keluarga Terhadap Kepatuhan
Minum Obat Penderita
Tuberkulosis Paru di Puskesmas Sikumana Tahun 2016.
7. Tiwari S, Kumar A, Kapoor SK. Relationship between Sputum Smear Grading and Smear Conversion Rate and Treatment Outcome In The Patient of
Pulmonary Tuberculosis Undergoing DOTS- A Proapective Cohort Study. 2012;(20):135–40.
8. Ryanto A. Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogjakarta:
Nuha Medika; 2011
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.