Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA <p><strong>p-ISSN :&nbsp;<a href="http://u.lipi.go.id/1461570616" target="_blank" rel="noopener">2503-5274</a> (Printed)&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;e-ISSN : <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1554973637&amp;1&amp;&amp;2019" target="_blank" rel="noopener">2657-1900</a> (Online)</strong><br><strong><a href="https://doi.org/10.35508/fisa" target="_blank" rel="noopener">doi : https://doi.org/10.35508/fisa</a></strong><br>Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya diterbitkan oleh Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknk - Universitas Nusa Cendana secara berkala (setiap 6 bulan) yaitu setiap bulan April dan Oktober, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang Fisika beserta dengan terapan ilmu fisika. Artikel yang dipublikasi dalam Jurnal FiSA dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian). <br> <strong>JFISA INDEXED BY :</strong> <br><a title="Jurnal Fisika Sains dan Aplikasinya" href="https://ejurnal.undana.ac.id/FISA" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks/site/images/clouk/LogoIndeks.png">&nbsp;</a></p> <p><a title="JFISA in SINTA" href="http://sinta2.ristekdikti.go.id/journals/detail?id=5417" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks/site/images/clouk/sinta_51-small.jpg"></a></p> en-US <p><strong>Published By</strong>&nbsp;<a title="Universitas Nusa Cendana" href="http://undana.ac.id/" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks/site/images/clouk/undana.png"></a></p> <p>Jl. Adisucipto, Penfui-Kupang, Lasiana, Klp. Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur., Indonesia</p> <p><a title="CC-BY-NC-ND 4.0" href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0" target="_blank" rel="noopener"><img src="/RujUxYuks/site/images/clouk/Attrib1.png"></a></p> <p>This work is licensed under <a title="CC-BY-NC-SA 4.0" href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0" target="_blank" rel="noopener">Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0)</a></p> jurnalfisika@undana.ac.id (Andreas Christian Louk) jurnalfisika@undana.ac.id (Redi Kristian Pingak) Wed, 27 Apr 2022 17:45:00 +0000 OJS 3.1.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PENENTUAN ENERGI DAN FINESSE DARI RESONANSI WHISPERING GALERY MODE DALAM MICROSPEHRE https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6687 <p>Kajian ini menyajikan penentuan energi WGM, faktor kualitas (faktor-<em>Q</em>) dan finese dari &nbsp;spektrum resonansi whispering gallery mode (WGM) dalam mikrospehere F8tpy. Dalam penelitian ini, data yang digunakan data sekunder yang diambil disertasi dan beberapa jurnal terkait. Spekrum WGM dalam &nbsp;microsphere sebagai data sekunder utama diambil referensi (3). Sedangkan perumusan energi WGM antara transversal listrik (TE) dan transversal (TM) didasarkan pada referensi (6). Berdasarkan analisis spektrum&nbsp; WGM dalam microsphere F8tpy dengan diameter (<em>d</em>) 4.53 µm, energi WGM rata-rata dan faktor-<em>Q</em> (<em>Q</em>-<em>factor</em>) masing-masing adalah 2,48 eV dan 264.2. Sedangkan nilai finesse adalah 5,28. Energi WGM sebanding lurus dengan nilai momentum sudut. Untuk faktor-<em>Q</em>, semakin besar diameter mikrosphere F8tpy, semakin tinggi nilai faktor-<em>Q</em> dari microsphere F8tpy. Ini berarti bahwa semakin tinggi kinerja dan efisien mikropshere F8tpy ketika material tersebut digunakan sebagai material aktif dalam piranti sensor, laser dan piranti-piranti photonik lainnya. Hasil-hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mikrosphere F8tpy berpotensi digunakan sebagai material aktif dalam mikrodivais optik.</p> Zakarias Seba Ngara ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6687 Sun, 24 Apr 2022 00:00:00 +0000 UJI COBA METODE PENCITRAAN MULTIMODALITAS ULTRASONOGRAFI DAN FOTOAKUSTIK https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6680 <p>Ultrasonografi (USG) adalah pembentukan citra suatu objek menggunakan gelombang akustik frekuensi tinggi. Dengan penggunaan akustik ini maka USG tidak dapat digunakan untuk memantau suatu warna organ atau jaringan yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama, namun memiliki warna berbeda. Dalam penelitian ini diusulkan pengamatan USG multimode yaitu penggabungan antara USG dan fotoakustik. Proses ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi citra USG yang dapat sekaligus membedakan warna obyek. Efek fotoakustik adalah pembentukan gelombang suara akibat penyerapan cahaya termodulasi pada obyek. Percobaan dilakukan dengan mengarahkan sinar laser termodulasi pada suatu titik wadah yang berisikan air. Dalam langkah ini diharapkan interaksi fotoakustik akan menghasilkan gelombang akustik yang dapat dideteksi oleh sensor USG. Hasil percobaan menunjukkan meskipun efek fotoakustik terjadi namun sinyal terlalu lemah untuk dideteksi USG. Oleh sebab itu pada percobaan ini dilakukan juga pengujian dengan sumber akustik eksternal. Dapat diperlihatkan meskipun perubahan cukup kecil gelombang akustik mampu menggangu obyek yang diukur sehingga menghasilkan citra USG yang berbeda. Hasil ini menunjukan potensi pengembangan lebih lanjut metode USG multimode dengan fotoakustik.</p> Edo Robby Sanjaya, Jodelin Muninggar, Andreas Setiawan ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6680 Sun, 24 Apr 2022 00:00:00 +0000 SOLUSI PERSAMAAN MEDAN GRAVITASI EINSTEIN SIMETRI BOLA STATIS DENGAN SUMBER FLUIDA IDEAL https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6639 <p><em>Dalam studi ini telah ditelaah kembali solusi dari metrik Tolman, di mana tensor energi momentum yang digunakan untuk menyelesaikan solusi persamaan medan Einstein simetri bola untuk keadaan statis adalah persamaan fluida ideal dengan kasus persamaan geodesik pada koordinat bergerak (co-moving coordinate). Beberapa hal yang ditelaah mulai dari perumusan Metrik Tolman, perumusan Persamaan Medan Einstein dan solusinya, serta Solusi dari medan gravitasi untuk fluida yang tidak dimampatkan. Solusi yang ditelaah memberikan pendekatan bagaiamana sebuah materi yang masif mengalami keruntuhan fluida pada syarat interior dan eksterior dari metrik Schwarzschildnya</em><em>.</em></p> Muh. Fachrul Latief, Idawati Supu ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6639 Sun, 24 Apr 2022 16:47:37 +0000 PENGEMBANGAN INSTRUMENT MISKONSEPSI MENGGUNAKAN DREAMWEAVER BERBASIS WEB PADA MATERI TEKANAN BERFORMAT FIVE-TIER https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6575 <p><em>Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research dan Developmet (R&amp;D) yang dimana menggunakan model pengembangan ADDIE (Analisys, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Dalam penelitian ini hanya sebatas pada tahapan implementasi karena pada tahap implementasi ini tujuan dari penelitian telah terpenuhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengambangkan instrument five-tier diagnostic test berbasis web untuk dapat mengidentifikasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa SMA dalam materi tekanan disekolah. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu didapatkan dari hasil angket validasi ahli media, validasi instrument soal dan respon siswa. Hasil yang didapatkan dari penelitian pengembangan ini menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan dapat digunakan karena telah dilakukan validasi ahli media oleh dua validator yaitu validator 1 dan validator 2 untuk mengetahui kelayakan dari produk yang akan dikembangkan. Dengan demikian dari hasil yang telah didapatkan dimana produk yang dikembangkan dikategorikan layak untuk digunakan oleh guru dalam melakukan identifikasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa dalam materi tekanan disekolah.</em></p> Rizka Octavia Sandra, Maison Maison, Dwi Agus Kurniawan ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6575 Sun, 24 Apr 2022 00:00:00 +0000 PEMETAAN DAERAH RAWAN EROSI DENGAN MENNGUNAKAN METODE UNIVERSAL SOIL LOSS EQUATION (USLE) DI KOTA KUPANG https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6081 <p><em>The research has done about mapping of erosion-prone areas using the USLE method in Kupang city. The purpose of this research is to map erosion-prone areas and determine the potential level of erosion hazard in Kupang city. The parameters used are rain erosivity (R), soil erodibility (K), slope (LS), and land cover (CP). The process of overlaying erosion parameters and calculating the rate of erosion produces erosion hazard map which are categorized into five class, namely very light, light, medium, heavy and very heavy. Very light erosion (&lt;15 tons/ha/year) has the largest area of 104.92 km², light erosion class (15-60 tons/ha/year) with an area of 28.32 km², medium erosion class (60-180 tons/ha/year) with an area of 13.37 km², heavy erosion class (180-480 tons/ha/year) with an area of 2.37 km², and very heavy erosion class (&gt;480 tons/ha/year) has the smallest area of 0.526 km². The level of erosion hazard is very light and light spread throughout the city of Kupang. While the level of medium to very heavy erosion hazard is widely spread in Alak sub-district, especially the villages of Alak, Manutapen, Nunbaun Sabu, Batuplat, Manulai II. In the Maulafa sub-district spread in the villages of Sikumana and Belo. And several points in the villages of Tuak Daun Merah and Liliba, especially in the river area.</em></p> <p>&nbsp;</p> Elsa Yovanka Neolaka, J. L. Tanesib, Bernandus Bernandus ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6081 Sun, 24 Apr 2022 17:00:29 +0000 DESAIN DAN SIMULASI GENERATOR LISTRIK TENAGA MANUSIA UNTUK PENGISIAN DAYA TELEPON GENGGAM DENGAN METODE GENERATOR MOTOR LINEAR https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/5790 <p><em>Research has been carried out on the design and simulation of human power plants to charge mobile phones. The generator is designed as a linear generator motor due to ergonomic considerations. A case study was conducted on a charging 2000mAh battery. The results showed that at a voltage of 5 Volts, a current of 4 Ampere with 1 hour of use was able to charge 20% of the 2000 mAh battery. While at a voltage of 4 Volts and a strong current of 3 Ampere, the electric current is used to charge the 2000 mAh battery by 15% battery power.</em></p> Andreas Luis, Daniel Wolo, Richardo Barry Astro ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/5790 Sun, 24 Apr 2022 00:00:00 +0000 PENGARUH DOPAN ZN PADA BAHAN BARIUM HEKSAFERIT TERHADAP UKURAN KRISTAL DAN SIFAT MAGNETIK https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/5775 <p><em>Material barium heksaferit sebagai material magnetik dapat digunakan untuk aplikasi penyerapan gelombang. Namun, untuk membuat bahan penyerap, bahannya harus bahan magnet yang lembut. Untuk saat ini, masalah barium heksaferit masih merupakan material hardmagnetik. Untuk membentuk material magnet lunak yang dimodifikasi dengan doping logam Zn menjadi barium heksaferit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Doping Zn pada material barium heksaferit terhadap ukuran kristal dan sifat kemagnetan. Doping Zn ke dalam barium heksaferit (BaFe<sub>12-x</sub>Zn<sub>x</sub>O19) variasi doping Zn dengan x = 0, 0,4, 0,6, dan 0,8. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mechanical milling, sedangkan pengujian ukuran kristal dan sifat kemagnetan menggunakan alat karakterisasi XRD dan Permagraph. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran kristal sebesar 151,509 nm jika diberikan doping Zn dengan variasi penambahan x = 0,8 dan hasil uji permagraph dari variasi doping Zn dengan x = 0,8 diperoleh sifat kemagnetan berupa nilai koersivitas sebesar 58,97 kA/m, nilai magnet remanen 0,083 Tesla, nilai saturasi magnetik 0,1402 Tesla dan energi hasil kali 1,2 kJ/m<sup>2</sup>. Hasil pengujian menyimpulkan bahwa ukuran kristal dan nilai koersivitas berkurang jika diberikan penambahan Zn berlebih. Hal ini menunjukkan bahwa doping Zn pada barium heksaferit mampu memperkecil ukuran kristal dan sifat kemagnetannya. Perubahan ukuran kristal dan nilai koersivitas menjadi lebih kecil menunjukkan bahwa bahan tersebut merupakan bahan magnet lunak.</em></p> Ahmad Fauzi, Hernowo Widodo ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/5775 Sun, 24 Apr 2022 17:14:20 +0000 KAJIAN PUSTAKA KOMPOSIT LIMBAH PLASTIK SEBAGAI PAVING BLOK PENGHASIL ENERGI BERKELANJUTAN TERINTEGRASI PIEZOELEKTRIK DAN PHOTOVOLTAIC (VIZO) https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/5478 <p>This work aims to improve pedestrian functions, improve the welfare of waste banks and scavengers, and fulfil electricity needs for the surrounding community towards Society 5.0. The method of writing is done with secondary data through the latest literature study. The literature study focused on the development of technology for processing plastic waste, photovoltaic (PV), and piezoelectric (PZT) and their use in road construction. The results of the discussion show the potential of plastic waste as a composite material for paving. Similarly, PV and PZT can be integrated together as a producer of renewable electrical energy. With this innovation, VIZO is expected to be able to reduce plastic waste and provide welfare for the community, scavengers, waste banks, and help local government energy-saving programs.</p> Farah Yuki Prasetyawati, M. Maulana Yusuf, Alvin Ichwannur Ridho, Afifah Harwanti, Yulianto Agung Rezeki, Sarwanto Sarwanto, Dewanto Harjunowibowo, Sri Budiawanti, Suharno Suharno, Yesiana Arimurti, Dwi Teguh Rahardjo ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/5478 Sun, 24 Apr 2022 00:00:00 +0000 PENGARUH BESAR SUDUT CERMIN TERHADAP EFISIENSI PANEL SURYA https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/4175 <p><em>Panel surya adalah alat yang digunakan untuk mengubah sinar matahari menjadi energi listrik secara langsung. Kinerja panel surya sangat ditentukan oleh seberapa besar radiasi matahari yang dapat diterima. Oleh karena itu, penambahan cermin sebagai reflektor diharapkan dapat mengarahkan lebih banyak radiasi matahari ke permukaan panel surya. Reflektor yang dipasang di samping panel surya dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja panel itu sendiri. Semakin banyak cahaya yang diterima cermin maka semakin tinggi pula daya keluaran yang dihasilkan oleh panel surya tersebut. Percobaan dilakukan dengan variasi empat panel surya dimana terdapat satu panel tanpa menggunakan cermin, satu panel dengan kombinasi sudut 50<sup>o</sup> dan 30<sup>o</sup>, 55<sup>o</sup> dan 30<sup>o</sup> serta 60<sup>o</sup> dan 30<sup>o</sup> untuk mengetahui pengaruh cermin. sudut efisiensi panel surya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi panel surya terbesar diperoleh pada sudut 30<sup>o</sup> dan 60<sup>o</sup>. Hal ini dikarenakan tegangan dan arus keluaran dari panel surya cenderung menurun jika nilai sudut kemiringannya kecil. Sehingga efisiensi keluaran dari panel surya akan menurun seiring dengan penurunan daya keluaran. Dari hasil perhitungan efisiensi maksimum adalah 17,722% yang terjadi pada hari keempat pengumpulan data pada kombinasi sudut 30<sup>o</sup> dan 60<sup>o</sup>, sedangkan efisiensi minimum terjadi pada hari kedua pengumpulan data tanpa menggunakan cermin yaitu hanya 8,415%.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> Siti Aksa Seku Sidik, Ben Vasco Tarigan, Gusnawati Gusnawati ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/4175 Sun, 24 Apr 2022 17:33:11 +0000 ANALISIS KINERJA TURBIN SAVONIUS SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/3811 <p><em>Salah satu energi yang tidak dapat lepas dari kehidupan kita yakni, energi listrik. Sumber energi listrik dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu energi yang dapat diperbaharui dan yang tidak dapat diperbaharui. Penggunaan energi alternatif berupa energi yang dapat diperbaharui (terbarukan) perlu dilakukan penelitian untuk pemanfaatan yang lebih luas. Salah satu energi alternatif yang perlu mendapat perhatian yakni energi angin dimana pemanfaatannya memerlukan turbin angin. Turbin angin tipe Savonius merupakan salah satu turbin angin poros vertikal (VAWT) dengan kontruksi sederhana dimana memiliki rotor utama yang berputar secara vertikal dan memiliki kelebihan yang dapat memanfaatkan angin dari semua arah, mampu bekerja pada kecepatan yang rendah, serta tidak memerlukan menara yang terlalu tinggi. Berdasarkan hal tersebut diatas maka dalam penelitian ini dipilih menggunakan turbin angin Savonius dua blade karena membutuhkan putaran yang relatif rendah.</em> <em>Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan pengukuran langsung terhadap putaran turbin. Tahapan yang dilakukan yaitu mengukur kecepatan angin, torsi turbin, dan tip speed ratio dimana dalam perhitungan dan analisa menggunakan rumus-rumus yang berhubungan dengan Torsi, Koefisien Daya, Koefisien Torsi dan Tip Speed Ratio.Hasil perhitungan dan analisa diperoleh (1) Kecepatan rata-rata angin yang terukur di desa Oenali adalah 8.26 m/s mampu memutar turbin Savonius dengan putaran rata-rata sebesar 654 rpm sehingga menghasilkan Torsi Turbin (Tt) sebesar</em> <em>0.33 N.m. (2) Koefisien Daya (C</em><em>P) sebesar 2.8 (%) dengan tip speed ratio sebesar 0.6 (λ). (3) Koefisien Torsi (CT) diperoleh sebesar 8.7 (%), dan Tip Speed Ratio yang diperole sebesar 0.1 (λ).</em></p> Imanuel Oktovianus Silla, Arifin Sanusi, Yeremias M. Pell ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/3811 Sun, 24 Apr 2022 17:40:05 +0000 ANALISIS SIFAT MEKANIK MODIFIKASI KEMIRINGAN MERCU SPILLWAY TIPE OGEE DENGAN STUDI KASUS BENDUNGAN RAKNAMO MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA SOFTWARE ELMER https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/3964 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong><em>Penelitian tentang analisis sifat mekanik modifikasi kemiringan mercu Spillway Tipe Ogee menggunakan metode elemen hingga software ELMER telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis besar tegangan, regangan dan deformasi pada mercu spillway bendungan tipe ogee dengan metode elemen hingga. Struktur bendungan dimodelkan dengan bantuan software FreeCAD, kemudian perhitungan metode elemen hingga dengan software Elmer dan dilanjutkan analisis dengan software ParaView. Berdasarkan hasil analisis mercu Spillway tipe Ogee dengan modifikasi kemiringan 41.18<sup>o</sup>, 45<sup>o</sup> dan 48.36<sup>o</sup> menunjukkan tegangan maksimum pada kemiringan 41.18<sup>o</sup> terjadi pada bagian dinding mercu spillway pada arah sumbu z dengan nilai 2.2 x 10<sup>5</sup> N/m<sup>2</sup>, sedangkan tegangan maksimum pada kemiringan 45<sup>o</sup>&nbsp; dan 48.36<sup>o</sup> terjadi pada bagian segmen dasar mercu spillway pada arah sumbu xy dengan nilai secara berurutan&nbsp; 2.5 x 10<sup>5</sup> N/m<sup>2</sup> dan 3.0&nbsp; x 10<sup>5</sup> N/m<sup>2</sup>. Regangan yang terjadi pada ketiga modifikasi kemiringan berurutan sebesar 35 x 10<sup>-8</sup> , 47.5 x 10<sup>-8</sup>, dan 65 x 10<sup>-8</sup>. Deformasi yang terjadi pada ketiga modifikasi berurutan sebesar 1.4 x 10<sup>-5</sup> m, 1.9 x 10<sup>-5</sup> m dan 2.6x10<sup>-5</sup> m. Dari analisis sifat mekanik modifikasi kemiringan mercu Spillway Tipe Ogee dapat disimpulkan bahwa perubahan nilai regangan dan deformasi semakin besar jika kemiringan mercu Spillway bertambah. Sedangkan nilai tegangan maksimum terjadi pada bagian dinding dan bagian segmen dasar mercu &nbsp;spillway.</em></p> <p>&nbsp;<strong>Kata Kunci </strong>: <em>Metode Elemen Hingga, Spillway ogee, tegangan, regangan, deformasi.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong><em>Research on the mechanical properties of the modification of the ogee spillway dam with slope variations has been caried out using the finite element method ELMER software. The purposes of this study were to analyze the magnitude of stress, strain and deformation on the ogee spillway. The structure of the dam was modeled with a FreeCAD software, then the calculation of the finite element method with an Elmer software and the analysis used ParaView software. Based on the analysis of the ogee spillway type with slopes of 41.18<sup>o</sup>, 45<sup>o</sup> and 48.36<sup>o</sup>, the maximum stress at the slope of 41.18<sup>o</sup> occurs in the wall section of the crest spillway in the z axis direction with a value of 2.2 x 10<sup>5</sup> N/m<sup>2</sup>, while the maximum stress at the slope of 45<sup>o</sup> and 48.36<sup>o</sup> occurs in the base segment of the crest spillway in the xy axis direction with values of 2.5 x 10<sup>5</sup> N/m<sup>2</sup> and 3.0 x 10<sup>5</sup> N/m<sup>2</sup> respectively. The strains that occurs in the three sequential tilt modifications were 35 x 10<sup>-8</sup>, 47.5 x 10<sup>-8</sup>, and 65 x 10<sup>-8</sup>. The deformation occurs in the three sequential modifications of 1.4 x 10<sup>-5</sup> m, 1.9 x 10<sup>-5</sup> m and 2.6 x 10<sup>-5</sup> m. From the analysis of the mechanical properties of the modification of the crest spillway ogee Type it can be concluded that the change in strain and deformation values is greater if the slopes of the crest spillway increases. While, the maximum stress value occurs in the wall and the base segment of the mercu spillway.</em></p> <p><em>&nbsp;</em><strong><em>Keywords </em></strong><em>: Finite element method, spillway ogee, stress, strain, deformation.</em></p> San Arnolus Kain, Ali Warsito, Minsyahril Bukit, Albert Zicko Johannes ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/3964 Sun, 24 Apr 2022 00:00:00 +0000 ANALISIS KEKUATAN IMPAK KOMPOSIT HYBRID SERAT LONTAR DAN SERAT GELAS UNTUK APLIKASI HELM KENDARAAN BERMOTOR https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/5894 <p><em>The fiber content of lontar fruit can be utilized in a non-metal composite substitute for a more expensive metal composite. Currently, non-metallic materials are widely used as substitutes for metal materials because they have various advantages, namely being lighter in weight, easier to shape, and cheaper. One of these non-metallic materials is fiberglass. The purpose of this study was to determine the effect of alkali treatment on the impact properties of polyester fiber reinforced palm fiber and glass fiber composites, the effect of concentrations of 5%, 10%, and 15% Alkali (NaOH) on the impact properties, and treatment time 0, 2, 4, and 6 hours on Impact properties of polyester composites reinforced with palm fiber and glass fibers. 20% of the test specimens were made according to the ASTMD256-04 standard and tested with an impact tester. The results of the impact test showed that composites with hybrid fibers (palm fiber and glass fiber) as well as composites with palm fiber which were treated with alkali tended to have greater impact properties than those not treated with alkali. Fiber-reinforced composites treated with 15% alkali had the highest average toughness, while the lowest impact toughness was composites with fiber reinforcement treated with 5% alkali. The length of time of treatment had an effect on the impact toughness of the composites.</em></p> Andre Juanda Baru, Jefri S. Bale, Yeremias M. Pell ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/5894 Sun, 24 Apr 2022 00:00:00 +0000 RANCANG BANGUN ALAT BANTU JALAN UNTUK PENYANDANG TUNANATRA MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS ARDUINO https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6880 <p><em>Penyandang tunanetra di Kupang biasanya menggunakan tongkat sebagai alat bantu berjalan</em><em>.</em><em> Namun tongkat yang digunakan oleh tunanetra belum dapat mendeteksi adanya genangan air. Oleh karena itu, pada penelitian ini, dikembangkan alat bantu pada tongkat tunanetra untuk mendeteksi objek berupa genangan air yang dapat menghalangi tunanetra saat berjalan. Alat bantu ini dilengkapi sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi objek dan water level sebagai pendeteksi genangan air. Output dari sensor ultrasonik dan water level akan dikonversi oleh Arduino Nano menjadi suara melalui bunyi Buzzer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sensor ultrasonik pada tongkat mampu mendeteksi keberadaan objek dengan jarak 2 cm-100 cm dan water level mendeteksi genangan air dari 0 cm-4 cm. Namun jika jarak objek</em><em> dan genangan air</em><em>&nbsp;cm maka sensor tidak dapat mendeteksi keberadaan objek </em><em>dan genangan air tersebut</em><em>. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa </em><em>tongkat tunanetra</em><em> telah bekerja </em><em>dengan baik untuk mendeteksi obyek dan genangan ai</em><em>r</em><em>.</em> <em>Tongkat ini mampu memberikan peringatan kepada Tunanetra ketika menemukan obyek dan genangan air yang berada pada jarak 2 hingga 100 cm di depan pengguna.</em></p> Serly Juliana Taneo, Jonshon Tarigan, Frederika Rambu Ngana, Andreas Ch. Louk ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/6880 Tue, 26 Apr 2022 00:00:00 +0000 STUDI AWAL RANCANG BANGUN PENDETEKSI GERAK PADA LEKUKAN JARI TANGAN https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/7135 <p><strong>Abstrak </strong></p> <p><em>Penelitian ini merupakan penelitian awal dan bertujuan untuk merancang suatu alat yang memanfaatkan sensor flex agar dapat mendeteksi lekukan jari tangan. Tahap awal dalam penelitian ini adalah untuk mengukur nilai resistansi yang dihasilkan oleh sensor saat jari tangan dalam posisi lurus dan ditekuk. Resistansi dapat diukur melalui gerakan jari tangan, selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan. Tiap sensor flex memiliki nilai resistansi yang berbeda-beda. Nilai resistansi akan semakin meningkat ketika jari tangan ditekuk. Saat ibu jari ditekuk, sensor flex menghasilkan nilai resistansi paling kecil dibandingkan keempat jari lainnya. Hal ini disebabkan ibu jari memiliki sudut tekuk yang kecil dibandingkan keempat jari lainnya. Batasan rentang sudut mengacu pada rentang gerakan jari sebagai akibat dari anatomi tangan. Selanjutnya penelitian ini diharapkan sebagai dasar untuk pengembangan aplikasi penerjemah bahasa isyarat bagi tunarungu</em><em>.</em></p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p><strong><em>[Preliminary Study of Motion Detection Design on Finger Bending]</em></strong><em> This study is preliminary research and intended to design a device that coukd detect the finger movement. The first step is to measure the resistance value generated by the sensor flex when the fingers are in a straight and bent position. Resistance can be measured through finger movements, then analysed and intrepretd. Each flex sensor has a different resistance value. The resistance value of the flex sensor will increase when the finger is bent. When the thumb is bent, the sensor produces the least resistance value than the other four fingers. This is because the thumb has a small bend angle compared to the other four fingers. The angle range constraint refers to the limits of ranges of finger motions as a result of hand anatomy. Furthermore, this research is expected to be the basic for developing sing language translator applications for the deaf</em><em>. </em></p> <p>&nbsp;</p> Laura Anastasi Seseragi Lapono, Frederika Rambu Ngana, Bernandus Bernandus, Ari Bangkit Sanjaya Umbu ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/7135 Wed, 27 Apr 2022 00:00:00 +0000 ASSEMBLY SETTING SUHU DAN WAKTU MENGGUNAKAN REMOTE CONTROL PADA INKUBATOR BAKTERI BERBASIS ARDUINO UNO ATMEGA328 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/7137 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><em>Perkembangan teknologi di bidang instrumentasi telah merambah hingga ke dunia kesehatan. Penggunaan aplikasi teknologi instrumentasi telah membuat dunia kesehatan dan laboratorium berkembang pesat, salah satunya adalah penggunaan pesawat inkubator bakteri. Pesawat inkubator bakteri adalah salah satu peralatan laboratorium yang berfungsi untuk mengembang biakkan bakteri dan menyimpan berbagai jenis dengan suhu yang dibutuhkan bakteri seperti amoeba, tujuannnya adalah untuk memudahkan para tenaga yang bersangkutan dalam melakukan pekerjaanya. Dalam merakit alat inkubator bakteri yang berbasis Arduino Uno ATMega328, alat ini dikontrol oleh mikrokontroler ATMega328. Prinsip kerjanya adalah ATMega328 sebagai proses data dan mengubah energi listrik menjadi energi panas. Dengan menambahkan remote control sebagai pensetting suhu agar lebih mudah, Power supply yang digunakan 12V DC dan 5V DC, untuk 12V DC di gunakan sebagai Arduino uno dan 5V DC di gunakan untuk relay driver, buzzer, LCD dan sensor suhu. Assembly Setting Suhu dan waktu menggunakan remote rontrol, pada Inkubator bakteri yang di rancang menggunakan sensor suhu, dengan persentase eror pada suhu paling kecil 0,5% dan paling tinggi 2% dengan tiga kali pengukuran. Untuk perhitungan waktu menggunakan stopwatch dengan persentase error pada waktu sebesar 0% dengan persentase error yang didapatkan maka alat dapat dikatakan bekerja dengan baik untuk menginkubasi suatu bakteri. Keakurasian alat ini masih terdapat kesalahan persentase error tertinggi 2% pada pembacaan suhu dengan menggunakan sensor suhu, kesalahan error ini disebabkan karena sensor yang digunakan memiliki kesealahan pengukuran sebesarr 5% dalam pembacaan suhu sesuai datasheet sensor suhu. </em></p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p><em>&nbsp; </em><em>Technological developments in the field of instrumentation have penetrated into the world of health. The use of instrumentation technology applications has made the world of health and laboratories develop rapidly, one of which is the use of bacterial incubators. Bacterial incubator aircraft is one of the laboratory equipment that functions to breed bacteria and store various types with the required temperature of bacteria such as amoeba, the aim is to facilitate the personnel concerned in doing their work. In assembling a bacterial incubator based on Arduino Uno ATMega328, this tool is controlled by the ATMega328 microcontroller. The working principle is ATMega328 as a data process and converts electrical energy into heat energy. By adding a remote control as a temperature setting to make it easier, the power supply used is 12V DC and 5V DC, for 12V DC it is used as Arduino Uno and 5V DC is used for the relay driver, buzzer, LCD and temperature sensor. Assembly Setting Temperature and time using a remote control, in a bacterial incubator designed using a temperature sensor, the error percentage is at a minimum temperature of 0.5% and a maximum of 2.% with three measurements. For the calculation of time using a stopwatch with a percentage of error at the time of 0,%. With the percentage of errors obtained, the tool can be said to work well for incubating a bacterium. The accuracy of this tool still has the highest error percentage error of 2% in temperature readings using a temperature sensor, this error error is caused because the sensor used has a measurement error of 5% in temperature readings according to the temperature sensor datasheet.</em><em>&nbsp;</em></p> <p>&nbsp;</p> Wirda Wirda, Khairul Fuady, Baihaqqi Baihaqqi ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/7137 Wed, 27 Apr 2022 00:00:00 +0000 ADSORPSI ZAT WARNA NAPHTOL MENGGUNAKAN ADSORBEN KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.) https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/7142 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><em>Penelitian adsorpsi zat warna naphtol menggunakan adsorben kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik adsorben arang aktif kulit buah kakao (Theobroma cacao L.), mengetahui pengaruh pH, waktu kontak dan konsentrasi adsorpsi arang aktif kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) terhadap zat warna naphtol dan mengetahui kapasitas adsorpsi arang aktif kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) terhadap zat warna naphtol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adsorpsi. Hasil yang diperoleh yaitu </em><em>karakteristik dari adsorben arang aktif kulit buah kakao hasil analisis FTIR menunjukan bahwa adsorben&nbsp; kulit buah kakao teraktivasi HCL mengandung gugus fungsi –OH, C-H, CH<sub>2</sub>, C-O dan C=C aromatik, hasil analisis SSA diperoleh luas permukaan sebesar 178,10 m<sup>2</sup>/g, dengan volume pori sebesar 0,16 cc/g dan ukuran pori sebesar 1,80 nm. Kondisi optimum adsorben arang aktif kulit buah&nbsp; kakao terjadi pada pH 4, waktu kontak 90 menit dan konsentrasi 60 ppm. Kapasitas adsorpsi arang aktif kulit buah kakao dalam mengadsorpsi zat warna naphtol adalah sebesar </em><em>5,8651 mg/g. pola isoterm adsorpsi mengikuti isoterm langmuir dengan nilai R<sup>2</sup> sebesar 0,8275 dan energi adsorpsi sebesar 25,627905 KJ/mol.</em></p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p><em>Research on the adsorption of naphtol dyes using cocoa pods (Theobroma cacao L.) as an adsorbent has been carried out. This study aims to determine the characteristics of the adsorbent of activated charcoal cocoa pods (Theobroma cacao L.), determine the effect of pH, contact time and adsorption concentration of activated charcoal cocoa pods (Theobroma cacao L.) on naphtol dyes and determine the adsorption capacity of activated charcoal skins. cocoa pods (Theobroma cacao L.) against naphtol dyes. The method used in this research is adsorption. The results obtained are the characteristics of the activated charcoal adsorbent of cocoa pods. FTIR analysis results show that the adsorbent of activated cocoa pods HCL contains functional groups –OH, CH, CH2, CO and C=C aromatics, the results of SSA analysis obtained a surface area of ​​178.10 m2/g, with a pore volume of 0.16 cc/g and a pore size of 1.80 nm. The optimum condition of activated charcoal adsorbent of cocoa pods occurred at pH 4, contact time of 90 minutes and concentration of 60 ppm. The adsorption capacity of activated charcoal of cocoa pods in adsorption of naphtol dye was 5.8651 mg/g. The adsorption isotherm pattern followed the Langmuir isotherm with an R2 value of 0.8275 and an adsorption energy of 25.627905 KJ/mol.</em></p> Novita Santalia Nika, Imanuel Gauru, Luther Kadang, Theodore Y. K. Lulan ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/7142 Wed, 27 Apr 2022 00:00:00 +0000 SOME RESEARCH MILESTONES WHERE CHEMISTRY AND NUTRITION ARE INEXTRICABLY INTERTWINED https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/7144 <p><strong>Abstract</strong></p> <p><em>History, as always, helps us reflect on our humble beginnings or maybe our golden era. It is an invaluable learning curve for those who learned anything through reflection before doing anything else. This review is an effort to r</em><em>a</em><em>eveal briefly some of the research milestones that lead to the progressive development of the science of nutrition with the support of chemistry. The experiment of Lavoisier on carbon dioxide production in the late eighteen century has set the scene. Chemistry and nutrition, together, have accomplished so much and contributed to human lives. Our improved health and the provision of healthy animal products for human consumption are some examples. Chemistry has assisted nutritionists in better comprehending the mechanisms of actions of nutrients in the prevention and therapy of some diseases besides their metabolic roles and maintenance of body functions in animals and humans. The most recent findings demand a better understanding of cascades of structural changes of nutrients during digestion and assimilation. Personalised nutrient recommendations and precision nutrition will be the future of nutrition science, where chemistry remains its backbone. </em></p> Frans Umbu Datta, Christina Olly Lada ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/7144 Wed, 27 Apr 2022 00:00:00 +0000