KANDUNGAN MINERAL DAN LOGAM BERAT PADA GARAM TRADISIONAL DI DESA HUMUSU WINI DAN DESA OEPUAH, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA

  • Umbu P. L. Dawa(1*)
    Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana
  • Dewi S. Gadi(2)
    Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana
  • Mehia Jemmy Panjukang(3)
    Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana
  • Mada M. Lakapu(4)
    Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana
  • Yunialdi H. Teffu(5)
    Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana
  • (*) Corresponding Author

Abstract

Abstrak- Pengolahan garam di Desa Humusu Wini dan Desa Oepuah Kabupaten Timor Tengah Utara dilaksanakan secara tradisional. Standar pengolahan garam masih sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan mineral (Mg, K, Ca) dan logam berat (Pb dan Cd) pada garam yang diproduksi oleh masyarakat di Desa Humusu Wini dan Desa Oepuah, Kabupaten Timor Tengah Utara. Pengujian sampel mineral (Mg, K, Ca), dan logam berat (Pb dan Cd) dilaksanaka di Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech Bogor oleh tim teknis laboratorium. Hasil penelitian yang diperoleh adalah  magnesium garam masak 723,12 mg/100g garam krosok 497,39 mg/100g, kalium garam masak 277,41 mg/100g garam krosok 231,86 mg/100g, kalsium garam masak 735,79 mg/100g garam krosok 1190,54 mg/100g. Logam berat tidak terdeteksi pada garam masak dan garam krosok.

Kata Kunci : Garam, Magnesium, Kalium, Calsium, Logam Berat.

Downloads

Download data is not yet available.

PlumX Metrics

Published
2023-04-01