ANALISIS KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN MAKROALGA DI PANTAI OENGGAE KABUPATEN ROTE NDAO PADA LOKASI BUDIDAYA RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONI
Abstract
Abstrak: Makroalga merupakan komponen penting ekosistem pesisir yang berperan sebagai produsen primer serta memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis keanekaragaman, kelimpahan, penyebaran, dan dominansi makroalga pada lokasi budidaya Eucheuma cottonii di Pantai Oenggae, Kabupaten Rote Ndao. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik transek kuadran pada tiga stasiun pengamatan. Analisis data meliputi kelimpahan, indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H'), evenness indeks (E), dan indeks dominansi Simpson (D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 12 jenis makroalga yang tergolong ke dalam tiga filum, yaitu Rhodophyta, Chlorophyta, dan Heterokontophyta, dengan total 503 individu. Nilai indeks keanekaragaman berkisar antara 1,36-1,94 yang menunjukkan kategori keanekaragaman sedang. Secara keseluruhan, kawasan budidaya Eucheuma cottonii di Pantai Oenggae masih mendukung keberlangsungan komunitas makroalga yang relatif stabil sehingga berpotensi menunjang pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Makroalga; Keanekaragaman; Kelimpahan; Eucheuma cottonii; Oenggae.
Abstract: Macroalgae are important components of coastal ecosystems that function as primary producers and possess significant ecological and economic values. This study aimed to analyze the diversity, abundance, evenness, and dominance of macroalgae in the Eucheuma cottonii cultivation area at Oenggae Beach, Rote Ndao Regency. The study employed a survey method using the quadrat transect technique at three observation stations. Data analysis included abundance, Shannon-Wiener diversity index (H'), evenness index (E), and Simpson dominance index (D). The results revealed that 12 species of macroalgae belonging to three phyla, namely Rhodophyta, Chlorophyta, and Heterokontophyta, were identified, with a total of 503 individuals. The diversity index ranged from 1.36 to 1.94, indicating a moderate level of diversity. Overall, the Eucheuma cottonii cultivation area at Oenggae Beach still supports a relatively stable macroalgal community and has the potential to contribute to sustainable coastal resource management.
Keywords: Macroalgae; Species Diversity; Abundance; Eucheuma cottonii; Oenggae.
Yunani A. J. Klau(1*)
