ANALISIS SALURAN PEMASARAN KOMODITAS RUMPUT LAUT DI DESA OENGGAE, KECAMATAN PANTAI BARU, KABUPATEN ROTE NDAO

  • Gaudensius Oktaviano Latu(1*)
    Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • Ismawan Tallo(2)
    Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • Lumban Nauli Lumban Toruan(3)
    Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • Yahyah Yahyah(4)
    Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji saluran pemasaran, margin pemasaran, serta tingkat efisiensi pemasaran komoditas rumput laut di Desa Oenggae, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao. Penelitian dilaksanakan pada Juli hingga Agustus 2025 dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penentuan responden dilakukan melalui teknik sampel jenuh yang melibatkan seluruh populasi, yaitu 19 responden yang terdiri atas 17 petani rumput laut dan 2 pengepul. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner serta observasi langsung di lokasi penelitian. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pola saluran pemasaran, sedangkan analisis kuantitatif digunakan untuk menghitung margin dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua pola saluran pemasaran. Saluran I melibatkan petani, pengepul, dan perusahaan/eksportir, sedangkan Saluran II terdiri atas petani, pengepul, dan pedagang besar. Margin pemasaran yang diperoleh pada Saluran I sebesar Rp.3.500/kg, sedangkan pada Saluran II mencapai Rp.4.000/kg. Tingkat efisiensi pemasaran pada petani masing-masing sebesar 2,8% untuk Saluran I dan 2,5% untuk Saluran II. Pada tingkat pengepul, nilai efisiensi pemasaran tercatat sebesar 17,69% pada Saluran I dan 16,25% pada Saluran II. Berdasarkan kriteria efisiensi pemasaran yang digunakan, kedua saluran pemasaran tersebut termasuk dalam kategori efisien.

Kata kunci: rumput laut, saluran pemasaran, margin pemasaran, efisiensi pemasaran.

 

Abstract: This study aimed to examine the marketing channels, marketing margins, and marketing efficiency of seaweed in Oenggae Village, Pantai Baru District, Rote Ndao Regency. The research was conducted from July to August 2025 using a quantitative descriptive approach. Respondents were selected through a saturated sampling technique, involving all members of the study population, consisting of 17 seaweed farmers and 2 collectors, for a total of 19 respondents. Primary data were obtained through structured questionnaire interviews and direct field observations. Descriptive analysis was applied to identify the existing marketing channels, while quantitative analysis was employed to determine the marketing margins and marketing efficiency. The findings indicated that two marketing channels were identified. Channel I involved farmers, collectors, and companies/exporters, whereas Channel II consisted of farmers, collectors, and wholesalers. The marketing margin was Rp.3.500/kg in Channel I and Rp.4.000/kg in Channel II. At the farmer level, the marketing efficiency values were 2.8% and 2.5% for Channels I and II, respectively. At the collector level, the corresponding efficiency values were 17.69% for Channel I and 16.25% for Channel II. According to the established marketing efficiency criteria, both marketing channels were categorized as efficient.

Keywords: seaweed, marketing channels, marketing margins, marketing efficiency.

Downloads

Download data is not yet available.

PlumX Metrics

Published
2026-10-10