KAJIAN KOMPOSISI DAN KEPADATAN JENIS SAMPAH LAUT PADA KAWASAN EKOWISATA MANGROVE, DI KELURAHAN OESAPA BARAT, KOTA KUPANG

  • Chezya Brygita Salestin Universitas Nusa Cendana
  • Lady Cindy Soewarlan Universitas Nusa Cendana
  • Chaterina Agusta Paulus Universitas Nusa Cendana

Abstract

Abstrak - Ekowisata mangrove merupakan objek wisata yang berwawasan lingkungan dimana wisata tersebut mengutamakan aspek keindahan yang alami tanpa merusak ekosistem tersebut. Hutan mangrove cukup tahan terhadap berbagai gangguan dan tekanan lingkungan, namun sangat peka terhadap pengendapan atau sedimentasi, juga beragam aktivitas lain seperti pembuangan limbah dan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran jenis sampah laut dan kepadatan jenis sampah pada Kawasan Ekowisata Mangrove di Pesisir Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. Metode yang digunakan yaitu studi literatur, observasi yang terdiri dari pendekatan kualitatif dan kuantitatif dan sampling. Wilayah sampling diukur dengan cara menarik garis tegak lurus/vertikal terhadap garis pantai. Terdapat 5 transek pengamatan dengan jarak satu transek dengan yang lain 100 m, setiap transek terdiri dari 5 plot pengamatan dan jarak antar satu plot pengamatan dengan plot yang lain yaitu 10 m. Ukuran plot pengamatan yaitu 10 m x 10 m dengan jumlah total plot pengamatan sebanyak 25. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata komposisi jenis dan total kepadatan sampah plastik didominasi oleh sampah plastik dengan nilai 92,323% dengan total kepadatan sebesar 9,622 jenis/m2, sisanya ditemukan jenis kain, plastik berbusa, gelas dan keramik, logam, kertas dan karton, karet, kayu, dan jenis sampah lainnya.

Kata Kunci: Sebaran Jenis dan Kepadatan, Sampah Plastik, Kawasan Ekowisata

 

Abstract - Mangrove ecotourism is an environmentally friendly tourism object where the tourism prioritizes aspects of the natural beauty of the mangrove forest without having to damage the ecosystem. Mangrove forests are quite resistant to various environmental disturbances and pressures, but are very sensitive to deposition or sedimentation, other activities such as disposal of waste and garbage that causes sedimentation and also results in the death of mangroves. This study aims to determine the distribution of marine debris and the density of debris types in the Mangrove Ecotourism Area on the Coast of Oesapa Barat Subdistrict, Kupang City. The method used is literature study, observation consisting of qualitative and quantitative approaches, and sampling. The sampling area is measured by drawing a line perpendicular to the shoreline. There are 5 observation transects with a distance of 100 m from one transect to another, each transect consists of 5 observation plots, and the distance between one observation plot and another is 10 m. The size of the observation plot is 10 m x 10 m with a total of 25 observation plots. The results showed that the average value of the composition of types and total density of plastic waste was dominated by plastic waste with a value of 92.323% with a total density of 9.622 types/m2, the rest found types of cloth, foamed plastic, glass and ceramics, metal, paper and cardboard, rubber, wood, and other types of waste.

Keywords : Distribution of Species and Density, Plastic Waste, Ecotourism Area

 

Published
2021-10-25