EFEKTIFITAS PENGGUNAAN UMPAN HIDUP JENIS TEMBANG (Sardinella fimbriata) PADA PENANGKAPAN IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DENGAN POLE AND LINE DI FLORES TIMUR, NUSA TENGGARA TIMUR

  • Sugiono . Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang
  • Irandha C. M. Siahaan Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang
  • Pieter Amalo Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Abstract

Abstrak - Umpan hidup merupakan istilah untuk umpan yang dalam kedaan hidup dan digunakan untuk menangkap Cakalang (Katsuwonus pelamis) menggunakan alat tangkap jenis Pole and Line (Huhate). Cakalang termasuk jenis ikan perenang cepat dengan salah satu ciri khas sebagai pemangsa yang rakus, dan dikenal sebagai ikan migrasi (migratory fish) dengan daerah penyebaran yang sangat luas meliputi daerah tropis dan sub tropis diantaranya di Perairan Laut Flores. Dikenal sebagai ikan yang membentuk gerombolan dan perenang cepat dan melawan arus serta mencari makan berdasarkan penglihatan. Cakalang sangat menyukai mangsanya yang masih dalam keadaan hidup, dan usaha penangkapan cakalang sangat bergantung dengan penyediaan umpan hidup. Umpan hidup yang sering digunakan dalam operasi penangkapan cakalang ini antara lain Lure (Stolephorus indicus), Rambeng (Stolephorus devisi), Tembang (Sardinella fimbriata) dan Layang (Decapterus ruselli) Umpan hidup dapat diperoleh dari nelayan bagan apung dan tancap di sekitar Teluk Flores. Dalam Penelitian pengamatan yang dilakukan terhadap 2(dua) jenis umpan hidup yakni Tembang (Sardinella fimbriata) dan Layang (Decapterus ruselli) yang digunakan, menunjukkan bahwa tidak terdapat pebedaan signifikan dari sisi daya tariknya bagi cakalang, tetapi jumlah besaran umpan yang digunakan saat operasi penangkapan sangat erat kaitannya dengan perolehan hasil tangkapan Cakalang.

Kata Kunci : Cakalang, Umpan Hidup, Pole and Line

 

Abstract - Live bait is the term for live bait and is used to catch Skipjack (Katsuwonus pelamis) using Pole and Line (Huhate) fishing gear. Skipjack tuna is a type of fast swimming fish with one characteristic of being a voracious predator, anccd is known as a fish (migratory fish) with a very wide distribution area including tropical and sub-tropical areas, including in the Flores Sea. Known as fish that form swarms and are fast swimmers and fight the current and forage by sight. Skipjack tuna really like their prey that is still alive, and the business of catching skipjack tuna is very dependent on live bait. Live bait that is often used in skipjack fishing operations includes Lure (Stolephorus indicus), Rambeng (Stolephorus devisi), Tembang (Sardinella fimbriata) and Layang (Decapterus ruselli) Live bait can be obtained from floating chart fishermen and sticking around the Gulf of Flores. In the research, observations conducted on 2 (two) types of live bait namely Tembang (Sardinella fimbriata) and Layang (Decapterus ruselli) were used, showing that there was no significant difference in terms of their attractiveness to skipjack tuna, but the amount of bait used during fishing operations was very high. closely related to the acquisition of the catch.

Keywords : Skipjack, Live Bait, Pole and Line

Published
2021-10-25