Perancangan Rumah Retret di Kota Lewoleba dengan Pendekatan Biophilic Architecture
Main Article Content
Abstract
Kabupaten Lembata memiliki populasi umat Katolik yang dominan, namun Kota Lewoleba sebagai pusat aktivitas belum memiliki fasilitas rumah retret memadai untuk mendukung ketenangan spiritual. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah rumah retret di Lewoleba dengan pendekatan arsitektur biofilik guna menciptakan ruang restoratif yang menghubungkan manusia dengan alam. Penelitian ini menggunakan teknik survei lapangan di Agrowisata Ema Pia dan studi literatur untuk mengintegrasikan pola desain dengan kondisi tapak. Hasil desain diuraikan dalam tiga konsep utama biofilik: Pertama, Nature in the Space diterapkan melalui koneksi visual langsung dengan lanskap hutan melalui jendela kaca masif, penggunaan ventilasi silang (cross ventilation) untuk kenyamanan termal alami, serta pengadaan elemen air berupa kolam di sekeliling ruang meditasi untuk menciptakan efek suara gemericik yang menenangkan. Kedua, Nature Analogues diwujudkan melalui penggunaan material alami yang dominan seperti bata ekspos, kayu, dan kolom bambu, serta penerapan bentuk biomorfik berupa pola daun pada jalur pedestrian dan batu roster berpola pada aula utama guna menghadirkan tekstur organik ke dalam bangunan. Ketiga, Nature of the Space diterapkan melalui penataan massa bangunan yang terpisah secara linear untuk memberikan pandangan luas tanpa hambatan (prospect) ke arah alam terbuka, serta penyediaan ruang-ruang meditasi yang diletakkan di area hening tapak sebagai zona perlindungan (refuge) yang privat. Integrasi elemen-elemen biofilik ini menghasilkan sebuah lingkungan binaan yang mampu menghadirkan suasana hening dan terhubung dengan alam, yang secara efektif berfungsi sebagai sarana restorasi psikologis sekaligus mendukung kedalaman proses pembinaan spiritual bagi para peserta retret di Kota Lewoleba.
Kata Kunci: Perancangan, Rumah Retret, Biophilic Architecture
Downloads
Article Details
This license enables reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, so long as attribution is given to the creator. The license allows for commercial use