Evaluasi Beban Penyejukan pada Ruang Perkuliahan dengan Metode Keseimbangan Termal (Studi Kasus Ruang Perkuliahan Prodi Arsitektur Undana)

Isi Artikel Utama

Marianus Bahantwelu
Imanuel N. Mbake

Abstrak

Di tengah kondisi lingkungan eksternal yang tidak lagi nyaman secara termal, penggunaan AC di dalam ruangan sudah menjadi suatu kebutuhan yang utama. Masalah utama penggunaan AC adalah boros energi; yang mana hal ini jika tidak diperhatikan sejak awal, maka akan sangat berpengaruh terhadap beban penyejukan. Termasuk dalam proses perkuliahan,  agar berjalan dengan lancar maka dibutuhkan ruang yang nyaman secara termal. Penelitian ini dilakukan di Gedung perkuliahan Program Studi Arsitektur Universitas Nusa Cendana dengan metode matematis, keseimbangan termal. Objek penelitian adalah ruang perkuliahan berukuran 14 x 7 m2 yang berada di lantai 2. Pada ruangan ini sudah terdapat AC tipe split sebanyak 8 buah (kapasitas penyejukan @ 5,57 kw-18000 Btu/h). Suhu ruang luar sebesar 33 0C. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap penggunaan AC pada objek penelitian guna mencapai efisiensi energi gedung tanpa mengorbankan kenyamanan penggunanya. Hasil dari penelitian ini didapatkan total beban penyejukan yang dibutuhkan untuk menurunkan suhu ke 22 0C adalah sebesar 13.729,831 W atau 13,73 kw. Jika memakai AC dengan model yang sama dengan eksisting (kapasitas pendingin 5,57 kw dan daya listrik 1,59 kw) maka jumlah AC yang dibutuhkan adalah 2 buah. Dengan tarif dasar listrik sebesar Rp. 1444,70 maka biaya yang dikeluarkan oleh 2 AC tersebut dalam sejam adalah sebesar Rp. 4.594. Bandingkan dengan kondisi eksisting yang biayanya dalam sejam adalah Rp. 18.376. Potensi penghematan yang didapatkan adalah sebesar Rp.13.782 dalam sejam.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles
##submission.authorBiographies##

##submission.authorWithAffiliation##

Program Studi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana

##submission.authorWithAffiliation##

Program Studi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana