LITERASI BACA TULIS: JEMBATAN MENUJU MASA DEPAN GEMILANG BAGI SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract
Literasi baca tulis merupakan kompetensi fundamental yang menentukan kualitas sumber daya manusia masa depan. Namun, data PIRLS 2021 menunjukkan siswa SD Indonesia masih berada pada level rendah dalam pemahaman membaca, menduduki peringkat ke-45 dari 57 negara peserta. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep literasi baca tulis, implementasinya di jenjang SD, faktor-faktor yang berkontribusi, serta strategi efektif untuk meningkatkannya. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji 20 sumber nasional dan internasional relevan terbitan 2018–2023 secara sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi baca tulis mencakup kontinum dimensi kognitif, linguistik, dan metakognitif yang saling berkaitan. Rendahnya capaian literasi utamanya disebabkan minimnya kebiasaan membaca di rumah, keterbatasan akses bahan bacaan, dan lemahnya instruksi membaca oleh guru kelas. Strategi seperti pendekatan Whole Language, Gerakan Literasi Sekolah (GLS), dan membaca dialogis terbukti efektif meningkatkan kompetensi literasi siswa. Kajian ini berkontribusi memberikan kerangka praktis bagi guru kelas dan kepala sekolah dalam merancang program literasi berbasis bukti.
Marlin Muni Manu(1*)



