MODEL INDEKS TERPADU PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Abstract
<p style="text-align:justify;">
Penelitian ini bertujuan mengembangkan model indeks terpadu pencemaran lingkungan yang mengintegrasikan kualitas air, udara, dan tanah dalam satu kerangka evaluasi kuantitatif yang sederhana dan aplikatif. Studi dilakukan di bengkel Program Studi Pendidikan Teknik Mesin dengan karakteristik aktivitas berupa pengelasan, pengoperasian mesin, dan interaksi dengan lingkungan eksternal. Data diperoleh dari tiga titik sampling yang mewakili area aktivitas utama, kemudian dianalisis menggunakan metode normalisasi terhadap baku mutu dan perhitungan indeks berbasis rata-rata aritmatika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks kualitas lingkungan secara keseluruhan sebesar 1,24 yang dikategorikan sebagai tercemar ringan. Secara parsial, media udara memiliki nilai indeks tertinggi (1,89) dengan kategori tercemar sedang, sedangkan media air (0,95) dan tanah (0,88) berada dalam kondisi relatif baik. Temuan ini menunjukkan bahwa pencemaran lingkungan di bengkel didominasi oleh faktor udara akibat aktivitas pengelasan dalam ruang tertutup, emisi kendaraan, dan pengaruh lalu lintas. Model yang dikembangkan terbukti mampu menyederhanakan evaluasi multi-parameter menjadi indikator komposit yang mudah diinterpretasikan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metode evaluasi pencemaran lingkungan yang sederhana dan relevan untuk pendidikan vokasi teknik mesin
</p>
Damianus Manesi(1*)