Penerapan Model Pembelajaran Inovatif Open Inquiry Dalam Challenge-Based Learning Bagi Guru dan Siswa untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa

  • Frans F. Goe Ray(1)
    Universitas Nusa Cendana
  • Renold Harse Modok(2)
    Universitas Nusa Cendana
  • Gunadi Tjahjono(3)
    Universitas Nusa Cendana
  • Tetty Setiawaty(4)
    Universitas Nusa Cendana
  • Louis Ferdinand Boesday(5)
    Universitas Nusa Cendana
  • Nur Hijriah Zubaedah Narang(6)
    Universitas Nusa Cendana
  • Risal Mantofani Arpin(7)
    Universitas Nusa Cendana
  • Abdi Kurniawan Radja(8*)
    Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author

Abstract

Keterampilan Berpikir Kritis (KPK) siswa di Indonesia masih rendah akibat keterbatasan guru dalam menerapkan model pembelajaran mandiri seperti Inkuiri Terbuka (OI). Tujuan program Pengabdian
kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan KPK siswa dan kompetensi pedagogis guru melalui pelatihan integrasi model Open Inquiry dalam kerangka Challenge-Based Learning (OI-CBL). Metode
pelaksanaan menggunakan pendekatan hybrid workshop dan coaching intensif selama 4 minggu dengan
melibatkan 25 guru dan 25 siswa kelas V SD Inpres Nunbaun Sabu sebagai sasaran. Evaluasi dilakukan
menggunakan instrumen tes uraian terstruktur untuk KPK siswa serta rubrik penilaian dokumen RPP/Modul Ajar untuk guru. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan rata-rata KPK siswa sebesar 25,85%, dengan capaian tertinggi pada indikator mengevaluasi solusi (30,2%). Sementara itu, kompetensi guru dalam menyusun perangkat ajar meningkat sebesar 30 poin, mengubah kualifikasi dari kategori Kurang menjadi Baik. Kesimpulan dari program ini adalah kerangka CBL efektif memberikan struktur bagi model OI sehingga mampu mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis siswa secara terarah. Pembentukan Professional Learning Community (PLC) direkomendasikan untuk menjaga keberlanjutan model ini.

Downloads

Download data is not yet available.

PlumX Metrics

Published
2026-05-30