Keanekaragaman Jenis Burung Dilindungi pada Kawasan Cagar Alam Mutis Timau Provinsi Nusa Tenggara Timur

  • Adityo Umbu Djaga Ladu Tanggu(1*)
    Program Studi Kehutanan Universitas Nusa Cendana
  • Maria M. E. Purnama(2)
    Program Studi Kehutanan Universitas Nusa Cendana
  • Norman P. L. B. Riwu Kaho(3)
    Program Studi Kehutanan Universitas Nusa Cendana
  • Muhamad Soimin(4)
    Program Studi Kehutanan Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Kata Kunci: Burung Dilindungi, Status Konservasi Burung

Abstrak

Burung merupakan salah satu komponen ekosistem yang memiliki peran penting. Dikarenakan secara ekologis burung memiliki peranan untuk penyebar biji, membantu penyerbukan tanaman serta sebagai salah satu bio-indikator atau komponen pendukung bagi kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis burung yang masuk kedalam daftar jenis burung di lindungi berdasarkan berdasarkan permen LHK No.P.106/2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kombinasi antara metode titik hitung (poin count) dan metode transek (jalur). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis shannon-wiener yaitu untuk menghitung Keanekaragaman jenis.

Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 63 jenis burung yang di temukan terdapat 7 jenis burung yang masuk kedalam dartar jenis dilindungi berdasarkan permen LHK No.P.106/2018 dan Berdasarkan status konservasi IUCN, Indeks keanekaragaman jenis burung tergolong tinggi. Hasil perhitungan menunjukan nilai (H’=3,498). Seiring berjalannya waktu, keanekaragaman jenis burung di kawasan cagar Alam Mutis Timau akan mengalami penurunan atau kenaikan sesuai dengan ketahanan adaptasi satwa burung pada  perubahan kondisi habitat akibat perubahan iklim yang signifikan atau persaingan dengan satwa liar lain.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

PlumX Metrics

Diterbitkan
2024-12-16
Bagian
Articles