Analisis Nilai Tambah Produk Ternak Babi Di Kota Ende
Value-Added Analysis Of Pig Products In Ende Town
Abstract
ABSTRAKPeningkatan produksi daging babi di Kota Ende berkaitan erat dengan adanya usaha ternak babi di tingkat petani dan usaha penjualan daging babi. Keberadaan usaha ini menyebabkan terjadinya peningkatan nilai tambah terhadap komoditas ternak babi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya nilai tambah produk ternak babi dan besarnya pendapatan jagal dan peternak babi di Kota Ende. Metode penelitian ini adalah survei. Metode penentuan contoh ditentukan melalui dua tahap. Pada tahap awal, jagal contoh dipilih menggunakan metode purposif. Kemudian tahap ke dua penentuan peternak contoh dilakukan secara snowball sampling dengan cara melakukan wawancara awal dengan para jagal dan selanjutnya berdasarkan informasi dari para jagal ditentukan peternak contoh. Data primer dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi lapangan. Sumber data utamanya adalah peternak dan pedagang, dengan kuesioner yang telah dirancang sebelumnya sebagai panduan.Sementara itu data sekunder diperoleh dari laporan-laporan instasi terkait serta hasil-hasil penelitian maupun referensi lainnya. Metode analisis data yang diterapkan meliputi analisis pendapatan dan analisis nilai tambah. Penerapan analisis nilai tambah mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh Hayami. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai tambah ternak babi menjadi daging segar sebesar Rp 26.104/kg dengan jumlah keuntungan sebesar Rp 22.312,22/kg. rata-rata pendapatan jagal sebesar Rp263.344.967 dan rata-rata pendapatan peternak sebesar Rp15.929.137/peternak/tahun. dan. Kesimpulan Usaha pemotongan ternak babi di Kota Ende telah mampu meningkatkan nilai tambah ternak babi menjadi daging segar dan menghasilkan pendapatan bagi peternak dan jagal babi di Kota Ende.
Maria Febrianti Jelehot(1*)











