Kualitas Fisik Dan Organoleptik Sui Wu’u Daging Sapi Dengan Penggunaan Bambu Yang Berbeda
Dalam Jenis Bambu Berbeda Physical and Organoleptic Quality of Sui Wu'u Beef Using Different Types of Bamboo
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik sekaligus karakteristik organoleptik sui wu’u daging sapi disimpan dalam wadah yang berbeda selama 1 bulan. Metode yang diterapkan yakni RAL yang digunakan dengan tiga perlakuan yaitu P1 Denrocalamus asper (bambu betung), P2 Schizostachyum brachycladum (bambu talang), P3 Gigantochloa pseudoarundinacea (bambu gombong) dan 4 ulangan. Parameter yang ditinjau meliputi kekerasan, corak, bau, rasa, tekstur, serta tingkat kesukaan. Temuan penelitian menunjukan bahwa warna yang dihasilkan P1 dan P2, agak merah kecoklatan, dan P3, cukup merah kecoklatan. Sedangkan pada tekstur P1, tidak padat, P2, agak padat, dan P3, cukup padat. Tingkat kesukaan yang dihasilkan P1, P2, dan P3 agak disukai oleh penelis. Disimpulkan bahwa penggunaan jenis bambu yang berbeda memberikan pengaruh terhadap karakteristik organoleptik berdasarkan indikator warna, tekstur, dan tingkat kesukaan. Warna serta tekstur yang baik dihasilkan dari bambu gombong (P3) karena memiliki diameter bambu yang kecil dan tipis sehingga ruang fementasi menjadi lebih tertutup dan stabil. Ketiga jenis bambu menghasilkan sui wu’u daging sapi dengan tingkat kesukaan yang relatif setara dan tergolong agak disukai oleh penelis. Penggunaan jenis bambu yang berbeda tidak menunjukan pengaruh terhadap tingkat kekerasan sui wu’u daging sapi, namun cenderung tingkat kekerasan lebih tinggi yang menggunakan bambu talang.
Robertha Seran(1*)











