Produksi Sapi Bali Yang Diberi Pakan Komplit Pola Peternak Dan Silase Campuran Rumput Kume (Shorgum plumosum) - Clitoria ternatea
Production Of Bali Cattle Provided Complete Feed On Farm Pattern Feed And Mixed Silage Grass Kume Shorgum plumosum- Clitoria ternatea
Abstract
This research was conducted in Oeletsala Village, Taebenu District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province.
The time used in this study was 4 months starting from April to July 2020. The purpose of this study was to.determine
the effect of feeding.complete with feed based on farmer pattern and.kume grass mix silage,(Shorgum plumosum var.
Timorense) - legume Clitoria ternatea. with a different balanceon daily weight gain, conversion and efficiency of the
use of rations for fattening male Bali cattle. This study used 4 male Bali cattle aged 1-1.5 years in the body weight
range of 110-115 kg with an average of 112.88 kg and a coefficient of variation of 4.22%. The method used is an
experimental method using the Latin Square Design (RBSL) with 4 treatments and 4 periods as replications. The
treatments in this study were P0 ; Farmer pattern feed (Control), P1 ; Farmers patternfeed 60%+grass-legume silage
30%+concentrate 10%, P2 ; Farmer's pattern feed 50% + legume-grass silage 40% + 10% concentrate, P3 ; Farmers'
pattern feed 40% + legume-grass silage 50% + 10% concentrate. The information obtained was examined using
Analysis of Differences (ANOVA). Analysis showed that the treatment had a significant effect of p<0.05 on daily
weight gain, and had no significant effect of p>0.05 on the ration conversion and ration efficiency of fattening male
Bali cattle. The conclusion of this study is that the provision of complete feed based on breeder pattern feed and silage
mixture of kume-legume grass Clitoria ternatea with different proportions has an impact on increasing body weight
gain of bali cattle from day to day fattening males compared to control treatment, while the conversion parameters
ration and efficiency of ration use did not show any effect between treatments.
Penelitiantelah dilaksanakan di Desa Oeletsala Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara
Timur. Waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4 bulan yang dimulai bulan April sampai Juli 2020.Tujuan
penelitian ini untuk.mengetahui pengaruh pemberian pakan.komplit berbahan dasar pakan pola peternak silase
campuran rumput kume,(Sorghum plummosumvar’Timorense) - legume Clitoria ternatea. dengan imbangan yang
berbedaterhadap pertambahan berat badan harian, konversi dan efisiensi pemanfaatan ransum terhadap sapi bali,jantan
penggemukan.Penelitian dengan menggunakan 4 ternak sapi bali jantan berumur 1-1,5 tahun pada kisaran berat badan
110-115 kg dengan rataan 112,88 kg dan koefisien variasi 4,22%. Metode yang digunakan adalah metode percobaan
menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Adapun
perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 ; Pakan pola peternak (Kontrol), P1 ; Pakan pola peternak 60%+silase rumputlegum
30%+konsentrat
10%,
P2
;
Pakan
pola
peternak
50%+silase
rumput-legum
40%+konsentrat
10%,
P3
;
Pakan
pola
peternak 40%+silase rumput-legum 50%+konsentrat 10%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan
Analisis of Variance (ANOVA). menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan
berat badan harian, dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konversi ransum dan efisiensi penggunaan ransum
sapi Bali jantan penggemukan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, pemberian pakan komplit berbahan dasar pakan
pola peternak dan silase campuran rumput kume-legum Clitoria ternatea dengan imbangan yang berbeda memberikan
dampak pada peningkatan pertambahan berat badan sapi bali jantan penggemukan harian dibandingkan perlakuan
kontrol, sedangkan pada parameter konversi ransum dan efisiensi penggunaan ransum tidak menunjukkan adanya
pengaruh diantara perlakuan
Mario D. Mali(1*)











