Pengaruh Substansi Bahan Sumber Energi dalam Pakan Konsentrat dengan Tepung Kulit Pisang Hasil Fermentasi terhadap Perubahan Kandungan BETN, Energi dan TDN
The Effect of Energy Source Substances in Concentrated Feed with Fermented Banana Peel Flour on Changes in BETN, Energy and TDN Content
Abstract
This study aimed to investigate the impact of replacing energy source elements in concentrate feed with fermented banana peel flour on changes in BETN, Energy, and TDN content. The study used an experimental approach using a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The treatments consist of four groups: P0, which is a concentrate without TKPF and serves as the control; P1, which is a concentrate with 10% TKPF replaced for ground corn; P2, which is a concentrate with 20% TKPF substituted for ground corn; and P3, which is a concentrate with 30% TKPF substituted for ground corn. The research findings indicate that the average BETN content (%) for P0 is 55.05 ± 0.03, for P1 is 58.55 ± 1.17, for P2 is 45.56 ± 0.58, and for P3 is 50.15 ± 0.08. Similarly, the average energy content (kcal) for P0 is 3682.12 ± 20.52, for P1 is 3730.63 ± 9.75, for P2 is 3688.10 ± 12.21, and for P3 is 3614.90 ± 30.00. Additionally, the average TDN content (%) for P0 is 11.21 ± 0.94, for P1 is 10.83 ± 0.32, for P2 is 12.28 ± 1.99, and for P3 is 13.83 ± 1.32. The analysis of variance revealed that the treatment had a very significant impact (P<0.01) on the energy content, whereas it had an insignificant impact (P>0.05) on the BETN and TDN content. The findings of this study indicate that substituting energy source feed with fermented banana peel flour at various levels in the concentrate feed mixture yields equivalent results in terms of BETN, energy, and TDN content. Furthermore, complete substitution of energy source feed with fermented banana peel flour is also feasible. The inclusion of a 30% percentage of energy source feed in the concentrate feed combination leads to a reduction in the overall energy content.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian unsur sumber energi pada pakan konsentrat dengan tepung kulit pisang fermentasi terhadap perubahan kandungan BETN, Energi, dan TDN. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari empat kelompok: P0, yaitu konsentrat tanpa TKPF dan berfungsi sebagai kontrol; P1 yaitu konsentrat dengan TKPF 10% diganti dengan jagung giling; P2 yaitu konsentrat dengan TKPF 20% yang disubstitusi jagung giling; dan P3 yaitu konsentrat dengan TKPF 30% yang disubstitusi jagung giling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kandungan BETN (%) pada P0 sebesar 55,05 ± 0,03, P1 sebesar 58,55 ± 1,17, P2 sebesar 45,56 ± 0,58, dan P3 sebesar 50,15 ± 0,08. Demikian pula rata-rata kandungan energi (kkal) pada P0 sebesar 3682,12 ± 20,52, P1 sebesar 3730,63 ± 9,75, P2 sebesar 3688,10 ± 12,21, dan P3 sebesar 3614,90 ± 30,00. Rata-rata kandungan TDN (%) P0 sebesar 11,21±0,94, P1 10,83±0,32, P2 12,28±1,99, dan P3 13,83±1,32. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan mempunyai pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan energi, sedangkan perlakuan memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kandungan BETN dan TDN. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggantian pakan sumber energi dengan tepung kulit pisang yang difermentasi pada berbagai kadar dalam campuran pakan konsentrat memberikan hasil yang setara dalam hal kandungan BETN, energi, dan TDN. Selain itu, substitusi lengkap pakan sumber energi dengan tepung kulit pisang yang difermentasi juga dapat dilakukan. Dimasukkannya persentase pakan sumber energi sebesar 30% pada kombinasi pakan konsentrat menyebabkan penurunan kandungan energi secara keseluruhan.
Stivanni Ledia Lumboris(1*)











