Stretegi Pengembangan Usaha Ternak Ayam Petelur Di Kecamatan Titehena Kabupaten Flores Timur

Strategy For Developing Egg-Laying Chicken Farming Business In Titehena Sub- District Flores Timur Regency

  • Klemens Maleno Buan(1*)
    Universitas Nusa Cendana
  • Maria Yasinta Luruk(2)
    Universitas Nusa Cendana
  • Maria Krova(3)
    Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Keywords: case study, laying hens, feasibility analysis, development strategy, aggressive strategy

Abstract

A study was conducted with the aim of determining the business development strategy and business feasibility of a laying hen farming business. This study was conducted at Sang SuryanAyami Company located in Kobasoma Village, Titehena District, East Flores Regency, which is a case study. The data analysis method used was SWOT analysis and business feasibility analysis. The results of the SWOT analysis showed that the development of laying hen farming in Titehena District can use strengths to take advantage of opportunities. This strategy can be categorized as an aggressive strategy that uses internal strengths to take advantage of external opportunities. SWOT analysis was used to determine the strategy for developing a laying hen business at CV Sang Surya Ayami Company, namely the best possible marketing planning, improve the quality of egg production as best as possible, determining the right sales strategy, and improving its performance again. The results of the business feasibility analysis showed that the feasibility of a laying hen farming business with R/C obtained a value of 2.55 where R/C was greater than one. This indicates that the laying hen farming business at CV Sang Surya Ayami Company is declared feasible. The BEP value of the unit is 142,525 board and the BEP Rupiah value is Rp8,551,472,929.

Penelitian bertujuan untuk menganalisis besarnya pendapatan peternak, mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi dan mengetahui strategi meningkatkan pendapatan. Metode yang digunakan survei studi
kasus dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk
memperoleh data primer dan sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil analisis
menunjukkan bahwa usaha ternak babi di Kecamatan Sulamu telah memberikan rata-rata pendapatan
sebesar Rp21.720.708,33/tahun, terdiri atas pendapatan tunai sebesar Rp7.807.748,61 (36,26%) dan
pendapatan non tunai sebesar Rp13.720.708,33 (63,73%). Faktor yang berpengaruh nyata terhadap
pendapatan peternak adalah jumlah kepemilikan ternak babi, jumlah ternak dijual dan harga jual ternak
babi, sedangkan faktor biaya produksi berpengaruh tidak nyata terhadap pendapatan. Pengembangan
usaha ternak babi di Kecamatan Sulamu berada pada strategi agresif. Strategi agresif yang
direkomendasikan untuk meningkatkan pendapatan peternak babi di Kecamatan Sulamu adalah strategi
meningkatkan kapasitas produksi, strategi memperluas jaringan pemasaran, strategi memanfaatkan
limbah peternakan, strategi meningkatkan akses informasi dan teknologi, strategi meningkatkan
penerapan biosecurity untuk menekan penyakit dan strategi, bekerja sama dengan pemerintah untuk
pengadaan sarana prasarana, meningkatkan manajemen usaha dengan memperhatikan aspek
pemeliharaan dan kesehatan untuk meningkatkan nilai jual.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Klemens Maleno Buan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Maria Yasinta Luruk, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Maria Krova, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

PlumX Metrics

Published
2026-09-12
How to Cite
Buan, K., Luruk, M., & Krova, M. (2026). Stretegi Pengembangan Usaha Ternak Ayam Petelur Di Kecamatan Titehena Kabupaten Flores Timur. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 8(2), 346 -. https://doi.org/10.35508/jplk.v8i2.27412
Section
Articles