Pengaruh Lama Pengasapan Menggunakan Kayu Cemara Gunung ( Casuarinaceae junghuhniana) terhadap Kolesterol, Oksidasi Lemak, Total Bakteri Se’i Daging Babi
The Effect of Smoking Time Using Mountain Pine Wood (Casuarinaceae junghuhniana) on Cholesterol, Fat Oxidation, Total Bacteria in Pork Se'i
Abstract
The purpose of this study was to determine the impact of the duration of Se'i pork smoking using spruce wood on the quality of pork chemical attributes. With four different treatments and three different replications, this research approach used a Completely Randomized Design (CRD). P1 is thirty minutes, P2 is forty minutes, P3 is fifty minutes, and P4 is sixty minutes. This is the duration of the smoking session. A statistical technique known as analysis of variance (ANOVA) was used to examine the variables assessed in this study. These variables include cholesterol, fat oxidation, and total bacteria of Se'i pork. In each treatment, the findings showed that the smoking time of Se'i pork had a significant impact (P>0.05) on cholesterol levels and fat oxidation levels. However, it did not have a significant impact (P>0.05) on total bacteria. Thus, it can be concluded that increasing the smoking time using mountain pine wood (Casuarinaceae junghuhniana) with a duration of up to 60 minutes in making pork Se'i shows a decrease in cholesterol and peroxide values, while the effect of smoking time does not change the TPC value.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan dampak dari lamanya waktu pengasapan Se'i babi menggunakan kayu cemara terhadap kualitas atribut kimia babi. Dengan empat perlakuan berbeda dan tiga kali ulangan berbeda, pendekatan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). P1 adalah tiga puluh menit, P2 adalah empat puluh menit, P3 adalah lima puluh menit, dan P4 adalah enam puluh menit. Ini adalah durasi sesi pengasapan. Teknik statistik yang dikenal sebagai analisis varians (ANOVA) digunakan untuk memeriksa variabel-variabel yang dinilai dalam penelitian ini. Variabel-variabel ini meliputi kolesterol, oksidasi lemak, dan total bakteri Se'i babi. Pada masing-masing perlakuan, temuan menunjukkan bahwa waktu pengasapan Se'i babi memiliki dampak yang signifikan (P>0,05) terhadap kadar kolesterol dan tingkat oksidasi lemak. Namun, tidak memiliki dampak yang signifikan (P>0,05) terhadap total bakteri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Peningkatan lama pengasapan menggunakan kayu cemara gunung (Casuarinaceae junghuhniana) dengan durasi waktu hingga 60 menit dalam pembuatan Se’i daging babi menunjukan penurunan nilai kolesterol dan nilai peroksida sedangkan pada nilai TPC pengaruh lama pengasapan tidak berubah.
Bernadino Aryanto Nahak(1*)











