Simulasi Kinerja Thermodinamika AC Split Menggunakan Refrigeran R32, R1234yf, dan R290

  • Marianus Adventus Lamawuran(1)
    Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana
  • Gurnawati Gurnawati(2)
    Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana
  • Matheus Magnus Dwinanto(3*)
    Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Kata Kunci: AC Split, koefisien kinerja, R32, R1234YF, R290

Abstrak

AC Split merupakan proses pengaturan temperatur, kelembaban, kebersihan, dan distribusi udara di dalam sebuah ruangan sehingga tercapainya kondisi kenyamanan termal bagi penghuni di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensimulasikan thermodinamika AC Split yang menggunakan refrigeran R32, R1234YF, dan R290 yang ramah lingkungan dengan menggunakan perangkat lunak Genetron Propertis versi 1.4.1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah simulasi kinerja pengkondisian udara standar menggunakan refrigeran R32, R1234YF, dan R290 dengan perangkat lunak Genetron Propertis versi 1.4.1. Hasil simulasi kinerja sistem refrigerasi basic cycle dengan fluida kerja R32 untuk temperatur kondensasi dipertahankan konstan, karena temperatur gas refrigeran yang melalui kondensor harus lebih tinggi dari suhu lingkungan maka di kondensor terjadi kondensasi, sehingga refrigeran berubah wujud menjadi cair. Dari simulasi kinerja thermodinamika AC Split bahwa peningkatan temperatur evaporasi akan sangat berdampak pada peningkatan komsumsi daya pemompaan, meningkatkan rasio massa, dan COP dalam sistem.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

W. Arismunandar and H. Saito, Penyegaran udara, Cetakan ketujuh. Jakarta: Pradnya Paramitha, 2005.

Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 41/M-IND/ PER/5/2014 Tentang Larangan Penggunaan Hydrochlorofluorocarbon (HCFC) di Bidang Perindustrian. 2014. [Online]. Available: www.djpp.kemenkumham.go.id

“Corporate Social Responsibility Report 2 014 T h e A i r Y o u L i v e I n Taking the Next-Generation Refrigerant R32 around the World Feature,” 2014. Accessed: May 01, 2024. [Online]. Available: https://www.responsibilityreports.com/HostedData/ResponsibilityReportArchive/d/OTC_DKILF_2014.pdf

“Genetron Properties”.

M. Mahendra, M. Adrian, and O. F. Homzah, “Analisa Perbandingan Kinerja Mesin Pendingin Air Conditioner Kapasitas 2 HP Menggunakan Refrigeran R22, R290 Dan R407c,” Petra: Jurnal Teknologi Pendingin Dan Tata Udara, vol. 1, no. 1, pp. 11–19, 2015.

A. C. Sabatiana and A. B. K. Putra, “Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Perubahan Refrigeran-22 Dengan Musicool-22 Pada Sistem Pengkondisian Udara Dengan Pre-cooling,” Jurnal Teknik ITS, vol. 5, no. 2, 2017.

C. Yıldırım, D. B. Özkan, and C. Onan, “Theoretical study of R32 to replace R410A in variable refrigerant flow systems,” International Journal of Ambient Energy, vol. 39, no. 1, pp. 87–92, 2018.

V. Oruç and A. G. Devecioğlu, “Retrofitting an air-conditioning device to utilize R1234yf and R1234ze (E) refrigerants as alternatives to R22,” Journal of the Brazilian Society of Mechanical Sciences and Engineering, vol. 40, pp. 1–9, 2018.

A. Şencan, R. Selbaş, Ö. Kızılkan, and S. A. Kalogirou, “Thermodynamic analysis of subcooling and superheating effects of alternative refrigerants for vapour compression refrigeration cycles,” Int J Energy Res, vol. 30, no. 5, pp. 323–347, 2006.

S. Sukarman, A. D. Shieddiqie, I. B. Rahardja, A. I. Ramadhan, and Y. Handoyo, “Energy Analysis Of Vapor-Compression Refrigeration (VCR) System,” International Journal of Scientific & Technology, vol. 8, no. 09, pp. 1285–1289, 2019.

PlumX Metrics

Diterbitkan
2024-05-01
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##