Studi Eksperimen Sistem Pengendali Kelembaban Otomatis Pada Lemari Pengering Kopra Putih
Abstract
Indonesia adalah produsen kopra terbesar kedua di dunia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki potensi besar dalam industri kopra. Namun, proses pengeringan tradisional yang masih umum digunakan, seperti pengeringan matahari atau tungku pemanas, sering kali menghasilkan kopra dengan kadar air tinggi dan meningkatkan risiko pertumbuhan mikroba serta jamur. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sistem kelembaban otomatis yang mampu menjaga kelembaban optimal di dalam lemari pengering agar kopra dapat dikeringkan dengan lebih efisien dan berkualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem otomatis pada lemari pengering kopra putih, di mana fan akan aktif secara otomatis saat kelembaban di atas 35% dan mati ketika kelembaban berada di bawah ambang tersebut. Dalam eksperimen, sistem berhasil mengeringkan 6,8 kg kopra putih dari kadar air awal 46,9% menjadi 3,10% dalam 4 hari, sesuai dengan standar SNI 01-3946-1995. Hari pertama menunjukkan laju pengeringan tertinggi sebesar 5,291 gram/menit, sedangkan pada hari kedua, laju pengeringan stabil antara 3,723–2,702 gram/menit. Hari ketiga dan keempat mencatat penurunan laju pengeringan masing-masing 1,504 gram/menit dan 0,537 gram/menit, mencerminkan efek penurunan kelembaban material. Hasil ini menunjukkan bahwa kelembaban udara berpengaruh signifikan terhadap durasi pengeringan, di mana kelembaban tinggi memperpanjang waktu, sementara kelembaban rendah mempercepat proses pengeringan.
Downloads
References
Amheka, A., I. Nafi, S., & J. D Lalel, H. (2019). PEMBERDAYAAN INDUSTRI KOPRA PUTIH DI NUSA TENGGARA TIMUR YANG BERKUALITAS DAN BERDAYA SAING TINGGI. JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1). https://doi.org/10.30996/jpm17.v4i1.1995
Ananto Pamungkas, B., Fatchur Rochim, A., & Didik Widianto, E. (2013). Perancangan Jaringan Sensor Terdistribusi untuk Pengaturan Suhu, Kelembaban dan Intensitas Cahaya. Jurnal Teknologi Dan Sistem Komputer, 1(2), 42. https://doi.org/10.14710/jtsiskom.1.2.2013.42-48
Anton, A., Joi, I., & Syafriwandi, R. (2019). Sistem Pengontrol Suhu Pada Alat Pengering Kopra Dengan Metode PID. Elektron: Jurnal Ilmiah, 11(1). https://doi.org/10.30630/eji.11.1.95
Kustiawan, H. D. (2016). Rancang Bangun Sistem Kontrol Temperatur dan Kadar Air pada Ruang Pengering Kopra Menggunakan Mikrokontroler ATMEGA 8535. Repository UM Jember.
Modok, G. R., & Modok, G. R. (2024). Rancang bangun automatic feeder dan filter air kolam untuk budidaya ikan nila. //skripsi.undana.ac.id/index.php?p=show_detail&id=21627&keywords=RANCANG+BANGUN+AUTOMATIC+FEEDER+DAN+FILTER+AIR+KOLAM+UNTUK+BUDIDAYA+IKAN+NILA
Mujumdar, A. S. (2014). Handbook of Industrial Drying (A. S. Mujumdar, Ed.). CRC Press. https://doi.org/10.1201/b17208
Murad, O., Sabani, R., Mahardhian, G., & Putra, D. (2015). PENGERINGAN LAPIS TIPIS KOPRA PUTIH MENGGUNAKAN OVEN PENGERING White Copra Thin Layer Method using Drying Oven. In Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem (Vol. 3, Issue 2).
Pringsewu, K. (2016). KOMPUTASI VISUAL BASIC UNTUK OPTIMALISASI DAN REDESAIN PROSES AWAL PENGERINGAN KOPRA DI USAHA KOPERASI BERSAMA KOPRA PUTIH SONIA.
Punuf, R., Riwu, D. B. N., & Koehuan, V. A. (2023). Eksperimen Rumah Pengering Ikan Sarden Model Ultraviolet (UV) Solar Dryer Kombinasi dengan Sistem Solar Air Heater Melalui Variasi Kecepatan Udara Keluar. LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana, 10(01), 42–55. https://doi.org/10.35508/LJTMU.V10I01.11986
Rakhmawati, R. (2016). Rancang Bangun Alat Pengering Buah Kelapa Guna Produksi Kopra Menggunakan Kontrol PI. Jurnal Techno Bahari Politeknik Negeri Madura, 3(1). https://jurnal.poltera.ac.id/index.php/technobahari/article/view/15
Aturiawati, D. A., Hakim, M. L., & Sukmawaty, S. (2020). RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALIAN SUHU RUANG PENGERING HYBRID TIPE RAK BERPUTAR BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 9(1). https://doi.org/10.23960/jtep-l.v9i1.1-9
Thanaraj, T., Dharmasena, D. A. N., & Samarajeewa, U. (2005). Copra drying in an improved solar dybrid system, CRI improved kiln and in the sun. a comparative study of drying characteristics. Coconut Research Institute of Sri Lanka. Lunuwila. https://dl.nsf.gov.lk/1/7361
Copyright (c) 2026 LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Barlyano Pah(1)


