Inovasi Perbaikan Lengan Alat Penanam Jagung Berdasarkan Prinsip Ergonomi
Abstract
Desain alat pertanian yang tidak ergonomis masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya gangguan muskuloskeletal (MSDs) pada petani, khususnya dalam penggunaan alat penanam jagung manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang bagian lengan alat penanam jagung dengan pendekatan ergonomi berbasis data antropometri petani lokal. Metode penelitian ini meliputi pengumpulan data antropometri, analisis postur kerja menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA), perancangan ulang lengan alat menggunakan perangkat lunak CAD, serta validasi desain melalui evaluasi postur dan persepsi kenyamanan kerja. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa alat eksisting memiliki skor RULA dan REBA berturut-turut sebesar 6,07 dan 7,13 yang menunjukkan risiko tinggi terhadap gangguan MSDs. Desain ulang lengan alat menunjukkan perbaikan signifikan dengan skor RULA menurun menjadi 3,73 dan REBA menjadi 4,27. Selain itu, terjadi peningkatan persepsi kenyamanan kerja secara keseluruhan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip ergonomi dalam desain alat pertanian manual secara efektif dapat mengurangi risiko ergonomi dan meningkatkan kenyamanan serta efisiensi kerja petani..
Downloads
References
Andriani, D. (2016). Analisis ergonomi pada desain alat pertanian berbasis antropometri lokal. Jurnal Ergonomi Indonesia, 4(2), 55–63.
Anjanny, D. M. (2018). Evaluasi desain alat bantu pertanian berdasarkan pendekatan ergonomi. Jurnal Teknik Industri Pertanian, 6(1), 34–42.
Bridger, R. S. (2017). Introduction to ergonomics (4th ed.). CRC Press.
Dafni, H., & Desi, R. (2018). Studi komparatif alat tanam jagung manual dan
semi otomatis. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 7(2), 47–53.
Hari, I. (2016). Analisis efisiensi alat penanam jagung dorong manual. Jurnal Mekanisasi Pertanian, 8(1), 13–21.
Harahap, R., Santosa, R. W., & Wijayanto, T. (2022). Ergonomi kerja petani hortikultura di lahan dataran tinggi. Jurnal Kesehatan Kerja, 10(1), 27–35.
Hignett, S., & McAtamney, L. (2000). Rapid Entire Body Assessment (REBA). Applied Ergonomics, 31(2), 201–205.
Hunusalela, J., Purnomo, A., & Nurdiansyah, F. (2022). Perbaikan desain alat semprot pertanian menggunakan metode RULA dan REBA. Jurnal Teknologi Pertanian, 15(1), 23–30.
McAtamney, L., & Corlett, E. N. (1993). RULA: A survey method for the investigation of work-related upper limb disorders. Applied Ergonomics, 24(2), 91–99.
Pheasant, S., & Haslegrave, C. M. (2005). Bodyspace: Anthropometry, ergonomics and the design of work (3rd ed.). CRC Press.
Purnomo, D. (2014). Rancang bangun alat pertanian dengan pendekatan desain berbasis pengguna. Jurnal Desain Teknik Mesin, 3(1), 12–20.
Sanders, M. S., & McCormick, E. J. (2019). Human factors in engineering and design (7th ed.). McGraw-Hill Education.
Setyawan, B., Lestari, M., & Wahyudi, D. (2022). Evaluasi ergonomi postur kerja pada proses tanam padi. Jurnal Teknik Pertanian Nusantara, 11(1), 60–68.
Trigutomo, S. (2017). Analisis penggunaan alat tanam jagung sederhana di lahan kering. Jurnal Mekanisasi dan Teknologi Pertanian, 5(2), 88–96.
Tubana, B., & Taufiq, R. (2014). Studi ergonomi pada penggunaan alat manual tanam jagung. Jurnal Teknologi Pertanian Tropis, 2(1), 10–19.
Valentine, L., & Wisudawati, S. (2021). Pengaruh desain ulang alat kerja terhadap kenyamanan dan produktivitas petani. Jurnal Teknik Industri dan Ergonomi, 10(2), 25–32.
Widyanti, A. (2020). Pentingnya data antropometri Indonesia dalam desain alat
pertanian. Jurnal Ilmu Rekayasa dan Ergonomi, 4(3), 56–64.
Andriani, D. (2016). Analisis ergonomi pada desain alat pertanian berbasis antropometri lokal. Jurnal Ergonomi Indonesia, 4(2), 55–63.
Anjanny, D. M. (2018). Evaluasi desain alat bantu pertanian berdasarkan pendekatan ergonomi. Jurnal Teknik Industri Pertanian, 6(1), 34–42.
Bridger, R. S. (2017). Introduction to ergonomics (4th ed.). CRC Press.
Dafni, H., & Desi, R. (2018). Studi komparatif alat tanam jagung manual dan
semi otomatis. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 7(2), 47–53.
Hari, I. (2016). Analisis efisiensi alat penanam jagung dorong manual. Jurnal Mekanisasi Pertanian, 8(1), 13–21.
Harahap, R., Santosa, R. W., & Wijayanto, T. (2022). Ergonomi kerja petani hortikultura di lahan dataran tinggi. Jurnal Kesehatan Kerja, 10(1), 27–35.
Hignett, S., & McAtamney, L. (2000). Rapid Entire Body Assessment (REBA). Applied Ergonomics, 31(2), 201–205.
Hunusalela, J., Purnomo, A., & Nurdiansyah, F. (2022). Perbaikan desain alat semprot pertanian menggunakan metode RULA dan REBA. Jurnal Teknologi Pertanian, 15(1), 23–30.
McAtamney, L., & Corlett, E. N. (1993). RULA: A survey method for the investigation of work-related upper limb disorders. Applied Ergonomics, 24(2), 91–99.
Pheasant, S., & Haslegrave, C. M. (2005). Bodyspace: Anthropometry, ergonomics and the design of work (3rd ed.). CRC Press.
Purnomo, D. (2014). Rancang bangun alat pertanian dengan pendekatan desain berbasis pengguna. Jurnal Desain Teknik Mesin, 3(1), 12–20.
Sanders, M. S., & McCormick, E. J. (2019). Human factors in engineering and design (7th ed.). McGraw-Hill Education.
Setyawan, B., Lestari, M., & Wahyudi, D. (2022). Evaluasi ergonomi postur kerja pada proses tanam padi. Jurnal Teknik Pertanian Nusantara, 11(1), 60–68.
Trigutomo, S. (2017). Analisis penggunaan alat tanam jagung sederhana di lahan kering. Jurnal Mekanisasi dan Teknologi Pertanian, 5(2), 88–96.
Tubana, B., & Taufiq, R. (2014). Studi ergonomi pada penggunaan alat manual tanam jagung. Jurnal Teknologi Pertanian Tropis, 2(1), 10–19.
Valentine, L., & Wisudawati, S. (2021). Pengaruh desain ulang alat kerja terhadap kenyamanan dan produktivitas petani. Jurnal Teknik Industri dan Ergonomi, 10(2), 25–32.
Widyanti, A. (2020). Pentingnya data antropometri Indonesia dalam desain alat
pertanian. Jurnal Ilmu Rekayasa dan Ergonomi, 4(3), 56–64.
Andriani, D. (2016). Analisis ergonomi pada desain alat pertanian berbasis antropometri lokal. Jurnal Ergonomi Indonesia, 4(2), 55–63.
Anjanny, D. M. (2018). Evaluasi desain alat bantu pertanian berdasarkan pendekatan ergonomi. Jurnal Teknik Industri Pertanian, 6(1), 34–42.
Bridger, R. S. (2017). Introduction to ergonomics (4th ed.). CRC Press.
Dafni, H., & Desi, R. (2018). Studi komparatif alat tanam jagung manual dan
semi otomatis. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 7(2), 47–53.
Hari, I. (2016). Analisis efisiensi alat penanam jagung dorong manual. Jurnal Mekanisasi Pertanian, 8(1), 13–21.
Harahap, R., Santosa, R. W., & Wijayanto, T. (2022). Ergonomi kerja petani hortikultura di lahan dataran tinggi. Jurnal Kesehatan Kerja, 10(1), 27–35.
Hignett, S., & McAtamney, L. (2000). Rapid Entire Body Assessment (REBA). Applied Ergonomics, 31(2), 201–205.
Hunusalela, J., Purnomo, A., & Nurdiansyah, F. (2022). Perbaikan desain alat semprot pertanian menggunakan metode RULA dan REBA. Jurnal Teknologi Pertanian, 15(1), 23–30.
McAtamney, L., & Corlett, E. N. (1993). RULA: A survey method for the investigation of work-related upper limb disorders. Applied Ergonomics, 24(2), 91–99.
Pheasant, S., & Haslegrave, C. M. (2005). Bodyspace: Anthropometry, ergonomics and the design of work (3rd ed.). CRC Press.
Purnomo, D. (2014). Rancang bangun alat pertanian dengan pendekatan desain berbasis pengguna. Jurnal Desain Teknik Mesin, 3(1), 12–20.
Sanders, M. S., & McCormick, E. J. (2019). Human factors in engineering and design (7th ed.). McGraw-Hill Education.
Setyawan, B., Lestari, M., & Wahyudi, D. (2022). Evaluasi ergonomi postur kerja pada proses tanam padi. Jurnal Teknik Pertanian Nusantara, 11(1), 60–68.
Trigutomo, S. (2017). Analisis penggunaan alat tanam jagung sederhana di lahan kering. Jurnal Mekanisasi dan Teknologi Pertanian, 5(2), 88–96.
Tubana, B., & Taufiq, R. (2014). Studi ergonomi pada penggunaan alat manual tanam jagung. Jurnal Teknologi Pertanian Tropis, 2(1), 10–19.
Valentine, L., & Wisudawati, S. (2021). Pengaruh desain ulang alat kerja terhadap kenyamanan dan produktivitas petani. Jurnal Teknik Industri dan Ergonomi, 10(2), 25–32.
Widyanti, A. (2020). Pentingnya data antropometri Indonesia dalam desain alat
pertanian. Jurnal Ilmu Rekayasa dan Ergonomi, 4(3), 56–64.
Copyright (c) 2026 LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Raskat Atkinson(1*)


