Evaluasi Penerapan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Bengkel Teknologi Mekanik Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Kupang Dengan Metode HIRADC

  • Desi Natalia Ratu(1)
    Politeknik Negeri Kupang
  • Amros A. Tuati(2*)
    Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Kupang
  • Oktavianus D. Rerung(3)
    Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Kupang
  • Jonri Lomi Ga(4)
    Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Kupang
  • Alexius L. johanis(5)
    Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Kupang
  • (*) Corresponding Author
Kata Kunci: Implementation of Occupational Health and Safety, Workplace Environmental Aspects, Workshop, HIRADC

Abstrak

HIRADC adalah  metode identifikasi, analisis bahaya dan pengendalian risiko serta penerapan pengendalian yang digunakan untuk meninjau proses atau operasi pada suatu sistem yang dilakukan secara sistematis. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode HIRADC yang kemudian dirangkum dalam bentuk transkrip dan dianalisis menggunakan formulir penelitian dan matriks penilaian risiko. Tujuan Penlitian untuk mengetahui Bahaya dan tingkat bahaya yang ada di bengkel/lab teknologi Mekanik serta upaya yang akan di lakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Berdasarkan Hasil wawancara diketahui pernah terjadi 1 kecelakaan kerja, hasil kuisioner menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi positif terhadap keamanan dan kualitas layanan, dengan persentase lebih dari 70% menyatakan aman dan berkualitas baik. Informasi juga dinilai cukup hingga sangat lengkap oleh mayoritas responden. Namun, frekuensi penggunaan layanan tergolong rendah, dengan lebih dari 50% responden menyatakan tidak pernah menggunakan layanan tersebut. Identifikasi dan evaluasi ditemukan 1 Risiko Tinggi, 6 Risiko Sedang dan 1 Risiko Rendah. Berdasarkann hasil tersebut digolongkan menjadi 75% fisik dan 25% Kimia. Selain hasil Pengendalian teknik, administratif, dan APD termasuk langkah-langkah yang disajikan dalam penelitian ini. Langkah pengendalian dan Tindakan pencegahan dapat diterapkan untuk meningkatkan aspek K3 di laboratorium. Dengan begitu pengelola bengkel/lab dapat mengembangkan strategi untuk mengurangi risiko dan meningkatkan keselamatan pengguna bengkel.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Fauzi, M. R., Romadhoni, L. F., & Fatoni, R. (2021). Analisis Potensi Risiko Bahaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan Metode Hirarc. Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan Dan Industri, 69-75.

Hakim, T. L., Suriyani, M. Y., Paramita, A., & Harliyanti, W. (2023). Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko untuk Mengendalikan Potensi Kecelakaan Kerja di Laboratorium Kimia Dasar Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Science and Physics Education Journal (SPEJ, 7(1), 8-19.

Ilmi, R. A., Purnomo, I., Fitriyani, N. L. L., & Aditama, A. (2023). Hazard Risk Analysis in the Laboratory of Qolbu Insan Mulia (QIM) Hospital Using the Hazard Identification Risk Assessment and RiskControl (HIRARC) Approach. Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews, 3(6), 507-513.

Indarwati, D. (2020). Identifikasi Bahaya dan Risk Assessment: Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Laboratorium. Jurnal pengelolaan Laboratorium Pendidikan, 2(2)51-57.

PERMENPAN No. 3 Tahun 2010

Solichin, A., & Painem, P. (2022). Identifikasi Potensi Risiko Pada Laboratorium Komputer Universitas Budi Luhur Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assesment and Risk Control (Hirarc). Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 8(2)

PlumX Metrics

Diterbitkan
2025-10-30
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##