Sistem Otomasi Pengendali pH Dan Oksigen Untuk Kolam Budidaya Ikan

  • Liberatus Liem(1)
    Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana
  • Ishak S. Limbong(2*)
    Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana
  • Ben V Tarigan(3)
    Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana
  • Murni Pallawagau(4)
    SMK Negeri 7 Kupang, Dinas Pendidikan Propinsi Nusa Tenggara Timur
  • (*) Corresponding Author
Kata Kunci: Tilapia Fish, pH Sensor, DO Sensor, Microcontrroler, Solenoid Valve, Aerator

Abstrak

Dalam era perkembangan perikanan, terutama pada budidaya ikan nila, telah muncul prospek menjanjikan dengan permintaan pasar yang tinggi. Meskipun begitu, beternak ikan masih cenderung menggunakan metode konvensional yang kurang memperhatikan kualitas air. Kekurangan ini dapat menyebabkan masalah serius bagi kesehatan dan kualitas ikan, berpotensi merugikan kegiatan budidaya. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan ikan, diperlukan pengendalian pH dan oksigen terlarut. Penelitian ini menciptakan sistem otomasi berbasis mikrokontroler untuk mengendalikan pH  (5-8.5) dan oksigen terlarut (> 5 mg/L) pada kolam ikan nila. Pengujian lapangan menunjukkan bahwa sensor pH dan oksigen terlarut memiliki tingkat error sensor pH dan sensor oksigen terlarut yang rendah, yaitu 5.07 % dan 4.80%. Uji laboratorium menunjukan bahwa sistem berhasil bekerja dengan nilai persentase eror relatif pengujian pH dan DO sebesar 5,71% dan 20% terhadap setpoint.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

[1]. Y. Andriani, Budidaya Ikan Nila. Yogyakarta: Penerbit Deepublish, 2018.
[2]. Kementrian Kelautan dan Perikanan, “Pencarian Produksi Ikan Dengan Perbandingan Tahun,” Produksi Perikanan. https://statistik.kkp.go.id/home.php?m=total&i=2#panel-footer
[3]. M. Dailami, A. Rahmawati, D. Saleky, and A. H. . Toha, Ikan Nila. Malang: Brainy Bee, 2021.
[4]. J. M. M. Kembuan, D. Y. Katili, and P. V. Maabuat, “PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PADA BERBAGAI PADAT PENEBARAN YANG DIPELIHARA DALAM WADAH TERKONTROL,” J. Ilm. Sains, vol. 19, no. 2, p. 111, 2019, doi: 10.35799/jis.19.2.2019.23931.
[5]. Y. P. dan A. S. Willem H. Siegers, “PENGARUH KUALITAS AIR TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA NIRWANA ( Oreochromis sp . ) PADA TAMBAK PAYAU,” vol. 3, no. 11, pp. 95–104, 2019.
[6]. Ibrahim dkk, Perkembangan Sains dan Teknologi di Era Revolusi 4.0. 2019.
[7]. S. Pradhana, H. Fitriyah, and M. H. H. Ichsan, “Sistem Kendali Kualitas Air Kolam Ikan Nila dengan metode Jaringan Syaraf Tiruan berdasarkan PH dan Turbidity berbasis Arduino Uno,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 5, no. 10, pp. 4197–4204, 2021, [Online]. Available: https://terubuk.ejournal.unri.ac.id/index.php/JT/article/view/5198
[8]. R. D. Klarawati, G. A. Pauzi, and A. Surtono, “Desain Water Quality Control pada Otomatisasi Kincir Air dan Penggantian Air Tambak Udang Menggunakan Software Cx-Programmer yang Terintegrasi dengan Programmable Logic Controler (PLC) CPM1A,” J. Fis. Indones., vol. 24, no. 2, p. 60, 2020, doi: 10.22146/jfi.v24i2.53297.

PlumX Metrics

Diterbitkan
2025-10-30
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##