Studi Eksperimental Skala Laboratorium Rumah Pengering Kopi Menggunakan Plastik Ultra Violet (UV Solar Dryer) Dengan Mekanisme Konveksi Paksa

Riky Yonerto Runesi, Verdy A. Koehuan dan Nurhayati

  • Riky Yonerto Runesi(1)
    Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana
  • Verdy A. Koehuan(2*)
    Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana https://orcid.org/0000-0003-1204-8776
  • Nurhayati Nurhayati(3)
    Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author

Abstrak

Pemanfaatan radiasi matahari dalam pengering efek rumah kaca (ERK) merupakan alternatif untuk mengatasi kendala proses pengeringan. proses pengeringan di bawah sinar matahari langsung yang umum berlaku di masyarakat terdapat kekurangan, seperti kapasitas yang rendah dan membutuhkan waktu yang lama, serta resiko kontaminasi dan gangguan dari binatang selama proses penjemuran. Sementara kriteria mutu biji kopi meliputi aspek fisik, citarasa dan kebersihan serta aspek keseragaman dan konsisten yang sangat ditentukan oleh perlakuan pada setiap tahapan proses produksinya. Proses pengeringan dengan menggukan plastik ultra violet (UV solar dryer) sebagai penyerapan radiasi matahari dan panasnya terperangkap, selanjutnya dimanfaatkan untuk proses pengeringan bahan. Permasalahan yang diteliti adalah bagaimana kinerja rumah pengering biji kopi melalui studi eksperimental menggunakan plastik ultra violet (UV solar dryer) dengan cara mekanisme konveksi paksa. Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui efisiensi rumah pengering biji kopi dan laju pengeringan terhadap kecepatan aliran udara keluar melalui exhaust fan. Waktu pengeringan dimulai dari jam 11.00 hingga 15.00 dengan total berat kopi awal 53,37 kg (kapasitas pengeringan 7,76 kg/m2) dan kadar air awal 45,5%. Dari hasil eksperimen, distribusi termperatur di dalam rumah pengering dengan peningkatan kecepatan aliran keluar melalui exhaust fan, distribusi temperatur udara di dalam rumah pengering cenderung seragam. Namun variasi laju aliran menunjukkan laju pengeringan biji kopi tertinggi pada kecepatan keluar 1,0 m/s, dengan efisiensi 9,68 % dan konsumsi energi spesifik 32799,64 kJ/kg

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

[1]. Sary, R. (2016). Kaji eksperimental pengering biji kopi dengan menggunakan sistem konveksi paksa. Jurnal Polimesin (ISSN : 1693-5462), Volume 14, Nomor 2, Agustus 2016 , 1-5.
[2]. Prasojo D. 2009. Efisiensi Proses Pengeringan Tapioka di PT. Umas Jaya Agrotama, Terbagi Besar, Lampung Tengah. Skripsi Fateta IPB. Bogor.
[3]. Gede Widayana, S. M. (Banjarmasin, 7-8 Oktober 2015). Prototipe Sistem Pengeringan Cengkeh Dengan Energi Surya. Proceeding Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin XIV (SNTTM XIV) , 1-4.
[4]. Utari, S. (2013). Uji performansi pengering efek rumah kaca (ERK)- HYBRID tipe rak berputar untuk pengeringan sawut ubi jalar (Ipomoea batatas L). Bogor: Departemen teknik mesin dan biosistem fakultas teknologi pertanian institut bogor.
[5]. Endri Yani dan Suryadi Fajrin, 2013 Karakteristik Pengeringan Biji Kopi Berdasarkan Variasi Kecepatan Aliran Udara pada Solar Dryer, TeknikA, Vol. 20 No. 1 April 2013
[6]. Sary, R. (2016). Kaji eksperimental pengering biji kopi dengan menggunakan sistem konveksi paksa. Jurnal Polimesin (ISSN : 1693-5462), Volume 14, Nomor 2, Agustus 2016, 1-5.
[7]. Sholahuddin, L. O. (2016). Simulasi rancangan mesin pengering efek rumah kaca tipe terowongan untuk pengeringan komoditi hasil pertanian . Seminar Nasional II penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi Universitas Tanjungpura , 61-66.
[8]. Kamaruddin, (2007). Tipe Pengering Surya untuk Pengeringan Produk Pertanian / SOLAR ABSORPTIVITY. 2007
[9]. Muarif, 2013. Melakukan Penelitian Tentang Pengeringan Menggunakan Aplikasi. PENGERTIAN PEMANASAN.
[10]. Laporan hasil penelitian (pengembangan pemanfaatan teknologi energi surya dalam upaya dukungan pemenuhan logistik air di markas TNI AL, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur).
[11]. Winarno, F. G. 1993. Pengantar Teknologi Bahan. PT. Gramedia. Jakarta

PlumX Metrics

Diterbitkan
2020-10-01
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##