Pengaruh Perendaman NaOH Lima Persen terhadap Kekuatan Tarik Serat Widuri

  • Donni Pa(1)
  • Yeremias M. Pell(2)
    Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana
  • Wenseslaus Bunganaen(3)
    Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Keywords: Serat widuri, Kekuatan tarik, Perendaman NaOH 5 %

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik serat widuri (Calostropis Gigantea) sebagai penguat komposit. Adapun penelitian ini terbagi dalam beberapa tahap. Tahap pertama pengambilan serat berdasarkan ciri fisiknya sebelum berbunga, saat berbunga, dan saat berbuah. Serat yang diuji di bagi menjadi dua  bagian yaitu, serat tanpa perendaman dan serat dengan perendaman NaOH 5 % selama 1 jam, 2 jam, dan 3 jam. Kandungan air pada serat dipastikan hilang dengan cara serat dipanaskan dalam oven selama 3 jam pada temperatur 105 0C. Tahap selanjutnya dihitung densitas serat, diameter serat dan sifat tarik serat widuri. Dari hasil penelitian, diperoleh kandungan air serat tertinggi pada kondisi serat sebelum berbunga pada serat tanpa perendaman dengan nilai 12.409 %. Diameter serat mengalami penurunan setelah diberi perendaman pada serat, dengan diameter tertinggi yaitu sebesar 0.057 mm diperoleh pada serat sebelum berbunga tanpa perendaman. Kekuatan tarik serat juga mengalami penurunan dengan nilai tertinggi 428.979 MPa pada serat tanpa perendaman pada kondisi serat saat berbuah sedangkan terendah sebesar 156.403 MPa diperoleh pada serat dengan perendaman NaOH 3 jam pada kondisi sebelum berbunga. Pengamatan baik pada foto mikroskop optik maupun foto SEM, diperoleh hasil bahwa dengan perendaman NaOH 5 % membuat permukaan serat menjadi bersih dan diameternya semakin kecil. Hal ini karena dengan perendaman NaOH, kandungan lignin, wax, dan pengotor lainnya menjadi hilang dari permukaan serat. Dari informasi ini, dapat disimpulkan serat widuri secara keseluruhan dapat dikembangkan menjadi penguat komposit dengan matriks polyester.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim 1989 ASTM D 3379-75. Standard Test Method for Tensile Strength and Young’s Modulus for High-Modulus Single-Filament Materials. Philadelphia.

Ashori, A dan Zaker Bahreini, 2009, Evaluation of Calotropis gigantea as a Promising Raw Material for Fiber-

reinforced Composite, Journal of Composite Materials, doi: 10.1177/002199830910452.

Boimau K, 2009, Pengaruh Fraksi Volume dan Panjang Serat terhadap Sifat Bending Komposit Poliester yang Diperkuat Serat Batang Pisang, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTM) ke-9.

Dewanto, Nurcahyo Herwin, 2004, Pengaruh Temperature Curing Terhadap Kekuatan Tarik Komposit Serat Bamboo Fiber Reinforced Plastic. Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Undip. Semarang.

Gibson, Ronald F. 1994, Principles Of Composite Material Mechanics, McGraw- Hill

Hermawan Judawisastra, Arie Suhartiningsih, 2007, Pengaruh Kelembaban Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Antarmuka Pada Komposit Rami - Poliester, Prosiding Seminar Nasional Metalurgi dan Material, Jakarta.

Jamasri, Ph. 2008, Prospek Pengembangan Komposit Serat Alam di Indonesia. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar pada Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Joshi S.V., Drzal L.T., Mohanty A.K., Arora S, 2004, Are natural fiber composites environmentally superior to glass fiber reinforced composites?, Composites: Part A Vol. 35, pp. 371-376.

Kartini Ratni. Darmasetiawan H, KaroKaro. A dan Sudirman, 2002, Pembuatan Dan Karakterisasi Komposit Polimer Berpenguat Serat Alam. Jurnal SainsMateri Indonesia Volume 3 No. 3, Juni, hal : 30 – 38. Jurusan Fisika FMIPA IPB Jl. Raya Pajajaran, Bogor

Li Y., Hu Y., Hu C., Yu Y., 2008, Microstructures and mechanical properties of natural fibres, Advananced Materials Research Vol. 33-37, pp. 553-558.

Liu, X.Y., and G.C.Dai, 2007, Surface modification and micromechanical properties of jute fiber mat reinforced polypropylene composites, Journal Express Polymer Letters, Vol.1, N0. 5, page 299-307.

Matthew, F.L and Rawlings, R. D. 1994, Composites Materials : Engineering And Science. Chapman & Hall. London.

Mohanty A.K., Misra M. dan Drzal L.T., 2005. Natural Fibers, Biopolymers, and Biocomposites. Taylor & Francis.

Mukhopadhyay S., Fangueiro R., Shivankar V., 2009, ”Variability of tensile properties of fibers from pseudostem of banana plant”, Textile Research Journal, Vol. 79, pp. 387-393

Pell, Yeremias M. 2010, Pengaruh Perlakuan Alkali Terhadap Sifat Mikro Mekanik Serat Kulit Batang Widuri (Calotropis Gigantea ) Seminar Nasional ke –IV. UNTIRTA - Baten.

Silva-Santos L., Hernández-Gómez L. H., Caballero-Caballero M., López-Hernández I., 2009, Tensile Strength of Fibers Extracted from the Leaves of the angustifolia Haw Agave in Function of their Length, Applied Mechanics and Materials Vol. 15 , pp 103-108.

Sulistijono, 2008, Analisa Pengaruh Fraksi Volume Serat Kelapa Pada Komposit Matriks Polyester Terhadap Kekuatan Tarik, Impact Dan Bending. ITS Semarang.

Vasiliev, V.V., Morozov, E. V. 2001. Mechanic and Analysis of Composite Material, Elsevier Science. Ltd. The Boulevard, Langford Lane, Kidlington, Oxford OX5 1GB, UK,

PlumX Metrics

Published
2018-12-06
How to Cite
Pa, D., Pell, Y., & Bunganaen, W. (2018). Pengaruh Perendaman NaOH Lima Persen terhadap Kekuatan Tarik Serat Widuri. LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana, 1(2), 59-65. https://doi.org/10.35508/ljtmu.v1i2.449
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.