Menguji Spesifikasi Posisi Pengelasan Ergonomi

  • Hari Rarindo(1)
  • (*) Corresponding Author

Abstrak

 Abstrak

Penelitian ini mengungkap untuk menguji  spesifikasi pengaruh posisi pengelasan terhadap produktivitas las dengan pendekatan ergonomik pada mahasiswa di jurusan teknik mesin Unversitas Nusa Cendana Kupang . Guna penyempurnaan dan efisiensi produk sambungan las pada logam besi (Fe) yang banyak digunakan di bengkel bengkel las oleh masyarakat wilayah Kota Kupang NTT dengan  pendekatan praktek las di laboratorium  Jurusan teknik mesin Universitas Nusa Cendana dari penelitian hasil diperoleh bahwa pekerjaan mengelas dengan posisi membungkuk sebaiknya dihindari, karena posisi membungkuk adalah tidak alamiah atau bisa dikatakan tidak ergonomis harus dihindari, hal ini jika ditinjau dari pustur tubuh ekstensi tulang punggung yang terus menerus baik ke depan atau ke samping akan menimbulkan kelelahan dan rasa tidak nyaman.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Manulang, K. 1990. Pengukuran Produktivitas dengan Metode Nilai Tambah, Pusat Produktivitas Nasional, Jakarta

Kuntaraf. J, 1992. Olah Raga Sumber Kesehatan, Percetakan Advent Indonesia, Bandung.

Nurmianto, 1996, Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya, Edisi Pertama, penerbit Guna Widya, Surabaya

Pusat Produktivitas Nasional, 1995. Pengukuran Produktivitas Tenaga Kerja Individual, Direktorat Bina Produktivitas tenaga Kerja, jakarta

Suma’ mur PK. 1981, Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan, CV Haji Masagung, Jakarta

Soedirman, 1999, Penerapan Prinsip Dalam Peralatan Kerja, Majalah Kesehatan Masyarakat Indonseia, Th. XV No. 3 Bulan Oktober.

Solicin, 1999, Perbedaan Posisi Pengelasan Ergonomis Terhadap Produktivitas Hasil Las, Jurnal Teknologi dan Kejuruan, Tahun 22. No. 2 september 1999, Universitas Negeri Malan

PlumX Metrics

Diterbitkan
2018-12-07
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##