Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Gizi Kurang pada Balita di Kelurahan Oesapa Kota Kupang

  • Delima Nala Ngoma Universitas Nusa Cendana
  • Apris A. Adu Universitas Nusa Cendana
  • Dominirsep O. Dodo Universitas Nusa Cendana https://orcid.org/0000-0002-1784-7350
Keywords: Malnutrition, Income, Knowledge, Parenting, Residential Density

Abstract

Malnutrition is a condition of a child's weight that is not appropriate to his age. Poor nutrition is still an unresolved health problem in Oesapa Village. The incidence of malnutrition continues to increase from 2016 to 2018. Malnutrition is influenced by several factors including: family income, maternal knowledge, maternal parenting and occupancy density. This study aims to analyze the influence of family income, maternal knowledge, parenting and occupancy density, on the incidence of malnutrition. This research is an analytic observational study, with a case control design. The sample size were 31 cases and 31 controls. The dependent variable in this study was the incidence of malnutrition and the independent variable consisted of family income, maternal knowledge, maternal parenting and occupancy density. Data analysis was performed univariately and bivariately. The results showed that, there are two variables that influence the incidence of malnutrition. The two variables are family income with p-value 0.01, OR 7.576, and mother's parenting with p-value 0.01, OR 3.870. To deal with these problems, the Social Service offier provider social assistance and oversee its use, so that it can be used in accordance with household needs. In addition, efforts to increase counseling on maternal parenting need to be done, which includes simple ways of providing and processing food, the process of bathing children under five and the application of hygiene practices, such as washing hands before processing and serving food.

References

Lastanto, Indri H, Cindy A. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Balita Gizi Kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Cebongan. Jurnal Stikes Kusuma Husada. 2014;1:1–14.

Novitasari A, Puruhita N. Faktor-Faktor Risiko Kejadian Gizi Buruk pada Balita yang Dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang [Internet]. Semarang: Universitas Diponegoro; 2012. Tersedia pada: http://eprints.undip.ac.id/37466/

Sihombing N, Siagian A, Ardiani F. Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Gizi Kurang pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Saitnihuta Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan. Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi. 2017;1(3).

Aries M, Hardinsyah H, Tuhiman H. Determinan Gizi Kurang Dan Stunting Anak Umur 0–36 Bulan Berdasarkan Data Program Keluarga Harapan (PKH) 2007. Jurnal Gizi dan Pangan. 2012;7(1):20–7.

Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Pemantauan Status Gizi. Direktorat Gizi Masyarakat, Departemen Kesehatan RI; 2017.

Marimbi H. Tumbuh Kembang, Status Gizi dan Imunisasi Dasar pada Balita. Yogyakarta: Nuha Medika; 2010.

Adriani M, Kartika V. Pola Asuh Makan pada Balita dengan Status Gizi Kurang di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah, Tahun 2011. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan [Internet]. 2013;16(2 Apr). Tersedia pada: http://202.70.136.138/index.php/hsr/article/view/3309/0

Departemen Kesehatan RI. Pedoman Klinik Sanitasi Untuk Puskesmas. Jakarta: Ditjen PPM & PL, Departemen Kesehatan RI; 2003.

Notoatmodjo S. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Nuraliyani N, Yohanta E. Faktor Tidak Langsung dengan Kejadian Gizi Kurang dan Buruk pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kutabumi Kabupaten Tangerang. Jurnal Kesehatan. 2018;7(2):11–25.

Aryanti MA. Hubungan Antara Pendapatan Keluarga, Pengetahuan Gizi Ibu, dan Pola Makan Dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidoharjo Kabupaten Sragen Tahun 2010 [Internet] [Skripsi]. [Semarang]: Universitas Negeri Semarang; 2010. Tersedia pada: https://lib.unnes.ac.id/2880/

Ashar T, Lubis Z, Aritonang E. Analisis Pola Asuh Makan dan Status Gizi pada Bayi di Kelurahan PB Selayang Medan [Internet]. Medan: Universitas Sumatera Utara; 2008. Tersedia pada: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/19678

Amalia H. Hubungan Pola Asuh Gizi Ibu dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lamper Tengah Kota Semarang. Journal of Health Education [Internet]. 2016;1(2). Tersedia pada: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jhealthedu/article/view/11745

Handayani R. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Anak Balita. Jurnal Endurance. 2017;2(2):217–24.

Pormes WE, Rompas S, Ismanto AY. Hubungan Pengetahuan Orang Tua Tentang Gizi dengan Stunting pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Malaekat Pelindung Manado. Jurnal Keperawatan [Internet]. 2014;2(2). Tersedia pada: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/5230

Lestari NDS, Yuli Kusumawati S. Hubungan Antara Kondisi saat Bayi, Status Gizi, dan Lingkungan dengan Kejadian ISPA Faringitis pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sangkrah Surakarta [Internet]. Surakarta: Universitas Muhamadiyah Surakarta; 2017. Tersedia pada: http://eprints.ums.ac.id/54768/

Published
2019-12-10
How to Cite
Ngoma, D., Adu, A., & Dodo, D. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Gizi Kurang pada Balita di Kelurahan Oesapa Kota Kupang. Media Kesehatan Masyarakat, 1(2), 76-84. https://doi.org/10.35508/mkm.v1i2.1955

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.