Penerapan Model Kooperatif Tipe Teams Game Tournament Dengan Media Scavenger Hunt Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Pada Siswa Kelas X IPS Di SMA Negeri 3 Kupang Timur
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar sejarah dengan menerapkan model kerja sama permainan tim turnamen dengan media perburuan harta karun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil uji siklus pertama menunjukkan 21 siswa yang menyelesaikan tugas dengan presentasi (60%), sementara 14 siswa yang tidak menyelesaikannya memiliki presentasi (40%). Hasil belajar tercapai ketika skor lebih tinggi mencapai KKM ≥ 75. Dari hasil refleksi siklus I, konsistensi belajar siswa belum tercapai. Oleh karena itu, peneliti melanjutkan ke siklus II. Berdasarkan hasil analisis 35 siswa yang mengikuti evaluasi ujian siklus II, terdapat 29 orang yang menyelesaikan presentasi (83%). Dari hasil ini, peneliti menyatakan bahwa studi tindakan kelas dihentikan karena target kepatuhan telah tercapai, dan dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif permainan tim turnamen dengan media perburuan harta karun dapat meningkatkan hasil belajar sejarah pada siswa kelas X IPS di SMA Negeri 3 Kupang Timur.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Asis Saefuddin dan Berdiati. 2014. Pembelajaran Efektif. Bandung : Pt Remaja Rosadakarya\
Catharina Tri, dkk. 2006. Psikologi Belajar. Semarang: Universitas Negeri Semarang Press.
Gagne and Berliner, (1983: 252). Ranah Belajar.Dalam Anni, Catharina Tri, 2004. Psikologi Belajar. Semarang.
Hopkins. (1993). Desain Penelitian Tindakan Kelas (Model Ebbut). Yogyakarta : Pustaka Belajar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013).
Kochhar, S. K. 2008. Pembelajaran Sejarah ( Teaching of History). Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Nugroho, Dian Riski, & Rachman, Abdul. 2013. Penerapan Model Pembelajaran
Kooperatif Tipe (Team Games Tournament) TGT Terhadap Motivasi Siswa Mengikuti Pembelajaran Bolavoli di Kelas X SMAN 1 Panggul Kabupaten Trenggalek. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 1(1), 161¯165.
Nur, Muhammad, 2005. Pembelajaran Kooperatif, Surabaya: UNESA Press.
Saco, (2006:62) model Team Games Tournament
Saco. 2016. Model – model pembelajaran : mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: raja grafindo persada.
Shela Dwi Utari, Tridea Rahmawati. 2019. Penerapan Teams Game Tournament Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas X Sman 1 Purwosari. Jurnal pendidikan sejarah Indonesia (JPSI). Dari http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah/article/download/10381/pdf
Slavin, 2010. Cooperative Learning Teori, Riset dan Praktik. Bandung : Nusa Media
Sugiyono, 2016. Metode penelitian kualitatif, kualitatif dan R&D. Bandung : Rosdakarya
Suprihatiningrum, 2013. Strategi Pembelajaran Teori dan Aplikasi. Yogyakarta : AR – RUZZ Media
Suprijono. (2009). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Suryadinata, Yermia Rendy. 2017. Peningkatan Keaktifan Belajar dalam Pembelajaran Sejarah Melalui Metode Teams Games Tournament (TGT) dengan Media Monopoli Pada Peserta DidikKelas X IPS 2 SMA Negeri 1 Godean. Jurnal ISTORIA, 13(1), 1¯14. Dari https://doi.org/10.21831.istoria.v13i2.17653.
Susanto Asep Jihad, 2013. Menjadi Guru Profesional. Jakarta : Erlangga Group
Tritanto, 2010. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif- Progresif. Jakarta : Kencana Prenada Media Group
Widhiastuti, Ratieh, &Fachrurrozie. 2014. Teams Games Tournament (TGT) Sebagai Metode untuk Meningkatkan Keaktifan dan Kemampuan Belajar. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dinamika Pendidikan, 9(1), 48¯56. Dari https://media.neliti.com/media/publications/59114-ID-teams-games-tournament-tgt-sebagai-metod.pdf.
Winataputra, 1993. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Universitas Terbuka
Julian Hermando Rocky(1*)








