PENGGUNAAN FERMENTASI DAUN PEPAYA (Carica papaya ), KUNYIT (Curcuma domestica Val), DAN GARAM (NaCl) DALAM MENUNJANG PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN LELE PADA BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER (BUDIKDAMBER)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fermentasi daun pepaya, kunyit, dan garam terhadap pertumbuhan, efisiensi pemanfaatan pakan, dan kelangsungan hidup ikan lele (Clarias gariepinus) pada sistem budidaya ikan dalam ember (Budikdamber). Penelitian dilaksanakan selama satu bulan menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan dan tiga ulangan, yaitu kontrol (tanpa fermentasi), P1 (fermentasi 4 ml), dan P2 (fermentasi 40 ml). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, konversi pakan (FCR), tingkat kelangsungan hidup (SR), serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian fermentasi berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, dan konversi pakan. Perlakuan P2 menghasilkan pertumbuhan panjang mutlak tertinggi sebesar 11,53±0,31 cm, pertumbuhan berat mutlak sebesar 127,35±4,49 g, dan nilai FCR terendah sebesar 1,30±0,49. Tingkat kelangsungan hidup ikan pada seluruh perlakuan tergolong tinggi, yaitu 98,33–100%. Kualitas air selama penelitian berada pada kisaran optimal untuk budidaya ikan lele. Disimpulkan bahwa pemberian fermentasi daun pepaya, kunyit, dan garam dosis 40 ml memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan lele dalam sistem Budikdamber.
maria menciana moniz(1*)

