Pengaruh Perendaman Pupuk NPK Terhadap Kualitas dan Kandungan Karaginan pada Budidaya Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii)

  • Megi Agustina Messakh(1*)
    Program Studi Budidaya Perairan Universitas Nusa Cendana
  • Yuliana Salosso(2)
    Program Studi Budidaya Perairan Universitas Nusa Cendana
  • Sunadji Sunadji(3)
    Program Studi Budidaya Perairan Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author

Abstract

Rumput laut Kappaphycus alvarezii sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi sebagai penghasil karaginan, namun produktivitasnya sering menurun akibat serangan penyakit ice-ice akibat stres lingkungan dan rendahnya ketersediaan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman pupuk NPK terhadap pertumbuhan, kandungan karaginan, dan kemunculan penyakit ice-ice pada Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 menghasilkan pertumbuhan mutlak tertinggi sebesar 228,00 g, laju pertumbuhan spesifik tertinggi sebesar 6,90 g/hari, serta kandungan karaginan tertinggi sebesar 31,398%. Meskipun demikian, hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa perendaman pupuk NPK tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan mutlak maupun laju pertumbuhan spesifik (P > 0,05). Selama penelitian tidak ditemukan serangan penyakit ice-ice (prevalensi 0%). Dosis terbaik dengan perendaman pupuk NPK dengan dosis 75 g/150 L selama 6 jam dapat meningkatkan kualitas rumput laut, terutama kandungan karaginan, meskipun belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan secara statistik.

Kata kunci: Kappaphycus alvarezii, pupuk NPK, pertumbuhan, karaginan, penyakit ice-ice

Downloads

Download data is not yet available.

PlumX Metrics

Published
2026-10-01
How to Cite
Messakh, M., Salosso, Y., & Sunadji, S. (2026). Pengaruh Perendaman Pupuk NPK Terhadap Kualitas dan Kandungan Karaginan pada Budidaya Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii). Jurnal Aquatik, 9(2), 10-19. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/jaqu/article/view/30530