Deskripsi Parameter Fisiologis Normal Ternak Sapi Bali (Bos Sondaicus) di Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang
PDF

Keywords

Bali cattle
body temperature
respiration frequency
pulsus frequency

How to Cite

Frans, H. J. C., Datta, F. U., & Simarmata, Y. T. R. M. R. (2020). Deskripsi Parameter Fisiologis Normal Ternak Sapi Bali (Bos Sondaicus) di Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Jurnal Veteriner Nusantara, 3(2), 120-129. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/jvn/article/view/3416

Abstract

This research was conducted to know the normal physiological value of Bali cattle (Bos sondaicus) at Pukdale Village, Kupang Timur Subdistrict, Kupang Regency, in the form of body temperature, respiration frequency and pulsus frequency. This
research used purposive sampling that is the method used to
select some samples that are assessed according to the purpose or problem of research in a population. The sample used is 36 bali cows, which are divided into groups of <1 year, 1-2 years and> 2 years of age group will be subdivided into sex category is males and females so that the number of samples each Group of 6 cows. Measurements will be done twice, in the morning at
06:00 to 08:00 wita and in the afternoon at 16:00 to 18:00 wita. Measurements are made three times each time of sampling, then the value of the result of three times the measurement is averaged. The results showed that the normal body temperature of Balinese cattle in Pukdale Village, Kupang Timur Subdistrict of Kupang Regency is 38.1 ° C-39.3 ° C, the normal respiration frequency is 21-33 times / min and the normal pulsus frequency is 73-102 times / minute.

PDF

References

Abidin. 2002. Penggemukan Sapi Potong. Agromedia Pustaka, Jakarta. cit. Latulumamina, M., 2013. Korelasi Antara Umur dan Berat Badan Sapi Bali (Bos sundaicus) di Pulau Seram. Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Ambon. 3(1) : 35-40
Astiti, S. G. L., 2010. Petunjuk Praktis Manajemen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Ternak Sapi. Kementrian Pertanian. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. NTB.
Badan Pusat Statistik. 2016. Kabupaten Kupang Dalam Angka 2016. NTT.
Beatty, D. T, Barne A., Taylor. E., Pethick. D., McCarthy M and Maloney. S. K.. 2006. Physiological Responses of Bos Taurus and BosIndicus Cattle to Prolonged, Continuous Heat and Humidity.J. Anim. Sci. 84:972–985. cit. Madu, Y. E., Suartha, N. I. dan Batan, W. I. 2015. Status Praesen Sapi Bali Dara. Indonesia Medicus Veterinus 4(5) : 437-444
Cunningham, J. G., 2002. Veterinary Physiology. Philadeplhia London: Saunders Company. cit. Mauladi, H. A., 2009. Suhu Tubuh, Frekuensi Jantung dan Nafas Induk Sapi Friesian Holstein Bunting yang divaksin dengan Vaksin Avian Influenza H5N1. Skripsi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor 2009. Hal 10-14.
Dirksen, G., Gruender, H. D., Grunert, E., Krause, D and Stroeber, M. 1979. Clinical examination of cattle. Verlag Paul Parey. cit. Sari, W. P. R. S., Suartha, N. I dan Batan, W. I. 2016. Status Praesen Pedet Sapi Bali. Buletin Veteriner Udayana 8(1) : 36-43
Dykes, H., 1975. The Physiologi and Nutrition of Ruminats Ten Edition. Cornell University Press. Ithaca, New York. cit. Karstan, H. A. 2006. Respon Fisiologis Ternak Kambing Yang Dikandangkan Dan Ditambatkan Terhadap Konsumsi Pakan Dan Air Minum. Jurnal Agroforestri 1(1): 63-73.
Ganong, W. J., 2001. Review of Medical Physiology 11 th Ed. Maruzen Asia Ed. Lange Medical Publication. Maruzen Asia. p. 599. Guyton, A. C., 1990. Fisiologi Kedokteran II. Edisi Ke-5. E.G.C. Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta. cit. Madu, Y. E., Suartha, N. I. dan Batan, W. I. 2015. Status Praesen Sapi Bali Dara. Indonesia Medicus Veterinus 4(5) : 437-444
Gregory, K. E., l961. Improvement of Beef Cattle Through Breeding Method, Regional Publication 120, USDA. cit. Kadarsih, S., 2004. Performans Sapi Bali Berdasarkan Ketinggian Tempat Di Daerah Transmigrasi Bengkulu : I. Performans Pertumbuhan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia 6(1): 50-56
Herweijer, C. H. et al., 1947. De ontwikkeling der Runderteelt in Zuid Celebes en de megelijkheit tot het stichten van Ranch Bedrijven. Hemera Zoa 56: 222. cit. Talib, C. 2002. Sapi Bali Di Daerah Sumber Bibit Dan Peluang Pengembangannya. Jurnal Wartazoa 12(3): 100-107.
Kelly, W. R., 1984. Veterinary Clinical Diagnosis. London: Bailliere Tindall. cit. Madu, Y. E., Suartha, N. I. dan Batan, W. I. 2015. Status Praesen Sapi Bali Dara. Indonesia Medicus Veterinus 4(5) : 437-444
Kelly, W. R., 1984. Veterinary Clinical Diagnosis. London: Bailliere Tindall. cit. Mauladi, H. A. 2009. Suhu Tubuh, Frekuensi Jantung dan Nafas Induk Sapi Friesian Holstein Bunting yang divaksin dengan Vaksin Avian Influenza H5N1. Skripsi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor 2009. Hal 10-14.
Mc Dowell, R. E., Yones, G. R., Pant, C. H., Roy, A., Siegen Thaler, J. E & Stouffer, R. J., 1970. Improvement of Livestock Production in Warm Climates. W.H. Freeman and Company, San Francisco. cit. Kadarsih, S., 2004. Performans Sapi Bali Berdasarkan Ketinggian Tempat Di Daerah Transmigrasi Bengkulu : I. Performans Pertumbuhan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia 6(1): 50-56.
Mc Neilly AS. 2001. Reproduction, Fertility, and Development. CSIRO. 13:583-590. cit. Madu, Y. E., Suartha, N. I. dan Batan, W. I. 2015. Status Praesen Sapi Bali Dara. Indonesia Medicus Veterinus 4(5) : 437-444
Mullick, D. N., Murty V. N. & Kehar N. D., 2002. Seasonal variation in the feed and water intake of cattle. J. Anim Sci. 11: 43. cit. Madu, Y. E., Suartha, N. I. dan Batan, W. I. 2015. Status Praesen Sapi Bali Dara. Indonesia Medicus Veterinus 4(5) : 437-444
Purwanto, B. P., Santoso, A. B. & Murfi, A., 1995. Fisiologi lingkungan. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. cit. Sari, W. P. R. S., Suartha, N. I dan Batan, W. I. 2016. Status Praesen Pedet Sapi Bali. Buletin Veteriner Udayana 8(1) : 36-43
Rais, 1987. Korelasi Antara Umur, Berat Badan dan Lingkar Dada Sapi Madura di Sumenep. Skripsi Fakultas Pertanian, Jurusan Peternakan, Universitas Madura, Pamekasan. cit. Latulumamina, M., 2013. Korelasi Antara Umur dan Berat Badan Sapi Bali (Bos sundaicus) di Pulau Seram. Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Ambon. 3(1) : 35-40
Rosenberger, G., 1979. Clinical Examination of Cattle. Berlin & Hamburg: Verlag Paul Parley. cit. Mauladi, H. A. 2009. Suhu Tubuh, Frekuensi Jantung dan Nafas Induk Sapi Friesian Holstein Bunting yang divaksin dengan Vaksin Avian Influenza H5N1. Skripsi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor 2009. Hal 10-14.
Soeparno. 2005. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. . cit. Latulumamina, M., 2013. Korelasi Antara Umur dan Berat Badan Sapi Bali (Bos sundaicus) di Pulau Seram. Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Ambon. 3(1) : 35-40
Sudarmoyo B. 1995. Ilmu Lingkungan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro Semarang. cit. Madu, Y. E., Suartha, N. I. dan Batan, W. I. 2015. Status Praesen Sapi Bali Dara. Indonesia Medicus Veterinus 4(5) : 437-444
Sugeng. 1996. Sapi Potong. Penebar Swadaya, Jakarta. . cit. Latulumamina, M., 2013. Korelasi Antara Umur dan Berat Badan Sapi Bali (Bos sundaicus) di Pulau Seram. Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Ambon. 3(1) : 35-40
Suherman. D., Purwanto. B. P., Manalu. W dan Permana. I. G., 2013. Simulasi Artificial Neural Network untuk Menentukan Suhu Kritis pada Sapi Fries Holland Berdasarkan Respon Fisiologis. JITV. 18 (1): 70-80. cit. Madu, Y. E., Suartha, N. I. dan Batan, W. I. 2015. Status Praesen Sapi Bali Dara. Indonesia Medicus Veterinus 4(5) : 437-444
Suprayogi, A., Satrija, F., Tumbelaka, L. I. T. A., Indrawati, A., Purnawarman, T., Wijaya, A., Noviana, D., Ridwan, Y., dan Yudi. 2013. Pengelolahan Kesehatan Hewan dan Lingkungan. Suprayogi, A., editor. Bogor (ID): IPB Pr. cit. Madu, Y. E., Suartha, N. I. dan Batan, W. I. 2015. Status Praesen Sapi Bali Dara. Indonesia Medicus Veterinus 4(5) : 437-444
Suratyah, K., 2009. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya. Jakarta cit. Tumober, C. J., Makalew., A., Salendu, S. H. A. dan Endoh, M. K. E. 2014. Analisis Keuntungan Pemeliharaan Ternak Sapi Di Kecamatan Suluun Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Zootek 34(2): 18-26.
Susilorini, T. E., 2000. Budi Daya 22 Ternak Potensial. Penebar Swadaya. Jakarta. cit. Tumober, C. J., Makalew, A., Salendu, S. H. A. dan Endoh, M. K. E. 2014. Analisis Keuntungan Pemeliharaan Ternak Sapi Di Kecamatan Suluun Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Zootek 34(2): 18-2