Parameter fisiologi kambing kacang (Capra aegagrus hircus) di Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang
PDF

Keywords

Goat
Nunkurus
Body temperature
Respiration
Pulse

How to Cite

Hereng, Y. A., Selan, Y. N., & Amalo, F. A. (2019). Parameter fisiologi kambing kacang (Capra aegagrus hircus) di Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Jurnal Veteriner Nusantara, 2(2), 161-169. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/jvn/article/view/1843

Abstract

 Goat are herbivoreus ruminant animals that commonly farm in Indonesia. Goats have advantages like quick to breed and can adapt in different environments. Goats played importantely in social and culture in Nunkurus Kupang district, goat can have an important role in the field of animal husbandry in the region. The purpose of this study was to determine the physiology parameter of goat in Nunkurus. The measured parameter are body temperature, respiration and pulse. This research uses as much as 36  kacang goats. Sample are grouped into 3 groups based on age. Child group with age 2 to 8 months, young 8 to 12 months and adult >12 months. In each group consist of 6 males and 6 females. The data about fisiology value taken in morning and afternoon in one week for each aged group. The results showed that average of kacang goat body temperature in Nunkurus at the morning is 38,8 ± 0,09°C to 39,7 ± 0,05°C and at the afternoon is 38,9 ± 0,2°C to 40,1 ± 0,1°C. The respiration average at the morning is 14,28 ± 1,1 to 19,42 ± 1,1 times/minute and at the afternoon is 16,85 ± 0,48 to 21,14 ± 0,78  times/minute. The pulse at the morning is 74 ± 1,39 to 99 ± 0,9 times/minute and at the afternoon is 76 ± 1,13 to 102 ± 0,75 times/minute. It is concluded that the value of fisiology parameter in Nunkurus Village is in the same range with the other area in Indonesia.

PDF

References

Anggrodi, R, 1979. Ilmu Makanan Ternak Umum. PT.Gramedia, Jakarta, Cit. Karstan, A. H. 2006, Respon Fisiologis Ternak Kambing Yang Dikandangkan dan Ditambatkan Terhadap Konsumsi Pakan Dan Air Minum. Jurnal Agroforestri. 1(1).
Awabien, R. L. 2007, Respon Fisiologis Domba yang Diberi Minyak Ikan Dalam Bentuk Sabun Kalsium. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institiut Pertanian Bogor. Bogor
Bayer, A.G. 1970, Book Farmers Stock Diseases. Farbers Barbiken Bayer AG. Veterinery Departemen Lever Kusen. Germany, Cit. Karstan, A. H. 2006, Respon Fisiologis Ternak Kambing Yang Dikandangkan dan Ditambatkan Terhadap Konsumsi Pakan Dan Air Minum. Jurnal Agroforestri. 1(1) : 65 73.
Bligh, J. and K.G. Johnson. 1973. Glosary of terms for thermal physiology. J. Appl.Physiology. Cit. Pramono. 2014. Respon Fisiologis Kambing Boerawa Jantan Fase Pascasapih di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi. Fakultas Peternakan. Universitas Pertanian Lampung.
BPS. 2013, Profil Daerah Kabupaten Kupang. Badan Pusat Statistik. Kupang. Indonesia.
Cullison, A. E., R. S. Lowrey, & T. W. Perry. 2003. Feeds and Feeding. 6th ed. Pearson Education, Inc. Upper Saddle River, New York. Cit. Hadziq. 2011. Status Fisiologis Dan Performa Pedet Peranakan Friesian Holstein Prasapih Yang Diinokulasi Bakteri Pencerna Serat Dengan Pakan Bersuplemen Kobalt. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.
Curtis, S.E. 1983. Environmental Management In Animal Agricultural. The Iowa State University Press., Ames, Iowa. Cit. Purwanto, B. P, 2006. Pengaruh Iklim Mikro terhadap Respons Fisiologis Sapi Peranakan Fries Holland dan Modifikasi Lingkungan untuk Meningkatkan Produktivitasnya.
Darmoatmodjo, dkk. 2010. Produktivitas, Respon Fisiologis dan Perubahan Komposisi Tubuh Pada Sapi Jawa yang Diberi Pakan dengan Tingkat Protein Berbeda.
Devandra, C. and G.B. McLeroy. 1982. Goat and Sheep Production in the Tropics. Longman Group Limited, Harlow, Essex, UK. Cit. Tunnisa, 2013. Keragaman Gen Igf-1 Pada Populasi Kambing Kacang Di Kabupaten Jeneponto. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Dowell, R.E., Jones, R.G., Pant, H.C., Roy, A., Siegenthater, E.J. and Stouffer, J R. 1970. Improvement of livestock production in warm animals. W.H. Freeman and Co.San Fransisco, cit. Pamungkas, F.A dan Hendri, Y. 2006, ‘Respon Fisiologi Tiga Jenis Kambing Di Musim Kemarau Pada Dataran Rendah’, Prosiding Peternakan.
Dukes, H. 1957, The Physiologi and Nutrition of Ruminats Ten Edition. Cornell University Press. Ithaca, New York, Cit. Karstan, A. H. 2006. Respon Fisiologis Ternak Kambing Yang Dikandangkan dan Ditambatkan Terhadap Konsumsi Pakan Dan Air Minum. Jurnal Agroforestri. 1(1) : 65 73.
Esmay, M .L. 1978. Principles of animal environment . Avi Pub. Co. INC. Wesport,Connecticut. Pamungkas, F.A dan Hendri, Y. 2006, ‘Respon Fisiologi Tiga Jenis Kambing Di Musim Kemarau Pada Dataran Rendah’, Prosiding Peternakan.
Esmay, M. L.1978. Principle of Animalenvironmental. AVI Publishing Company, Inc.Wespost, Connecticut. Cit. Pramono. 2014. Respon Fisiologis Kambing Boerawa Jantan Fase Pascasapih di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi. Fakultas Peternakan. Universitas Pertanian Lampung.
Garantjang, S. 2004. Pertumbuhan anak kambing kacang pada berbagai umur induk yang dipelihara secara tradisional. Jurusan Produksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Makasar. Jurnal Sains and Technologi. Vol. 4 No.1:40-45. Cit. Nurmiati. 2014, ‘Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Pertumbuhan Kambing Kacang Yang Dipelihara Secara Intensif’, Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Guyton, A.C. dan J.E. Hall. 1997. Fisiologi Kedokteran. Penerbit Buku Kedokteran
EGC. Jakarta. cit. Awabien, R. L. 2007, Respon Fisiologis Domba yang Diberi Minyak Ikan Dalam Bentuk Sabun Kalsium. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institiut Pertanian Bogor. Bogor
Hafes, E.S.E. 1968, Adaptation Of Domestic Animal. Lea And Febriger. Philadelphia, Cit. Karstan, A. H. 2006, Respon Fisiologis Ternak Kambing Yang Dikandangkan dan Ditambatkan Terhadap Konsumsi Pakan Dan Air Minum. Jurnal Agroforestri. 1(1) : 65 73.
Harmadji. 1978, Pengamatan Genetik Terhadap Induk Kambing EDG dan Kambing Pejantan Australia dalam rangka proyek Peningkatan mutu dan pengembangan ternak Kambing di Pulau Jawa. Fakultas Peternakan Universitas Gadja Mada. Jogjakarta. Cit. Karstan, A. H. 2006, Respon Fisiologis Ternak Kambing Yang Dikandangkan dan Ditambatkan Terhadap Konsumsi Pakan Dan Air Minum. Jurnal Agroforestri. 1(1) : 65 73.
Hartatik. 2014. Analisis Genetik Ternak Lokal. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Hal 75-76
Herman, R. Duljaman, M., Sugama, N. 1983. Perbaikan Produksi Daging Kambing Kacang. Institut Pertanian Bogor. Bogor. Cit. Tunnisa, 2013. Keragaman Gen Igf-1 Pada Populasi Kambing Kacang Di Kabupaten Jeneponto. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Kartadisastra, H.R. 1997, Penyediaan dan Pengelolaan Pakan Ternak Ruminansia. Kanisius, Yogyakarta. Cit. Nurmiati. 2014, ‘Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Pertumbuhan Kambing Kacang Yang Dipelihara Secara Intensif’, Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Karstan, A. H. 2006, Respon Fisiologis Ternak Kambing Yang Dikandangkan dan Ditambatkan Terhadap Konsumsi Pakan Dan Air Minum. Jurnal Agroforestri. 1(1)
Mc Dowell, 1972. Improvement of Livestock production in Warm Climates. Cit. Karstan, A. H. 2006, Respon Fisiologis Ternak Kambing Yang Dikandangkan dan Ditambatkan Terhadap Konsumsi Pakan Dan Air Minum. Jurnal Agroforestri. 1(1)
Mc Dowell, R. E ., R.G. Jones, H.C. Pant, A. Roy, E .J. Siegenthater and J .R. Stouffer. 1970 .Improvement of livestock production in worm animals. W. H. Freeman and Co . San Fransisco. Pamungkas, F.A., A. Batubara, M. Doloksaribu, dan E. Sihite. 2009. Petunjuk Teknis: Potensi Beberapa Plasma Nuftah Kambing lokal Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian. Cit. Hartatik. 2014. Analisis Genetik Ternak Lokal. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Nurmiati. 2014, ‘Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Pertumbuhan Kambing Kacang Yang Dipelihara Secara Intensif’, Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Pamungkas, F.A., A. Batubara, M. Doloksaribu, dan E. Sihite. 2009. Petunjuk Teknis: Potensi Beberapa Plasma Nuftah Kambing lokal Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian. Cit. Hartatik. 2014. Analisis Genetik Ternak Lokal. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Pamungkas, F.A dan Hendri, Y. 2006, ‘Respon Fisiologi Tiga Jenis Kambing Di Musim Kemarau Pada Dataran Rendah’, Prosiding Peternakan.
Pramono. 2014. Respon Fisiologis Kambing Boerawa Jantan Fase Pascasapih di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi. Fakultas Peternakan. Universitas Pertanian Lampung.
Pratomo, B. 1986. Cara Menyusun ransum ternak. Poultri Indonesia. Cit. Nurmiati. 2014, ‘Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Pertumbuhan Kambing Kacang Yang Dipelihara Secara Intensif’, Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Purwanto, B.P., F. Makamasu and S. Yamamoto. 1993 . Proceeding V11 World Conference onAnimal Production, Edmonton, Alberta, Canada, cit. Pamungkas, F.A dan Hendri, Y. 2006, ‘Respon Fisiologi Tiga Jenis Kambing Di Musim Kemarau Pada Dataran Rendah’, Prosiding Peternakan.
Rahim L, Sri Rahma RR, Dagong, M.I.A dan Kusumandari I.P. 2012. Keragaman kelompok gen pertumbuhan (GH, GHR, IGF-1, Leptin dan Pit-1) dan hubungannya dengan karakteristik tumbuh kembang dan karkas pada ternak kambing Marica dan Kacang. Makassar. Cit. Tunnisa, 2013. Keragaman Gen Igf-1 Pada Populasi Kambing Kacang Di Kabupaten Jeneponto. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Sarwono, B. 1990. Beternak Kambing Ungul. Penebar Swadaya. Jakarta.
Sasroamidjojo, S. M dan Soeradji. 1978. Peternakan Umum. CV. Yasaguna, Jakarta. Cit. Nurmiati. 2014, ‘Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Pertumbuhan Kambing Kacang Yang Dipelihara Secara Intensif’, Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Siregar, S. B. 1990. Ransum Ternak Ruminansia. Penerbit Swadaya. Jakarta. Cit. Nurmiati. 2014, ‘Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Pertumbuhan Kambing Kacang Yang Dipelihara Secara Intensif’, Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Silalahi, M., Reni, D., Tambunan dan Basri, E. 2006, Perbaikan Tatalaksana Pemeliharaan Ternak Kambing Kacang Di Lahan Kering Desa Buana Sakti Kabupaten Lampung Timur. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung, Bandar Lampung, Cit. Nurmiati. 2014, ‘Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Pertumbuhan Kambing Kacang Yang Dipelihara Secara Intensif’, Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Smith dan Mangkuwidjojo. 1988. Pemeliharaan, Pembiakan, dan Penggunaan Hewan Percobaan di Daerah Tropis. Universitas Indonesia Press. Jakarta. Cit. Pramono. 2014. Respon Fisiologis Kambing Boerawa Jantan Fase Pascasapih di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi. Fakultas Peternakan. Universitas Pertanian Lampung.
Soeparno. 1994. Ilmu Dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, cit. Usmiati, S dan Setiyanto, H. 2008, ‘Penampilan Karkas Dan Komponen Karkas Ternak Ruminansia Kecil’, Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian. Bogor.
Sonjaya. 2013. Dasar Fisiologi Ternak. PT Penerbit IPB Press, Bogor. Hal 330.
Suprayogi. 2013. Pengelolaan Kesehatan Hewan dan Lingkungan Penuntun Praktis di Lapangan. PT Penerbit IPB Press, Bogor. Hal 14-15.
Supriyati. S, Hidayat. dan Sadiran. 2001. Penelitian Ternak Ruminansia Kecil. Balitnak, Bogor. Cit. Nurmiati. 2014, ‘Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Pertumbuhan Kambing Kacang Yang Dipelihara Secara Intensif’, Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Tunnisa, 2013. Keragaman Gen Igf-1 Pada Populasi Kambing Kacang Di Kabupaten Jeneponto. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Usmiati, S dan Setiyanto, H. 2008, ‘Penampilan Karkas Dan Komponen Karkas Ternak Ruminansia Kecil’, Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian. Bogor.
Yusuf, M.K. 2007. Physiology Stress in Livestock. CRC Press, Inc. Boca Raton. Florida Cit. Pramono. 2014. Respon Fisiologis Kambing Boerawa Jantan Fase Pascasapih di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi. Fakultas Peternakan. Universitas Pertanian Lampung.

Downloads

Download data is not yet available.