PERBEDAAN NEUTROFIL LIMFOSIT RASIO DAN TROMBOSIT LIMFOSIT RASIO PRE DAN POST HEMODIALISIS PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG
PDF

Keywords

Penyakit Ginjal Kronik (PGK), Hemodialisis, Neutrofil Limfosit Rasio (NLR), Trombosit Limfosit Rasio (TLR)

How to Cite

Damayanti, A., Setianingrum, E., & Wahyuningrum, S. (2019). PERBEDAAN NEUTROFIL LIMFOSIT RASIO DAN TROMBOSIT LIMFOSIT RASIO PRE DAN POST HEMODIALISIS PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG. Cendana Medical Journal (CMJ), 7(2), 230-235. Retrieved from http://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/1794

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan proses yang mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal. Salah satu cara penanganan PGK adalah terapi hemodialisis. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui adanya perbedaan nilai Neutrofil Limfosit Rasio dan Trombosit Limfosit Rasio pre dan post  hemodialisis pasien penyakit ginjal kronik. Metode penelitian analitik komparatif dengan pendekatan secara cross sectional, populasi penelitian pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Unit Hemodialisis RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Teknik pengambilan sampel non probability menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian ini nilai signifikansi menggunakan uji T berpasangan dengan nilai p=0,05 didapatkan NLR 0,751 dan TLR 0,024. Kesimpulan tidak terdapat perbedaan nilai Neutrofil Limfosit Rasio (NLR) pasien PGK sebelum dan sesudah hemodialisis dan terdapat perbedaan nilai Trombosit Limfosit Rasio (TLR) pasien PGK sebelum dan sesudah hemodialisis

PDF

References

1. Centers for Disease Control and Prevention. Kidney disease statistics for the united states. Natl Institutes Heal 2012;16.

2. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Lap Nas 2013. 2013;1–384.

3. Atziza R, Ayu PR, Yonata A. Perbedaan Kadar Limfosit Pre dan Post Hemodialisis Pasien Gagal Ginjal Kronik. Fakultas Kedokteran universitas Lampung. 201;:37–41.

4. Goantryani, F. Hubungan lama terapi hemodialisis dengan neutrophil-lymphocyte ratio pada pasien gagal ginjal kronik di rsud prof.dr. W.z. Johannes kupang tahun 2017.

5. Amrulloh F. Perbedaan Jumlah Neutrofil Pre dan Post Hemodialisis Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis ( PGK ) di RSUD Dr. H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung. 2017.

6. Turkmen K, Guney I, Yerlikaya FH, Tonbul HZ. The relationship between neutrophil-to-lymphocyte ratio and inflammation in end-stage renal disease patients. Ren Fail. 2012;34(2):155–9.

7. Febriana. Hubungan Antara Kondisi Komorbid dan Mortalitas Pada Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSU dr. Soedarso Pontianak. 2015;

8. Come PPR. Hubungan Adekuasi Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik di Unit hemodialisis RSUD. Prof. W.Z. Johannes Tahun 2016. 2016.

9. Isro’in, L. Rosjidi H. Prevalensi Faktor Risiko Gagal Ginjal Kronik. Ponorogo. 2014.

10. Kandacong AC. Jumlah Trombosit Pre dan Post hemodialisis (HD) Pada Pasien Penyakit Ginjal kronik (PGK) Di Rumah Sakit Umum Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Hasanuddin. 2017;

11. Hakim YAH, Abbas AA, Khalil A, Ibrahim TH, Mustafa A, Hakim YAH, et al. The Effect of Hemodialysis on Hemoglobin Concentration , Platelets count and White Blood Cells Count in End Stage Renal Failure. 2016;22–35.

12. Sylvia, AP. Lorrain, MW. Patofisiologi Konsep Klinis Proses Proses Penyakit. Edisi 6. 2015.

13. Lisa AF. Khalid B. Uremia. St. George’s University. Creighton University School Of Medicine. 2018.

14. Daugirdas JT, Bernardo AA. Hemodialysis effect on platelet count and function and hemodialysis-associated thrombocytopenia. Kidney Int [Internet]. 2012;82(2):147
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.