PENGARUH SENAM AEROBIK TERHADAP PENINGKATAN NILAI VO2AMAX PADA SISWA SMP NEGERI 2 KUPANG USIA 13-14 TAHUN
PDF

Keywords

Senam aerobik, VO2max

How to Cite

Lestari, Y., Liana, D., & Setiono, K. (2019). PENGARUH SENAM AEROBIK TERHADAP PENINGKATAN NILAI VO2AMAX PADA SISWA SMP NEGERI 2 KUPANG USIA 13-14 TAHUN. Cendana Medical Journal (CMJ), 7(2), 317-324. Retrieved from http://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/1805

Abstract

VO2max merupakan jumlah maksimal milliliter oksigen yang digunakan per kilogram berat badan dalam satu menit. Nilai VO2max menggambarkan tingkat daya tahan sistem kardiorespirasi seseorang yang berperan dalam mentranspor oksigen ke jaringan tubuh kususnya otot ketika terjadinya peningkatan beban kerja tubuh. Seseorang yang memiliki nilai VO2max yang baik akan memiliki tingkat kebugaran tubuh yang baik dan dapat menjalani aktifitas sehari-harinya lebih kuat dibandingkan dengan orang yang memiliki nilai VO2max yang buruk. Latihan fisik aerobik yang teratur dapat melatih dan menjaga sistem ini bekerja secara maksimal. Senam aerobik adalah salah satu latihan fisik yang mudah dilakukan dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh latihan senam aerobik intensitas sedang selama 30 menit yang dilakukan sebanyak tiga kali seminggu dalam jangka waktu satu bulan terhadap peningkatan nilai VO2max dan menganalisis adanya perbedaan nilai VO2max antara kelompok kelompok kontrol dan perlakuan. Metode penelitian ini menggunakan pre and posttest control group design. 40 siswa yang memenuhi kriteria inklusi dibagi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Pengukuran nilai VO2max dilakukan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan selama satu bulan dengan menggunakan multistage fitness test. Hasil penelitian ini rerata nilai VO2max awal pada kelompok kontrol sebesar 31,30 ± 4,23  ml/kg/menit dan rerata nilai VO2max akhir sebesar 30,81 ± 4,10 ml/kg/menit. Sedangkan pada kelompok perlakuan rerata nilai VO2max awal sebesar 30,21 ± 2,45 ml/kg/menit dan rerata nilai VO2max akhir sebesar 32,33 ± 2,68 ml/kg/menit.  Kesimpulan penelitian ini terdapat peningkatan signifikan pada nilai VO2max kelompok perlakuan dan terdapat perbedaan nilai VO2 max antaara kelompok kontrol dan perlakuan.

PDF

References

1. Anspaugh DJ, Hamrick MH, Rosato FD. Wellness: concepts and applications. Increasing cardiorespiratory endurance. 7th ed. NY: McGraw-Hill Higher Education; 2009. p. 75-106.

2. Thomas DF, Paul MI, Walton T. Fit and well: core concepts and labs in physical fitness and wellness. Cardiorespiratory endurance. 12th ed. NY: McGraw-Hill Higher Education; 2017. p. 57-90.

3. U.S. Department of Health and Human Services. physical activity and health: a report of the surgeon general. Atlanta, GA: U.S. Department of Health and Human Services, Centers for Disease Control and Prevention, National Center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion; 1996. p. 61-71.

4. Medifast. exercise_guide. 2007.[cited 2018 May 29]; Available from: https://www.medifastmedia.com/med/.../exercise_guide.pdf

5. Uliyandari, A. Pengaruh latihan fisik terprogram terhadap perubahan nilai konsumsi oksigen maksimal (VO2Max) pada siswi sekolah bola voli tugu muda Semarang usia 11-13 tahun. Program Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. 2009.

6. Sigiro TS. Hubungan status kadar hemoglobin (hb) dengan tingkat VO2Max mahasiswa IKOR 2014 putra. Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED. 2016

7. Murdanu Y, Abrori C, Hasan M. Pengaruh pemberian teh hitam terhadap vo2max dan pemulihan denyut nadi pasca melakukan latihan treadmill. Pustaka Kesehat. 2016;4:136–40.

8. Darsi H. Pengaruh senam aerobic low impact terhadap peningkatan VO2max. Jurnal Gelanggang Olahraga. 2018;2:42-51.
9. Tim Dapodikbud Sekolah Kita. SMP Negeri 2 Kupang. 2018. Available at http://sekolah.data.kemdikbud.go.id/.

10. Seiler S.Exercise physiology the methods and mechanisms underlying performance. Cycling Articles: Physiology. 2012:4;5-32.

11. Baquet,G. Van P. Emmanuel & Berthoin S. Endurance Training and Aerobic Fitness in Young People. Sports medicine. 2003;33:1127-43.

12. Guyton, AC, Hall, JE. Sirkulasi. In: Texbook of medical phisiology edisi 12. Jakarta: EGC; 2014. p. 203-11.

13. Guyton, AC, Hall, JE. Sirkulasi. In: Texbook of medical phisiology edisi 12. Jakarta: EGC; 2014. p. 245-57.
14. Komala, R., Riyadi, H., & Setiawan, B. Latihan intensitas sedang dan berat memperbaiki vo2 max, indeks massa tubuh, dan persen lemak tubuh remaja obes. J. Gizi Pangan. 2016:11;211–18.
15. Raden AT. Liza C. Shinta AP. Pengaruh latihan aerobik terhadap kebugaran kardiorespirasi pada siswa smp di palembang. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. 2018
16. Imaduddin AF, Pratiwi YS, Sastradimaja SB. Korelasi antara 20 meter multi-stage running test dan cardiopulmonary exercise testing untuk memprediksi vo 2 max pada anak laki-laki usia 11-12 tahun. Jurnal Ilmu Faal Olahraga. 2017;1:33–5
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.