ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG
CMJ
PDF

Keywords

Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Sekolah

How to Cite

Sagita, S., E D, M., & Artawan, I. (2020). ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG. Cendana Medical Journal (CMJ), 8(1), 421-427. Retrieved from http://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/2645

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah program pemerintah yang diluncurkan dimana bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat yang tidak sehat agar menjadi sehat. Dasar penelitian PHBS Sekolah berada dalam 8 indikator penelitian yaitu : mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, olahraga yang teratur dan terukur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di sekolah, menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan, membuang sampah pada tempatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku hidup bersih dan sehat di Sekolah Dasar Kecamatan Alak. Penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan pada bulan Juli – Oktober 2019. Populasi target pada penelitian ini adalah seluruh siswa IV, V dan VI yang berjumlah 77 siswa. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu total populasi dan jumlah sampelnya 77 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki pengetahuan baik (55.6%), Pelajar yang memiliki sikap baik (71.1%) dan siswa yang memiliki perilaku baik (55.6%) di SD Alak. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa semua siswa di Sekolah Dasar Kecamatan Alak memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku yang baik tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sekolah. Diharapkan bahwa sekolah tetap terus mengajarkan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekolah kepada seluruh siswa

PDF

References

1. Clark jr, T.D., Mary C. J., dan Robert W. Z. 2006. Post Adoptive ERP System Analysis: A System Dynamic Modeling Approach, Working Paper February 17, at http://www.bus.lsu.edu/centers/decid/WorkingPaper.asp
2. Depkes RI, 2002, Profil Kesehatan Indonesia, Jakarta
3. Depkes RI, 2007, Profil Kesehatan Indonesia, Jakarta Depkes RI, 2008 Profil Kesehatan Indonesia Jakarta
4. Depkes RI, 2010. Profil Kesehatan Indonesia, Jakarta: Depkes RI
5. Uripi, V. 2004. Menu Sehat Untuk Balita. Jakarta : Puspa Swara.
6. Hammer, A. 2011. The impact of union on job satisfaction, organizational commitment and turnover. Journal of Labour Research, Vol. 26, No. 2, pp. 241-266.
7. International Standardization Organization, 2009. ISO 31000 - Risk Management.http://www.iso.org/iso/catalogue_detail?csnumber=43170 : Diakses 30 Maret 2016.
8. Kathleen L. Mcfadden, Jenny M. Hoobler, William J. Tallon. 2009. Exploring the efficacy of healthcare quality practices, employee commitment, and employee control. Journal of Operations Management. 24. 765 - 778.
9. Kementerian Kesehatan RI, 2011. Pedoman manajerial pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan FasilitasKesehatanlainnya. Cetakan ketiga
10. Kementerian Kesehatan RI, 2011. Pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit danFasilitas Kesehatan lainnya.Cetakan ketiga
11. Kementerian Kesehatan RI, 2011. Peraturan Menteri Kesehatan RI Jakarta: Kemenkes RI.
12. Kertadikara, P. 2008. Patient Safety - paradigma baru layanan medis. http://kertadikara.blogspot.com/ diperoleh 29 Maret 2016.
13. Norma S., Pengukuran Kinerja Dengan Metode Balanced Scorecarddan Metode Standar Pengukuran Jasa Pelayanan Kesehatan, Skripsi, Univerisitas Muhammadiyah Surakarta, 2012
14. Rudjito, Daryanto, A., Mangkuprawira, S., dan Acsani, N. A., 2010, “Keterkaitan kategori kepemimpinan dengan enam kategori lainnya dalam malcolm baldrige Kriteria for performance excellence (MBCFPE) pada badan usaha milik Negara”, Jurnal Manajemen & Agribisnis, Vol. 7 No. 2 Ekonomi – IPB Bogor.
15. Soumen Ghosh, Robert B. Handfield, Vijay R. Kannan, Keah Choon Tan A structural model analysis of the Malcolm Baldrige National Quality Award framework, journal malcom badridge Volume 4 no.4 2003:289-311
16. Susan E. Jackson, Aparna Joshi and Niclas L., SWOT Analysis and Implications Recent Research on Team and Organizational, Journal of Management, 2003; 29; 801
17. Wibowo, A., 2014. Metodologi Penelitian Praktis Bidang Kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers.
18. Utomo M., Dan Hastuki F. Tri., 2005 Hubungan Antara Ventilasi Ruangan Kelembapan, Pencahayaan, Kepadatan Hunian Dan Status Gizi Dengan Infeksi Salura Pernafasan Akut (ISPA) Pada Anak-Anak 1-5 Tahun Di Desa Mojosongo , Kota Surakarta. Jurnal litbang Uneversitas Muhammadiyah Semarang. http://jurnal.unimus.ac.id
19. WHO, 2000 Klasifikasi Berat Badan berdasarkan BMI Pada Ponuduk Asia Dewasa
20. WHO, 2000 Klasifikasi Infeksi Saluran Pernafasan Akut WHO. (2011) Top 10 Cause Of Deadth.
21. World Health Organization (WHO), Angka Kematian Bayi, Amerika: WHO, 2012.
22. WorldHealth Organization, 2002. Guidelines on Prevention and Control of Hospital Associated Infection : Diakses 28 Maret 2016.-hospitals kupang . html
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.