PENGARUH PEMBERIAN PUDING DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN DARAH ANAK DI SD INPRES NOELBAKI KABUPATEN KUPANG
CMJ
PDF

Keywords

Hemoglobin, Puding, Daun Kelor, Anak

How to Cite

Indra Wardana, I., Nurina, R., & Trisno, I. (2020). PENGARUH PEMBERIAN PUDING DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN DARAH ANAK DI SD INPRES NOELBAKI KABUPATEN KUPANG. Cendana Medical Journal (CMJ), 8(1), 478-484. Retrieved from http://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/2655

Abstract

Tanaman kelor dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat karana kandungan dan manfaat seluruh bagian tanamanya. Kadar hemoglobin sangat dipengaruhi oleh asupan zat besi sehari – hari. Rendahnya intake zat besi dapat membuat kadar hemoglobin menjadi rendah sehingga dapat mempengaruhi aktivitas anak. Puding daun kelor dapat dipilih sebagai alternative untuk memenuhi kebutuhan zat besi sehari – hari anak karana kandungannya yang tinggi zat besi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian puding daun kelor (Moringa Oleifera) terhadap perubahan kadar hemoglobin darah anak di SD Inpres Noelbaki Kabupaten Kupang. Metode penelitian ini merupakan penelitian Quasi experimental dengan rancangannya berupa pre test – post test with control group design dengan perlakuan pemberian puding daun kelor kemudian diukur kadar hemoglobin sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Tes.  Hasil analisis bivariat yang dilakukan pada variable menunjukkan adanya perubahan yang signifikan pada kadar hemoglobin darah anak di SD Inpres Noelbaki Kabupaten Kupang (p=0,000). Kesimpulan dari 66 anak yang menjadi sampel 22 siswa (33,3%) memiliki kadar hemoglobin dibawah normal, 44 siswa (66,7%) memiliki kadar hemoglobin normal. Terdapat perubahan yang signifikan pada kadar hemoglobin darah anak yang mendapatkan puding daun kelor selama 14 hari (p=0,000). Perubahan rata – rata kenaikan kadar hemoglobin adalah 2,27 g/dL dengan pemberian puding daun kelor 100 g selama 14 hari yang mengandung 7,03 mg zat besi

PDF

References

1. Citrakesumasari. Anemia Gizi Masalah Dan Pencegahannya. Yogyakarta: Kalika; 2012.
2. Nirmala D. Gizi Anak Sekolah. Jakarta: Buku Kompas; 2012.
3. Standardisasi D, Pangan P, Bidang D, Keamanan P, Berbahaya Danb, Pengawas B, Et Al. Pencapaian Gizi Seimbang. 2013.
4. World Health Organization. The Global Prevalence Of Anaemia In 2011. 2011;
5. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Laporan Nasional 2013. 2013.
6. Purnamasari R. Anemia Kekurangan Zat Besi [Internet]. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2016. Available From: Http://Www.Idai.Or.Id/Artikel/Seputar-Kesehatan-Anak/Anemia-Kekurangan-Zat-Besi
7. Direktorat Gizi Masyarakat. Pedoman Pencegahan Dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri Dan Wanita Usia Subur (Wus). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2016.
8. Dinas Kesehatan Provinsis Nusa Tenggra Timur. Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. 2017.
9. Pusat B, Kabupaten S. Kecamatan Kupang Tengah Dalam Angka. 2018.
10. Rahmawati, K Ac. Pengaruh Pemberian Seduhan Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk) Terhadap Kadar Asam Urat Tikus Putih (Rattus Norvegicus). 2015;593–8.
11. A Dudi Krisnadi. Kelor Super Nutrisi. 2015;13.
12. Arini. Pengaruh Pemberian Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera Leaves) Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Univ Hasanuddin. 2018;
13. Estiyani A, Suwondo A, Rahayu S, Hadisaputro S, Widyawati Mn, Susiloretni Ka. The Effect Of Moringa Oleifera Leaves On Change In. 2017;3(3):191–7.
14. Dewi, Siti Rusdiana Puspa, Et Al. Anticariogenic Effect Of Gambier (Uncaria Gambir [Roxb].) Extract On Enamel Tooth Surface Exposed By Streptococcus Mutans. Ijhsr, 2016, 6.8: 171-9.
15. Gopalakrishnan, Lakshmipriya; Doriya, Kruthi; Kumar, Devarai Santhosh. Moringa Oleifera: A Review On Nutritive Importance And Its Medicinal Application. Food Science And Human Wellness, 2016, 5.2: 49-56.
16. Raspati H. 2011. Buku Ajar Hematologi-Onkologi Anak. Jakaerta:Ida
17. Almatsier S. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia.
18. Husnah, Nurhidayah; Rahayu Indriasari, Nurhaedar Jafar. Hubungan Makanan Sumber Heme Dan Non Heme Terhadap Kadar Hb Remaja Putri Sma 10 Makassar Tahun 2014. 2014.
19. Listiana, Akma. Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia gizi besi pada remaja putri di SMKN 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah. Jurnal Kesehatan, 2016, 7.3: 455-4
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.