PENGARUH PEMBERIAN EKTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DENGAN HIPERKOLESTEROL
CMJ
PDF

Keywords

Ekstak Bawang Putih (Allium sativum), Hiperkolesterol, Tikus putih (Rattus novergicus)

How to Cite

Hewen, W., Nurina, R., & Liana, D. (2020). PENGARUH PEMBERIAN EKTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DENGAN HIPERKOLESTEROL. Cendana Medical Journal (CMJ), 8(1), 572-580. Retrieved from http://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/2668

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian secara global(1). Kelebihan kolesterol atau disebut hiperkolesterolemia akan menimbulkan aterosklerosis yang akan menyebabkan stroke dan penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung koroner(2,3,4,5). Bawang putih memiliki agen aktif allicin yang merupakan senyawa alkaloid yang banyak terkandung dalam bawang putih dapat digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol, selain itu didalam bawang putih terdapat: vitamin C dan niasin(2,6). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bawang putih (Allium sativum) terhadap penurunan kadar kolesterol total pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang sengaja dibuat hiperkolesterol. Metodologi  penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan pretest posttest with control group. Sampel penelitian 25 ekor tikus putih yang dipilih secara acak yang dibagi dalam 5 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Hasil analisis data menggunakan One Way Anova menunjukan bahwa kadar kolesterol total pada hari ke-32, hari ke-33, hari ke-37 dan hari ke-42 memiliki nilai signifikansi p<0,05, yang berarti uji statistik ini menunjukan bahwa pemberian ekstrak bawang putih (Allium sativum) dapat  menurunkan kadar kolesterol total pada tikus putih dengan hiperkolesterolemia. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan ada pengaruh ekstrak bawang putih (Allium sativum) terhadap penurunan kadar kolesterol total pada tikus putih (Rattus novergicus) dengan hiperkolesterol dengan nilai signifikan (p<0,05)

PDF

References

1. buletin-ptm.pdf [Internet]. Available from: www.depkes.go.id/download.file=download/pusdatin/buletin/buletin-ptm.pdf
2. Suryanto I, Pradana MS. Terapi Hiperkolesterol Pada Mencit ( Mus musculus ) Strain BALB / C Betina Umur 2 Bulan Menggunakan Sari Bawang. 2017;3(2):71–5.
3. Mustika Rinjani Pramitasari. Pengaruh Ekstrak Bawang Putih ( Allium sativum L ) Terhadap Perbaikan Profil Lipid Pada ( Rattus norvegicus ) strain Wistar Hiperkolesterolemia. 2012;
4. Hartini S, Suryani ME. Uji Kualitas Serum Simpanan Terhadap Kadar Kolesteroldalam Darah Di Poltekkes Kemenkes Kaltim. J Ilm Manuntung. 2016;2(1):65–9.
5. Widada ST, Martsiningsik MA, Carolina SC. Gambaran Perbedaan Kadar Kolesterol Total Metode CHOD-PAP (Cholesterol Oxidase – Peroxsidase Aminoantypirin) Sampel Serum dan Sampel Plasma EDTA. J Teknol Lab. 2016;5(1):1–4.
6. Kedokteran cermin dunia. Bawang Putih untuk Menurunkan Kadar Kolesterol. 2015;42(3):2015.
7. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Lap Nas 2013. 2013;1–384.
8. Brajawikalpa R samara, Kautama MG. Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Bawang Putih terhadap Kadar Kolesterol Total , LDL Dan HDL pada Tikus Putih Hiperkolesterol.
9. Guyton A.C & Hall J.E. Buku ajar fisiologi kedokteran. In: 11th ed. 2008.
10. W.F.Ganong. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 24.
11. Haryanto A, Sayogo S. Hiperkolesterolemia : Bagaimana Peran Hesperidin ? Cdk-200. 2013;40(1):12–6.
12. Murray RK. Biokimia Harper Edisi 27. Igarss 2014. 2014. 119 p.
13. IDI. Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Layanan Primer.2014
14. Jim EL. Metabolisme lipoprotein. J Biomedik. 2013;5:149–56. Jakarta: Buku Kedokteran ECG
15. Mahley, R.W. & Bersot TP. Goodman & Gilman Dasar Farmakologi Terapi, Edisi kesepuluh, diterjemahkan oleh Tim alih Bahasa Sekolah Farmasi ITB, 963-964, EGC, Jakarta. 2007;
16. Saragih B. Kolesterol Dan Usaha-Usaha Penurunanya. 2011.
17. Panduan Tatalaksana Dislipidemia 2017. 2017.
18. Penelitian A. U J I Daun, Ekstrak N-heksan Kucai, Bawang Ldl, Dalam Density, Low Pada, Lipoprotein Putih, Tikus. 2014;
19. Hernawan UEKO, Setyawan ADWI. REVIEW : Senyawa Organosulfur Bawang Putih ( Allium sativum L .) dan Aktivitas Biologinya REVIEW : Organosulphure compound of garlic ( Allium sativum L .) and its biological activities. 2003;1(2):65–76.
20. Prasonto D, Riyanti E, Gartika M. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum). ODONTO Dent J. 2017;4(2):122–8.
21. Untari I. Bawang Putih Sebagai Obat Paling Mujarab Bagi Kesehatan. 2010;1:547–54.
22. P.Maria. Pengaruh Pemberian Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum, Linn.) Terhadap Penurunan Rasio Antara Kolesterol Total Dengan Kolesterol HDL Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Yang Hiperkolesterolemik. 2008;
23. Akbar.B. Tumbuhan dengan kandungan senyawa aktif yang berpotensi sebagai bahan antifertilitas. 2010;1(2):103. Available from: http://portal.kopertis3.or.id/bitstream
24. Wiwik Widiartini, Eka Siswati A, Setiyawati, Ita Miftahur Rohmah EP. Pengembangan Usaha Produksi Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Tersertifikas Dalam Upaya Memenuhi Kebutuhan Hewan Laboratorium. 2013; Available from: dikti.go.id/index.php/PKMK/article/view/149
25. Maula IF. Uji Antifertilitas Ekstrak N-Heksana Biji Jarak Pagar ( Jatropha Curcas L.) Pada Tikus Putih Jantan ( Rattus Novergicus ) Galur Sprague Dawley Secara In Vivo. 2014.
26. Arifin R, Kurniawan J, Muhammad R. All New " D ’ CITI RAT ": Inovasi , Revitalisasi dan Pengadaan Pada " D ’ CITI RAT ". 2015;1–4.
27. Wicaksono D, Idris R. Ldl pada darah tikus strain wistar yang diberi asupan lemak berlebih. 2013;
28. Krisnansari D, Hapsari AT, Sulistyoningrum E, Prastowo A. Pengaruh propolis terhadap profil lipid plasma tikus model hiperkolesterolemia. 2012;8(3):106–12.
29. Wignjosoesastro cintyadewi, Arieselia Zita D. Pengaruh Bawang Putih (Allium Sativum) Terhadap Pencegahan Hiperkolesterolemia Pada Tikus. 2014;13(1):9–16.
30. Umami SR, Hapizah SS, Fitri R, Hakim A. Uji Penurunan Kolesterol Pada Mencit Putih (Mus Musculus) Secara In-Vivo Menggunakan Ekstrak Metanol Umbi Talas (Colocasia Esculenta L) Sebagai Upaya Pencegahan Cardiovascular Disease. J Pijar MIPA. 2016;XI(2):121–4.
31. Karina R. Pengaruh Ekstrak Bawang Putih (allium sativum) terhadap Pertumbuhan Bakteri Stretococcus mutans SecaraInvitrio. 2013;1–55. Available from: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/26406
32. Kurniawati Ani. Uji Efek Antihiperlipidemia Ekstrak Etanol Buah Parijoto (Medinilla Speciosa Blume) Terhadap Kolesterol Total, Trigliserida, Dan Vldl pada tikus putih jantan. 2015;
33. Nurmawati T. The Correlation of Weight and Blood Cholesterol Levels of White Rat (Rattus norvegicus) with High-Fat Die. J Ners dan Kebidanan (Journal Ners Midwifery). 2017;3(3):202–6.
34. Wicaksono D Ir. Pengaruh Ekstrak Buah Garcinia Atroviridis Terhadap Kadar Ldl Pada Darah Tikus Strain Wistar Yang Diberi Asupan Lemak Berlebih. 2013; Available from: http://www.lib.ui.ac.id/naskahringkas/2015
35. Williams H. DISLIPIDEMIA – terapi obat. 2008; Available from: https://lyrawati.files.wordpress.com/2008/07/dislipidemia_obat_hosppharm1.pdf
36. Nurmeilis. Penentuan Profil Lipid-Kolesterol Setelah Pemberian Ekstrak Herba Kumis Kucing. 2015;1–63
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.