UJI AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK BUNGA PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli SECARA IN VITRO

Keywords

Escherichia coli, bunga pepaya (Carica papaya L.), antibakteri

How to Cite

korbafo, redemptus, Gore, A., Indriarini, D., & Buntoro, I. (2018). UJI AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK BUNGA PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli SECARA IN VITRO. Cendana Medical Journal (CMJ), 6(2), 166-171. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/405

Abstract

Escherichia coli adalah bakteri normal yang ada dalam kolon. Bakteri ini menjadi berbahaya jika jumlahnya terlalu banyak dalam saluran cerna atau jika berkolonisasi selain di usus besar sehingga menyebabkan beberapa penyakit seperti infeksi saluran kemih, diare, meningitis, dan sepsis.. Tanaman pepaya adalah tanaman yang mudah dijumpai di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan bagian bunganya sering dikonsumsi sebagai makanan sehari – hari oleh masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian sebelumnya membuktikan bahwa bunga pepaya mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang dapat bersifat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol bunga pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli secara in vitro. Metode jenis penelitian ini true experimental dengan rancangan posttest only with control. Metode pengujian yang digunakan adalah disk difusi dengan 3 kali pengulangan. Konsentrasi ektrak uji yang digunakan 100%, 75%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,12%, dan 1,56% dan menggunakan kontrol positif cirpofloxacin serta kontrol negatif aquades steril. Hasil dibaca setelah inkubasi 24 jam.  Hasil dari penelitian ini zona hambat terbentuk mulai dari konsentrasi 100% sampai 6,25%. Sedangkan konsentrasi 3,12% dan 1,56% tidak terbentuk zona hambat. Uji KruskalWallis menunjukan p = 0,001 yang berarti terdapat perbedaan signifikan diameter zona hambat antar dua kelompok atau lebih (p < 0,05).  Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol bunga pepaya memiliki kemampuan antibakteri terhadap Escherichia coli. Zona hambat terbesar dibentuk pada konsentrasi 100% sebesar14,7 mm yang dikategorikan dalam antibakteri potensi kuat.

References

1. Kusuma S.A.F. Escherichia coli. Univ Padjadjaran. 2010;
2. van Den Beld M.JC, Reubsaet FAG. Differentiation Between Shigella , Enteroinvasive Escherichia coli ( EIEC ) and Noninvasive Escherichia coli. Clin Microbiol Infect Dis. 2012;(31):899–904.
3. Kaper JB, Nataro JP, Mobley HLT. Pathogenic Escherichia coli. Nat Rev Microbiol. 2004;2(February):123–40.
4. Balouiri M, Sadiki M,
Ibnsouda SK. Methods for in vitro evaluating antimicrobial activity : A review. J Pharm Anal [Internet]. 2016;6(2):71– 9. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.jph a.2015.11.005
5. Ukpabi SC, Emmanuel O, C CH. Chemical Composition Of
Carica Papaya Flower ( PawPaw ). Int J Sci Res Eng Stud. 2015;2(3):55–7.
6. Setyowati A.D, Suryaatmaja, Lewie, Kristina. Pengaruh Pemberian Ekstrak Batang Pepaya (Carica papaya L) 100% Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Dari Pioderma [Internet].
Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2011 [cited 2017 Mar 8]. Available from: http://eprints.undip.ac.id/32870

7. Cushnie T.P.T, Cushnie B, Lamb AJ. Alkaloids: An overview of their antibacterial, antibiotic-enhancing and antivirulence activities. Int J Antimicrob Agents [Internet]. 2014;1–10. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.ijan timicag.2014.06.001
8. Arabski M, We A, Czerwonka G, Lankoff A, Kaca W. Effects of Saponins against Clinical E . coli Strains and. J Biomed Biotechnol. 2012;2012.
9. Samsumaharto R.A, Sari YEN. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak n-Heksan, Etil Asetat, dan Etanol 70% Daun Rosela Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. [Sripsi] Fak Farm Univ Setia Budi Surakarta. 2014;
10. Rahayuningsih N, Nofianti T, Java W, Java W. Efek
Antihiperlipidemia Ekstrak Etanl Buah Strawberry ( Fragraria x ananassa
Duchesne) Pada Tikus Putih dari Daerah Bandung. J Kesehat Bakti Tunas Husada. 2015;13:1–8.
11. Tiwari P, Kumar B, Kaur M, Kaur H, Kaur G.
Phytochemical screening and Extraction: A Review. Int Pharm Sci. 2011;1(1):98–106.
12. Nuraina. Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Daun Garcinia benthami Pierre Dengan metode Dilusi.
[Skripsi] Fak Kedokt dan Ilmu
Kesehat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2015;
13. Rahayu DH. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Takokak (Solanum torvum swartz) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Skripsi Progr Stud Pendidik Dr Fak Kedokt. 2016;(2):7–25.
14. Hermawan A. Pengaruh Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Dengan Metode Difusi Disk. Fak Kedokt Hewan Univ Airlangga. 2007;
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.