HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN ANGKA KEJADIAN DIARE REKUREN PADA BALITA USIA 2-5 TAHUN DI BEBERAPA PUSKESMAS WILAYAH KOTA KUPANG

Keywords

ASI eksklusif, diare rekuren, balita, puskesmas

How to Cite

korbafo, redemptus, Nuha, C., Koamesah, S., & Kareri, D. (2018). HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN ANGKA KEJADIAN DIARE REKUREN PADA BALITA USIA 2-5 TAHUN DI BEBERAPA PUSKESMAS WILAYAH KOTA KUPANG. Cendana Medical Journal (CMJ), 6(2), 178-183. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/407

Abstract

Diare rekuren adalah gangguan buang air besar/BAB yang ditandai dengan konsistensi tinja cair yang berlangsung lebih dari 14 hari dan terjadi lebih dari 3 kali dalam 6 bulan terakhir. Dalam laporan WHO, disebutkan bahwa kejadian diare dapat dicegah dengan memberikan ASI eksklusif karena dalam ASI terkandung sekretori IgA (sIgA) yang melindungi membran mukosa saluran pencernaan dan pernafasan.  Tujuan  dari penelitian ini untuk mengetahui  hubungan pemberian ASI eksklusif dengan angka kejadian diare rekuren pada balita usia 2-5 tahun di beberapa puskesmas wilayah Kota Kupang. Metode yang digunakan pada penelitian ini jenis penelitian observational analitic dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan cara cluster random sampling. Analisis bivariat dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Analisis bivariat menggunakan uji analisis chi square. Hasil dari 81 sampel penelitian didapatkan bahwa sampel yang tidak ASI eksklusif dengan tidak diare rekuren sebanyak 13 balita dan yang ASI eksklusif dengan tidak diare rekuren sebanyak 42 balita sedangkan, sampel yang tidak ASI eksklusif dengan diare rekuren sebanyak 1 balita dan yang ASI eksklusif dengan diare rekuren sebanyak 25 balita.  Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan angka kejadian diare rekuren

References

1. WHO. Diarrhoeal disease [Internet]. 2013 [cited 2017 Mar 8]. Available from: http://www.who.int/mediacentr e/factsheets/fs330/en/.

2. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian
Kesehatan RI; 2015.

3. Profil Kesehatan. Provinsi Nusa Tenggara Timur: Dinas Kesehatan Provinsi Nusa
Tenggara Timur; 2014.

4. Pemerintah Kota Kupang.
Profil Kesehatan. Kota Kupang: Dinas Kesehatan Kota Kupang; 2013.
5. Turin CG, Ochoa TJ. The Role of Maternal Breast Milk in Preventing Infantile Diarrhea in the Developing World. Pubmed. 2014: 97-105.
6. UNICEF. ASI adalah penyelamat hidup paling murah dan efektif di dunia [internet]. 2013 [cited 2018 Jan 26].
Available from:
https://www.unicef.org/indones ia/id/media_21270.html.
7. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian
Kesehatan RI; 2016.
8. Widaryanti, TY. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Diare pada Anak Usia 1-5 Tahun di Puskesmas Tlogosari Wetan Semarang. Universitas Islam Agung Semarang; 2015.
9. Ibrahim TJ, Manoppo JIC, Rompis J. Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Diare Akut pada Anak di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou. Universitas Sam Ratulangi; 2013.
10. Chye JK, Lim CT.
Breastfeeding at 6 months and effects on infections. Singapore Med J;1998.

11. Hardi AR, Masni, Rahma. Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi Kejadian Diare pada Batita di Wilayah Kerja Puskesmas Baranglompu Kecamatan Ujung Tanah Tahun 2012. Universitas
Hasanuddin; 2012.
12. Ehlayel MS, Bener A,
Abdulrahman HM. Protective effect of diarrhea among children in a rapidly growing newly developed society. Turk J Pediatri. 2009; 51: 527-533.
13. Apriyanti M, Ikob R, Fajar NA. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Swakelola 11 Ilir Palembang. 2009.
14. Wijayanti W. Hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan angka kejadian diare pada bayi umur 0-6 bulan di Puskesmas Gilingan Kecamatan Banjarsari Surakarta. Universitas Sebelas Maret; 2010.
15. Gibney MJ, Margetts BM, Kearney JM, Arab L, editors. Gizi Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC; 2008. p. 325-47
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.