UJI IN VITRO AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% BIJI PEPAYA (Carica papaya L) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli
Pdf

Keywords

Aktivitas Antibakteri, Biji Pepaya, Escherichia coli

How to Cite

Mauti, I., Rini, D., & To Rante, S. (2019). UJI IN VITRO AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% BIJI PEPAYA (Carica papaya L) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli. Cendana Medical Journal (CMJ), 6(3), 317-326. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/CMJ/article/view/661

Abstract

Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh Escherichia coli menjadi ancaman terhadap
kesehatan individu dan masyarakat. Escherichia coli normalnya merupakan organisme
komensal dalam saluran cerna hewan dan manusia namun dapat menjadi pathogen karena
memiliki virulensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak biji
pepaya terhadap bakteri Escherichia coli dan mengetahui potensi antibakteri ekstrak biji
papaya dari tiap konsentrasi. Metode yang digunakan eksperimental laboratorium dengan
Posttest Only Control Group Design. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% biji pepaya
diuji dengan menggunakan metode difusi cakram. Sampel peneltian terdiri dari 10 kelompok
perlakuan terdiri atas kontrol positif (ciprofloxcacin), kontrol negatif (aquades bidestilata),
ekstrak etanol 70% biji pepaya 100%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,125%, 1,56%, 0,78%
dengan tiga kali pengulangan. Diameter zona hambat yang terbentuk diamati dan diukur.
Hasil Uji Kruskal-Wallis menunjukan p=0,001 yang artinya terdapat perbedaan zona hambat
antara dua kelompok. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa aktivitas antibakteri terdapat
pada ekstrak etanol 70% biji papaya konsentrasi 100% hingga 6,25%. Konsentrasi 100%
memiliki aktivitas antibakteri yang kuat sedangkan konsentrasi 50% hingga 6,25% memiliki
aktivitas antibakteri sedang.

Pdf

References

1. Annonim. Epidemiology and Prevention of Escherichia coli O157:H7 Infection, Scientific CommitteeonEnteric Infections and Foodborne Diseases. Hongkong; 2010.

2. Hill S. Virulence Factors in Fecal Escherichia coli from Humans and Animals. [Guelph,Ontario,Canada]: The University of Guelph; 2013.

3. Telan AB, Agustina, Dukabain OM. Kualitas Air Minum Isi Ulang Pada Depot Air Minum (Damiu) Di Wilayah Kerja Puskesmas Oepoi Kota Kupang. J Info Kesehat. 2015;14(2):968– 72.

4. Vinamont I, Kuster J, Boel E.
Clinical Relevance of Diarrheagenic E . coli Detection. Utrecht University; 2013.

5. Annonim. Enterohemorrhagic Escherichia coli and Other E . coli Causing Hemolytic Uremic

Syndrome [Internet]. Ames,Iowa: The Center for Food SecurityPublic Health, Iowa State University; 2016. hal. 1–15. Diambil dari: www.cfsph.iastate.edu

6. Annonim. Escherichia coli (E.coli) Infection [Internet]. Lousiana Office of Public Health-Infectious Disease Epidemiology Section; 2016. Diambil dari: www.infectiousdisease.dhh.loui siana.gov

7. Nielsen KL, Dynesen P, Larsen P, Fridmot-Moller N. Faecal Escherichia coli from Patients With E . coli Urinary Tract Infection and Healthy Controls Who Have Never Had A Urinary Tract Infection. J Med Microbiol [Internet]. 63:582–.Diambildari:www.microbiologyresearch.org

8. Puspodewi D, Darmawati S, Maharani ET. Daya Hambat Daun Asam Jawa (Tamarindus indica ) Terhadap Pertumbuhan Salmonella typhi Penyebab Demam Tifoid. In: The 2nd University Research Coloquium 2015. Semarang: Fakultas Kesehatan dan Kebidanan Universitas Muhamadiyah Semarang; 2015. hal. 45–50.

9. Monica W., Mahatmi H, Besung. K. Pola Resistensi Salmonella Typhi Yang Diisolasi Dari Ikan Serigala (Hoplias malabaricus) Terhadap Antibiotik. J Ilmu dan Kesehat Hewan. 2013;1(2):64–9.

10. Purwaningdyah YG, Widyaningsih TD, Wijayanti N. Efektivitas Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya L .) Sebagai Antidiare Pada Mencit Yang Diinduksi Salmonella typhimurium. J Pangan dan Agroindustri. 2015;3(4):1283– 93.

11. Okoye EI. Preliminary Phytochemicaal Analysis and Antimicrobial Activity of Seed of Carica Papaya. J Basic Phys Res. 2011;2(1):66–9.

12. Peter JK, Kumar Y, Mash H. Antibacterial Activity of Seed and Leaf Extract of Carica Papaya var . Pusa dwarf Linn. J Pharm Biol Sci [Internet]. 2014;9(2):29–37. Diambil dari: https://www.researchgate.net/pu blication/272985982

13. Midun. Uji Efektivitas Ekstrak Lengkuas Merah (Alpina purpurata K . Schum ) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Bakteri Escherichia coli Dengan Metode Dics Diffusion [Skripsi]. Univ Islam Negeri Syarief Hidayatullah Jakarta. 2012;

14. Rahayu DH. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol BuahTakokak ( Solanum
turvumswartz) Terhadap Pertumbuhan Staphylococus aureus Secara In Vitro [Skripsi]. Kuoang: Fakultas Kedokteran, Universitas Nusa Cendana; 2016.

15. Kurniawati E. Daya Antibakteri Ekstrak Etanol Tunas Bambu Apus Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Secara In Vitro. J Wiyata. 2015;2(2):193–9.

16. Setyani W, Setyowati H, Ayuningtyas D. Pemanfaatan Ekstrak Terstandarisasi Daun SomJawa(Talinumpaniculatum(Jacq.) Gaertn) Dalam Sediaan Krim Antibakteri Staphylococcus aureus. J Frmasi Sains dan Komunitas. 2016;13(1).

17. Mulyasari ND. Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Dengan Batang Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Bakteri Shigella dysentriae dan Staphylococcus epidermidis. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2015.

18. Anonim. McFarland Standard for In Vitro Use Only. Dalynn Biologicals. 2014.

19. Rostinawati T. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol BungaRosella(Hibiscus Sabdariffa L.) Terhadap Escherichia coli, Salmonella typhi dan Staphylococcus aureus Dengan Metode Difusi Agar. Jatinangor; 2009.

20. Romawati DR. Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Dengan Batang Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Staphylococcus epidermidis dan Shigella sonnei. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2015.

21. Orhue PO, Momoh ARM. Antibacterial Activities of Different Solvent of Carica Papaya Frut Parts On Some Gram Positive and Gram Negative Organism. Int J Herbs Pharmacol Res [Internet]. 2013;2(4):42–7. Diambil dari: www.arpjournals.com%3Edocs %3EIJPHR

22. Ocloo A, Nwokolo NC, Dayie NTKD. Phytochemical Characterization and Comparative Efficacies of Crude Extracts of Carica Papaya. Int J Drug Res Technol. 2012;2(5):399–4.

23. Taufiq S. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Escherichia coli
Dan Salmonella typhi. Universitas Islam Bandung; 2015.

24. Alfiah I. Aktivitas Antibakteri Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Daun Pepaya Gunung (Carica pubescens Lenne & K.Koch) Terhadap Bakteri Salmonella typhi Secara In Silico dan In Vitro. [Malang]: Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang; 2016.

25. Sukadana, I. M., Santi, S. R., &
Juliarti JK. Aktivitas
Antibakteri Senyawa Golongan
Triterpenoid dari Biji Pepaya.
2007.

26. Paramesti NN. Efektivitas Ekstrak Biji Pepaya (Caeica papaya L) Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Escherichia coli. UIN Syarif Hidaya Tullah Jakarta; 2014.

27. Maradona D. No TitleUji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Durian (Durio zibethinus L), Daun Lengkeng (Dimocarpus lappaecum L) Terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25925 dan Escherichia coli ATCC 25922.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; 2013

28. Murtiwi MT. Aktivitas antibakteri ekstrak Etanol Daun Macaranga Tanarius (L) Mull. Arg terhadap Streptococcus pyogenes ATCC 19615 Universitas Sanata Dharma 2014
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.