UJI AKTIVITAS ANTI BAKTERI MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO
PDF

Keywords

VCO, antibakteri, MCFA,minyak kelapa murni

How to Cite

Maromon, Y., Pakan, P., & E D, M. (2020). UJI AKTIVITAS ANTI BAKTERI MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO. Cendana Medical Journal (CMJ), 8(3), 250-256. https://doi.org/10.35508/cmj.v8i3.3494

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat merupakan warisan nenek moyang sejak dahulu kala dan telah banyak digunakan dalam kurun waktu yang cukup lama hampir diseluruh dunia. Kelapa (Cocos nucifera L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat Indonesia, bahkan termasuk komoditas sosial. Produknya merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok masyarakat. Salah satu produk kelapa yang saat ini berkembang dan diminati adalah Minyak Kelapa Murni atau Virgin Coconut Oil (VCO). VCO mengandung asam-asam lemak jenuh diantaranya Medium Chain Fatty Acid (MCFA) dan Medium Chain Trygliserida (MCT). Solusi untuk mengatasi infeksi oleh S. aureus adalah dengan memberikan antibiotik. Namun akhir-akhir ini sudah banyak laporan mengenai resistensi obat. Penyebab terjadinya resistensi antibiotik antara lain karena pemilihan antibiotik yang kurang tepat, pemberian dosis yang kurang adekuat, atau lama penggunaan obat yang tidak disiplin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus secara in vitro. Metode  penelitian yang digunakan adalah true experiment design dengan rancangan penelitian posttest only control group design. Data diuji secara statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis. Kelompok perlakuan pada penelitian ini terdiri atas kontrol positif siprofloksasin, kontrol negatif aquadest steril dan kelompok konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25%, 10%, 5% dan 1% dengan pengulangan 3 kali untuk  masing-masing kelompok. Hasil penelitian ini terdapat aktivitas antibakteri VCO dengan nilai p=0,010 (p<0,050). Kesimpulan penelitian ini yaitu VCO mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus terdapat pada konsentrasi 100%.

https://doi.org/10.35508/cmj.v8i3.3494
PDF

References

Dima L, Lolo W, Fatimawali. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus. 2016;5(2):282–9.
2. Pulung M, Sianipar F, Yogaswara R. Potensi Antioksidan Dan Antibakteri Virgin Coconut Oil Dari Tanaman Kelapa Asal Papua. 2016;9(2):75–82.
3. Sulastri E, Sari A, Mappiratu. Uji Aktivitas Antibakteri Krim Asam Laurat Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 Dan Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853. 2016;2(2):59–67.
4. Soranta E. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Escherechia coli Dan Staphylococcus aureus Multiresisten Antibiotik. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2009.
5. Fitriana I. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Adas (Foeniculum vulgare Mill) Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 6538 Dan Escherechia coli ATCC 11229 Secara In Vitro. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2013.
6. Diyantika D, Mufida D, Misnawi. Perubahan Morfologi Staphylococcus aureus Akibat Paparan Ekstrak Etanol Biji Kakao (Theobroma cacao) secara In Vitro. 2014;2(2):337–45.
7. Tuntun M. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus. 2016;7(3):497–502.
8. Triana D. Frekuensi β-Lactamase Hasil Staphylococcus aureus Secara Iodometri Di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. 2014;10(2):992–5.
9. Brooks G, Butel J, Morse S. Mikrobiologi kedokteran. 23rd ed. Jakarta; 2007.
10. Manu A. Uji Daya Hambat Antibakteri Campuran Ekstrak Etanol Bawang Putih Dan Virgin Coconut Oil Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Universitas Nusa Cendana Kupang; 2015.
11. Zulhawa D. Daya Hambat Madu Sumbawa Terhadap Pertumbuhan Kuman Staphylococcus aureus Isolat Infeksi Luka Operasi RS Islam Amal Sehat Sragen. Universitas Sebelas Maret Surakarta; 2010.
12. Rahayu D. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Takokak (Solanum torvum swartz) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Universitas Nusa Cendana Kupang; 2016.
13. Elliza N. Pengaruh Pemberian Madu Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli. Universitas Islam Negeri Syarih Hidayatullah Jakarta; 2010.
14. Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2406/Menkes/Per/XII/2011. 2011.
15. Prakosa A. Pembuatan Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil) Menggunakan Fermentasi Ragi Tempe. Unibersitas Sebelas Maret; 2009.
16. Widiyanti R. Pemanfaatan Kelapa Menjadi VCO (Virgin Coconut Oil) Sebagai Antibiotik Kesehatan Dalam Upaya Mendukung Visi Indonesia Sehat 2015. 2015;577–84.
17. Panduan Praktikum Mikrobiologi Universitas Sanata Dharma. 2016;0–72.
18. Nor T. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherechia Coli Secara In Vitro. Universitas Nusa Cendana Kupang; 2018.
19. Konay S. Uji Potensi Antibakteri Ekstrak Etanol 70% Buah Lontar (Borassus flabellifer) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus. Universitas Nusa Cendana; 2019.
20. Sukmariah M, Kamianti A. Kimia Kedokteran. 2nd ed. Aksara B, editor. Jakarta; 1990.
21. Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran FKUI. Edisi Revi. Jakarta: Binarupa Aksara;
22. Winarti, Kusrini D, Fachriyah E. Isolasi, Identifikasi, dan Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Akar Sidaguri (Sida rhombifolia Linn). J Kim Sains dan Apl. 2009;12(2):52–6.
23. Hartini M. Pengaruh Variasi Fase Minyak Virgin Coconut Oil Dan Medium Chain Triglycerides Oil Terhadap Stabilitas Fisik Nanoemulsi Minyak Biji Delima Dengan Kombinasi Surfaktan Tween 80 Dan Span 80. 2016;14.
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.