EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PEMAKAIAN MASKER KAIN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 PADA MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NUSA CENDANA
pdf (Bahasa Indonesia)

How to Cite

Nurak, C. E., Setiono, K. W., & Koamesah, S. (2021). EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PEMAKAIAN MASKER KAIN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 PADA MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NUSA CENDANA. Cendana Medical Journal (CMJ), 9(1), 30-37. https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4932

Abstract

Menurut World Healt Orgization (WHO) dan Publik Health Emergency Operations Center (PHEOC) Kemenkes RI pada pada tanggal 8 Desember 2020, total kasus konfirmasi COVID-19 global adalah 66.422.058 kasus dengan 1.532.418 kasus kematian. Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah COVID-19 adalah dengan menggunakan masker. Upaya pencegahan COVID-19 dapat dilakukan melalui penyuluhan media video. Media video mampu membuahkan hasil belajar yang lebih baik untuk tugas-tugas seperti mengingat, mengenali, mengingat kembali dan menghubung-hubungkan fakta dan konsep. Tujuan  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan masker kain dalam pencegahan COVID-19 pada mahasiswa baru Universitas Nusa Cendana Metode penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian Pra Experiment Design dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test yang dilakukan di mahasiswa baru Universitas Nusa Cendana. Sampel penelitian ini berjumlah 233 orang orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dari 233 responden diperoleh nilai rerata sebelum dilakukan penyuluhan pencegahan COVID-19 (pre-test) adalah 12,76 dengan nilai minimal 9 dan nilai maksimal 15 sedangkan nilai rerata setelah dilakukan penyuluhan (post-test) adalah 14 dengan nilai minimal 8 dan nilai maksimal 15. Hal ini menunjukkan peningkatan dari nilai pre-test dengan nilai rerata perbandingan antara pre-test dan post-test adalah 1,24. Terdapat juga 171 (73%) responden yang meningkat pengetahuannya, 48 (21%) responden yang tetap pengetahuannya dan 14 (6%) responden yang menurun pengetahuannya. Hasil uji analisis bivariat pada penelitian ini dengan Wilcoxon T-Test pada responden pre-test dan post-test didapatkan p = 0.000 atau p < 0,05 berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini terdapat perbedaan signifikan tingkat pengetahuan mahasiswa baru lulusan SNMPTN tentang penggunaan masker dalam pencegahan COVID-19 sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan melalui media video.

https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4932
pdf (Bahasa Indonesia)

References

1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Novel Coronavirus (2019-nCov). Direkorat Jenderal Pencegah dan Pengendali Penyakit. Jakarta: 2020.

2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Coronavirus Disease (COVID-19). Direkorat Jenderal Pencegah dan Pengendali Penyakit. 2020;1–88.

3. Yuliana. Corona virus diseases (Covid -19); Sebuah tinjauan literatur. Wellness Heal Mag [Internet]. 2020;2(1):187–92. Available from: https://wellness.journalpress.id/wellness/article/view/v1i218wh

4. Burhan E, Isbaniah F, Susanto AD, Aditama TY, Soedarsono, Sartono TR, et al. Diagnosis dan Penatalaksanaan Pneumonia COVID-19. Jakarta: Perhimpunan Dokter Paru Indonesia; 2020. i–58.

5. World Health Organization. Anjuran mengenai penggunaan masker dalam konteks COVID-19. COVID-19. 2020 April 6.

6. World Health Organization. Penggunaan rasional alat perlindungan diri untuk penyakit coronavirus (COVID-19) dan pertimbangan jika ketersediaan sangat terbatas. 2020;

7. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Pemakaian Masker. PPIDAI. 2020;1.

8. Pratiwi, Arum Dian. Gambaran Penggunaan Masker di Masa Pandemi Covid-19 pada Masyarakat di Kabupaten Muna. Prosiding Nasional Covid-19. 2020. 52-57

9. Steffen E, Marina, at all. To mask or not to mask: Modeling the potential for face mask use by the general public to curtail the COVID-19 pandemicProsiding Seminar Nasional Problematika Sosial Pandemi Covid-19. Infect Dis Model [Internet]. 2020;5:293–308. Available from: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2468042720300117

10. Kustandi, C, Sujipto, B. 2011. Media Pembelajaran Manual dan Digital. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.

11. H. R, Simamora. Pengaruh Penyuluhan Identifikasi Pasien dengan Menggunakan Media Audiovisual terhadap Pengetahuan Pasien Rawat Inap. Fak Keperawatan, Univ Sumatera Utara. 2019;3.
12. Mulyadi, M. Isra, Warjiman Warjiman, and Chrisnawati Chrisnawati. "Efektivitas Pendidikan Kesehatan dengan Media Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat." Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) 3.2 (2018): 1-9.

13. Anggraini, S. A., Siregar, S., & Dewi, R. (2020). Pengaruh Media Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pada Ibu Hamil Tentang Pencegahan Stunting Di Desa Cinta Rakyat. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 6(1), 44-49. Retrieved from http://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/ JurnalKebidanan/article/view/379

14. I. Fanny Asfany. Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Melalui Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dampak Abortus Provokatus Kriminalis Di Kelas X Sman 2 Gowa. Skripsi. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin . Makasar. 2017

15. Rini WNE. Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Stunting di Puskesmas Rawasari Kota Jambi tahun 2019. J Kesmas Jambi. 2019;4.

16. Rosalinda. Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Audiovisual terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Tunagrahita Di SLB N 1 Bantul. Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah. Yogyakarta. 2016

17. T. P. Anisha, Farit, Rezal A. Efektifitas Media Audio Visual dan Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan tentang Pencegahan Penyakit Gastritis pada Santriwati di Pondok Pesantren Hidayatullah Putri Dan Ummusshabri Kota Kendari Tahun 2017. Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. 2017;2:9.
Copyright (c) 2021 authors