HUBUNGAN LAMA DUDUK DAN STRES KERJA DENGAN LOW BACK PAIN PADA KARYAWAN BANK DI KOTA ATAMBUA
pdf (Bahasa Indonesia)

How to Cite

Corputty, D. Y., Amat, A. L. S., & Kareri, D. G. R. (2021). HUBUNGAN LAMA DUDUK DAN STRES KERJA DENGAN LOW BACK PAIN PADA KARYAWAN BANK DI KOTA ATAMBUA. Cendana Medical Journal (CMJ), 9(1), 94-101. https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4941

Abstract

Low back pain sering diabaikan tetapi sangat mengkhawatirkan karena bisa menurunkan produktivitas seorang pekerja termasuk pekerja sektor formal seperti karyawan bank. Menurut Kumar (2015) gangguan muskuloskeletal yang paling banyak dialami karyawan bank adalah LBP. Faktor risiko LBP yang sering ditemui adalah lama duduk dan stres kerja. Pekerjaan yang banyak dan tuntutan yang besar untuk menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu mengharuskan karyawan bank duduk  dalam waktu lama  sekitar 7-8 jam perhari. Selain itu, kebiasaan ini terjadi setiap hari, jika tuntutan pekerjaan lebih besar dari kemampuan karyawan untuk bekerja, maka akan memicu stres kerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara  lama duduk  dan  stres kerja dengan low back pain pada karyawan bank di Kota Atambua. Metode yang gunakan desain penelitian analitik cross sectional dengan menggunakan data primer melalui kuesioner. Populasi penelitian ini adalah Karyawan Bank BRI, NTT, Mandiri Cabang Kota Atambua. Metode yang digunakan adalah cluster sampling sehingga menghasilkan 50 responden. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 20. Hasil analisis bivariat menunjukkan hasil bahwa dari 2 variabel dependen yang dianalisis tidak berhubungan erat dengan kejadian low back pain yaitu lama duduk  p=1,000 (p>0,05)dan stres kerja p=0,827 (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara lama duduk dan stres kerja dengan low back pain  pada karyawan bank di kota Atambua.

https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4941
pdf (Bahasa Indonesia)

References

1. Bare & Smeltzer. Buku Ajar keperawatan Medika Bedah Brunner & Suddart. Edisi 8 Vol.3. Jakarta:EGC.2002.

2. Abebaw Tsega-Ab, Mitslal Kidane Weldegebriel, Bereket Gebremichael, and Admas Abare Abarei. Prevalence and Associated Factor of Low Back pain Among Teachers Working at Governmental Primary Shcools in Addis Ababa, Ethiopia : A Cross Sectional Study. Biomedical Journal and Scientific & Technical Research. 2018;10(1),1-6.

3. Meliala L. Nyeri Punggung Bawah. Kelompok Studi Nyeri PERDOSSI. Jakarta; 2004. 3-5 p.
4. Luciola D, Costa M, Christopher G, Maher, Costa LO. The Prognosis of Acute and Persistent Low Back Pain a Meta-analysis. Canadian Medical Association Journal. 2012;184(11):613–24.

5. Pleis JR, Lucas JW, Ward BW. Summary health statistics for U.S. adults: National Health Interview Survey, 2009. National Center for Health Statistics. 2010;10(249):1–15.

6. Croasmun, J. Taking the Oxymoron Out of Ergonomics Laptops. Ergonomics Today September 19, 2003.

7. Maizura F. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Pekerja di PT. Bakrie Metal Industries Tahun 2015. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta; 2015.

8. Sigar, Anastasya Jessica Gloria, Lery F. Suoth, Joy AM Rattu. Hubungan Anatara Posisi Kerja Duduk dan IMT dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Karyawan Bank di Sulutgo Cabang Utama Manado. 2019.

9. Arumsari, Amalia, dkk. Hubungan Tingkat Stres Seseorang dengan Perubahan Intensitas Nyeri Punggung Bawah (Npb) Di Rsup Dr. Kariadi Semarang. Diss. Diponegoro University, 2016.

10. Yilmaz, Emel, dan Ozden Dedeli. Pengaruh Faktor Fisik dan Psikososial pada Nyeri Punggung Bawah Pekerja. (2014).

11. Putra, Muhammad Hafiz Mahruzza. Hubungan Nyeri Punggung Bawah dengan Pekerjaan pada Kalangan Pegawai Kantor Wilayah Bank XXX di Kota Medan. 2016.
12. Elfering, Achim, dkk. Time control, Catecholamines and Back Pain Among Young Nurses. Scandinavian Journal of Work, Environment & Health (2002): 386-393.

13. Pirade A, Angliadi E, Sengkey LS. Hubungan Posisi Dan Lama Duduk Dengan Nyeri Punggung Bawah (NPB) Mekanik Kronik Pada Karyawan Bank. Jurnal Biomedik. 2014;5(1):98–104.

14. Nurmianto E. Ergonomi: Konsep Dasar dan Aplikasinya. 2nd ed. Surabaya: Guna Widia; 2008.

15. Tarawaka. Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja. 2nd ed. Surakarta: Harapan Press; 2014.

16. Sarwendah, Endah. Hubungan Beban Kerja dengan Tingkat Stres Kerja pada Pekerja Sosial sebagai Caregiver Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia DKI Jakarta 2013.

17. Karima, Asri. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja di PT X Tahun 2014.

18. Kozier, Baarbara. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, Praktik. Jakarta : EGC 2010.

19. Ulfatin Ni’mah. Hubungan Sikap dam MasaKerja dengan Kejadian Nyeri Punggung bawah pada pegawai PT. Telkom Surakarsta.2018
Copyright (c) 2021 authors